Sangatta Nyaris Gelap Gulita, Untung PDAM dan BPBD Kutim Berhasil Sedot Air di Gardu Utama PLN
- editor@ivan
- 23 Mar 2022
- 662
Kondisi air di dalam rumah warga Sangatta Utara
SANGATTA (23/3-2022)
              Kota
Sangatta nyaris gelap gulita akibat banjir, pasalnya Gardu Utama PLN Sangatta,
nyarsi ikut terendam. Beruntung, saat air mulai memasuki areal vital, PDAM dibantu
BPBD Kutim melakukan penyedotan sehingga tidak semua wilayah mati. “Jika saja
tidak datang Pompa PDAM dan BPBD, mau tidak mau dilakukan pemadaman total di
seluruh Sangatta,†terang Manager PLN ULP Sangatta Imam Saryoga.
              Disela-sela
jumpa pers di Kantor BPBD Kutim Jalan Soekarno Hatta Sangatta Utara, Imam
menerangkan meski pegawai PLN terkena banjir juga, namun tugas tetap dilakukan
terutama mengawasi gardu utama agar tidak terendam air. “Mereka jaga 24 jam,
semua di awasi ketat sementara mesin pompa terus menerus beroperasi agar air tidak
naik dan mengenai gardu,†bebernya.
               Terkait pengaliran listrik di lokasi banjir,
dijelaskan untuk menyalurkan listrik ke beberapa loksi banjir harus ada rekomendasi
tim teknis yang melakukan pengecekan. “Dari 136 gardu baru 92 gardu yang
dinyalakan, saat ini tim terus bergerak di lokasi-lokasi banjir,†terangnya
seraya berharap masyarakat bersabar demi keselamatan bersama.
              Kenapa
belum dinyalakan listrik, banyak hal sebagai penyebab  seperti adanya kerusakan jalurnya masih belum
aman akan keselamatan orang. Disebutkan,
SOP di PLN ketat terlebih pada pasca bencana alam baik tanah longsor, banjir
atau gempa bumi. “Untuk PDAM di Sangatta Selatan jika sudah kering dan
benar-benar aman, maka akan kami nyalakan listriknya, seraya menambahkan PLN
dibantu PDAM dan BPBD Kutim sehingga gardu induk bisa diselamatkan dari banjir
sehingga tidak terjadi pemadaman total,†ungkapnya.
Terpisah, Dirut PDAM Kutim Suparjan,
mengakui distribusi air PDAM sudah bisa dilakukan  setelah listrik dinyalakannya.   “Air kembali
dialirkan ke pelanggan, setelah jaringan instalasi di IPA Kabo sudah pada posisi
aman, demikian di Sangatta Selatan namun sebelumnya dilakukan pengecekan apa
benar-benar aman atau tidak,†terang Suparjan yang sebelumnya menerangkan
penghentian sementara karena IPA Kabo jaringan listriknya sudah tidak aman akibat
banjir.(SK05)
Berita Lainnya
Biro Humas Berhasil Bahas Kerjasama Pengelolaan Lahan Gambut Dengan GIZ
SAMARINDA (10/7)Setelah menjalani beberapa kali rapat dan diskusi akhirnya naskah Kerja Sama Pengelo ....
- editor@ivan
- 09 Jul 2021
- 635
Dengan cathlab Pasien tak perlu dibedah lagi dadanya
SANGATTA,(20/6)Keberhasilan dokter di RSUD KUDUNGGA Sangatta melakukanoperasi jantung berat Jumat (1 ....
Pemprov Kaltim Mulai Buka Pendaftaraan Calon PPPK dan ASN
SAMARINDA (25/5) PemerintahProvinsi (Pemprov) Kaltim melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mulaimel ....
- editor@ivan
- 25 Mei 2021
- 1721
SMA Filial Sandaran Layak Menjadi Negeri
SANGATTA (8/11)Pjs Bupati Kutim Jauhar Efendi, mengakui Kecamatan Sandaran yang merupakan kecamatan ....
- editor@ivan
- 08 Nov 2020
- 805
Zainal dan Istri Disambut Dengan Tepong Tawar Ketika Tiba di Makodim Kutim.
SANGATTA,SWARA KALTIM Tampuk kepemimpinan Komando Distrik Militer (Kodim)0909/Kutai Timur (KTM) sete ....


