Catatan Ke Turki (9) : Tak Ada Pagar di Sultan Ahmet, Meski Obyek Bersejarah
- editor@ivan
- 05 Mar 2022
- 733
Salah satu bagian dari Benteng Istana Sultan di Sultan Ahmet Istanbul
BERKUNJUNG ke Istanbul, tak lengkap jika tidak
berkunjung ke kawasan Sultan Ahmet, kawasan ini dikenal dengan sebutan Kota Tua
atau Old City. Ini tiada lain karena bangunan bersejarahnya yang berdiri kokoh
di antara ribuan bangunan baru lainnya.
Wilayah
Sultan Ahmet sendiri berada di bukit, sehingga terlihat jelas Selat selat
Bosphorus yang biru dan banyak kapal hilir mudik. Saya menyebut kawasan Sultan
Ahmet ini, jantungnya Istanbul karena pada suatu waktu warga yang datang dalam
jumlah ribuan orang, ini tiada lain karena terdapat menjadi landmark Istanbul yakni Masjid Sultanahmet atau Masjid Biru), Haghia Sophia,
Yerebaten Cistern, serta Istana
Topkapi.
Catatan sejarah,
kawasan yang ada bentengnya ini, merupakan ibukota pemerintahan Romawi
Timur hingga Kesultanan
Ottoman Turki pada tahun 1453. “Tujuan ke Istanbul terutama Turki yakni melihat langsung bangunan-bangunan
tua yang ada di Sultan Ahmet, jika tidak ke sini kurang lengkap,†kata Suparman
(45) warga Tegal yang sudah 2 tahun bekerja di Istanbul.
Ketika
berada di Sultan Ahmet dan mengamati benteng yang ada, wajar kawasan ini menjadi
pusat pemerintahan karena sebelah timur
bisa melihat Laut Marmara, sebelah utaranya adalah selat
Bosphorus, selain itu bisa melihat Istanbul
bagian Asia. “Kita bisa membayangkan dulunya kawasan ini, bisa
melihat ke segala penjuru. Tak heran, Raja Constantine XI waktu itu bersikukuh
tidak mau menyerahkan Istanbul yang saat itu bernama Constantinopel kepada Turki, walaupun posisinya
sudah terjepit karena dikepung pasukan Turki dari arah Barat dan Timur. Kita
masih bisa menyaksikan benteng-benteng peninggalan Romawi yang berada di
sepanjang pantai yang kni berdiri
kokoh hingga saat ini,†ungkap
Suparman ketika kami sama-sama satu kereta dalam perjalanan menelusuri Kota
Istanbul.
Tak
heran kawasan Sultanahmet, kebersihannya terjaga, PKL ditata serapi mungkin,
lokasinya harus bebas dari pedagang asongan. CCTV bertebaran di mana-mana,
namun aparat yang berjaga tampak ramah-ramah meski selalu siaga dengan senjata api
dan anjing berbadan besar.
Kalau
kita bandingkan dengan Istana Merdeka, Istana Negara dan Istana Presiden di
Bogor atau tempat – tempat penting lainnya di Indonesia, pusat wisata Istanbul
ini tak ada sama sekali pagar mengelilingi namun semua keamanan terjamin. “Luar
biasa, aman dan nyaman sekali tempat ini,†kata saya meski harus menahan
dinginya udara Istanbul ketika kali pertama menelusuri kawasan Sultan Ahmet,
Sabtu (27/2) lalu.(Bersambung/syafranuddin)
Berita Lainnya
Pemprov Tetap Jadwalkan 17 Februari 2021 Pelantik Kepala Daerah Hasil Pilkada Tahun 2020
SAMARINDA (30/1-2021)Pemprov Kaltim menetapkan pelantikan 5 kepala daerah hasil Pilkada Tahun 2020 p ....
- editor@ivan
- 30 Jan 2021
- 542
12 Nama Tersaring Pansel JPT Untuk Isi 4 Jabatan Esselon Dua
SANGATTA (11/12-2020)Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Tinggi Pratama (JPT) Pemkab Kutim Tahun 2020, ....
- editor@ivan
- 11 Des 2020
- 587
Ivan : Gubernur Sudah Mempertimbangkan Matang Soal Pegawai Non ASN
SAMARINDA (5/3-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Keinginan ....
- editor@ivan
- 05 Mar 2022
- 454
Isran Harapkan ASKB Segera Lakukan Penataan Agar Kutim Lebih Maju Lagi
SAMARINDA (8/3-2021)Gubernur Kaltim Isran Noor menaruh harapan besar kepada Ardiansyah Sulaiman dan ....
- editor@ivan
- 08 Mar 2021
- 739
Isran : Jaga Lahan Pertanian, Jangan Dijadikan Pemukiman
SAMARINDA (27/1-2021)Gubernur Kaltim Isran Noor berharap lahan pertanian di Tanah Grogot, tidak dija ....
- editor@ivan
- 27 Jan 2021
- 496




