Kutai Timur

Petugas Kurban Diingatkan Taat Prokes Covid 19

Petugas Kurban Diingatkan Taat Prokes Covid 19 Mardi Suaibman - Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kutim

SANGATTA (14/7-2021)

Pemotongan hewan qurbn oleh masyarakat di luar Rumah Potong Hewan (RPH), diingatkan untuk memperhatikan kondisi hewan, namun tak kalah pentingnya petugas yang terlibat ketat dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid 19.

Mardi Suaibman - Kabid Peternakan Dinas Pertanian  Kutim mengakui selama ini panitia qurban yang dibentuk banyak melibatkan orang sehingga rawan menimbulkan kerumunan yang berdampak terhadap penyebaran Covid 19. “Biasanya petugas yang terlibat banyak, karena di masa pandemic Covid 19 ini harus menjaga kesehatan serta taat menerapkan Prokes Covid 19 sehingga tidak menyebabkan penyebaran Covid 19,” pesannya.

Selain mengingatkan panitia taat Prokes Covid 19, pria yang akrab disapa Mardi ini juga mengimbau masyarakat tidak membawa anak-anak ke lokasi pemotongan. Pesan ini, ujar Mardi bisa saja hewan yang akan disembelih mengamuk atau terlepas selain itu proses pemotongannya akan tertanam dalam pikiran. “Yang penting, anak-anak diamankan tidak perlu dibawa ke lokasi pemotongan demi keselamatan dan kesehatannya, terlebih saat ini wabah Virus Corona begentayangan yang bisa menulari anak-anak,” bebernya.

Ia menyarankan, masyarakt bisa melakukan pemotongan hewan qurban di RPH Batota sehingga bisa dilakukan petugas yang berpengalaman, selain itu aman. “Prosesnya sesuai syariat Islam, setelah dipotong dan dibersihkan maka daging yang akan dibagikan silahkan di bawa ke masjid untuk proses pembagian,” sebutnya.

Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim, melakukan pemeriksaan sejumlah sapi di beberapa lokasi untuk memastikan sapi qurban yang dijual memenuhi syarat atau tidak terutama terhadap kesehatannya.(SK03)


editor@ivan

Penulis Sejak 01 Nov 2020