Kutim

HUT TNI KE80 DI KUTIM DIPERINGATI SEDERHANA

HUT TNI KE80 DI KUTIM DIPERINGATI SEDERHANA USAI PERINGATAN HUT TNI KE 80 SEJUMLAH PERWIRA TNI AD DAN LAUT FOTO BERSAMA

sangatta (5/10)

 

Peringatan hari tni ke 80, ahada (5/10) diperingati keluarga besar tni di kutim secara sederhana namun penuh himat. acara yang berlangsung  lapangan mako lanal sangatta jl.teritorial komplek perkantoran bukit pelangi sangatta utara  dimulai pukul 08.00 wita, dengan inspektur pgs palaksa lanal sangatta, kapten laut (p) (pomal) m.taufik.s.s.,t.han.
bertemakan hut  "tni prima, tni rakyat, indonesia maju "semua prajurit tni baik dari angkatan darat maupun laut yang bertugas di kutim ikut menyemarakan.

di kalangan perwira tampak hadir diantarnya danramil 0909-01/ ktm sangatta utara, kapten inf. arif sapardiyatno,  danramil 0909-04/ktm muara ancalong, kapten inf. mardan, danramil 0909-07/ktm teluk pandan, kapten kav. hani akhiyat, pasi intel kodim 0909/ktm, kapten inf. eko mujiarto, pasops lanal sangatta (kapten laut (p) hartono, s.e).paspotmar lanal sangatta (kapten laut (p) irsanuli nasution), dankal kudungga (kapten laut (p) malik setia budi).

panglima tni panglima tni jenderal tni agus subiyanto, s.e., m.si.  dalama amanatnya disampaikan pgs pelaksa lanal angsatta kapten laut (p) (pomal) m tufik ss.t.han mengaskan hut tni ke 80 dengan tema “tni prima – tni rakyat – indonesia maju.”  menggambarkan tekad tni untuk terus menjadi kekuatan yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah nkri, serta melindungi seluruh rakyat indonesia.“tni harus senantiasa menjadi garda terdepan dan benteng terakhir negara kesatuan republik indonesia,” tegas

lebih jauh panglima menambahkan, tema " tni prima - tni rakyat - indonesia maju "tema ini relevan dengan visi misi tni yang profesional, responsif, integratif,modern dan adaptif dalam menegakkan kedaulatan negara mempertahankan keutuhan wilayah nkri dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia.

makna yang tergantung dalam tema tersebut adalah bahwa tni lahir dari rakyat bersama rakyat dan berjuang demi rakyat.hal ini menekankan kedekatan kebersamaan dan sinergitas tni dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan indonesia maju yang berdaulat adil dan makmur.

perubahan lingkungan strategis pada tatanan global regional dan nasional yang semakin dinamis dan kompleks menjadi dasar penyiapan kapabilitas tni baik dalam peningkatan kesiapan alutsista maupun dalam pembinaan sumber daya manusia.

dalam menyikapi perkembangan lingkungan strategis tersebut setiap prajurit tni harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berbau provokasi yang berusaha memecah belah soliditas tni menghancurkan sinergitas tni dengan kementerian atau lembaga lainnya serta merusak kemenunggalan tni dengan rakyat.

tak kalah pentingnya, panglima tni agus subiyanto, mengingatkan jajaran tni termasuk pnsnya untuik selalu berpedoman dan dilaksanakan untuk perkokoh iman dan taqwa kepada tuhan yang maha kuasa” luangkan waktu serta luaskan hati untuk terus beribadah karena hanya kepadanya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan.,” pesan jendral agus subiyanto.

kemudian pertahankan dan tingkatkan soliditas tni dan kemanunggalan tni dengan rakyat agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang berbhineka tunggal ika. dan tingkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial menahan diri untuk tidak latah berkomentar maupun menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

terakhir, laksanakan setiap tugas dengan ikhlas serta hindari segala bentuk tindakan melawan hukum dan merugikan rakyat karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan rakyat bangsa dan negara tercinta ini.

panglima tni jenderal agus subiyanto menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya  kepada seluruh prajurit tni dan pns tni atas dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas sehingga tni sampai saat ini terus mendapatkan kepercayaan dan tempat di hati rakyat indonesia namun hal itu janganlah menjadikan kita lengah dan berbangga hati. “masih banyak hal yang harus kita benahi bersama sehingga tni yang kita cintai dan dibanggakan ini benar-benar menjadi garda terdepan dan benteng terakhir nkri.,” tandasnya.(SDN)

 

 

 

 

editor@ivan

Penulis Sejak 01 Nov 2020