Sekda Sri : OPD Susun Program Selaras Dengan Visi dan Misi Gubernur
- editor@ivan
- 15 Apr 2022
- 562
Sekda Sri Wahyuni saat memberikan pengarahan ke jajaran Diknas dan Kebudayaan Kaltim.(Foto Biro ADPIM Setda Kaltim)
SAMARINDA (15/4-2022)
Kepala OPD Kaltim diingatkan Sekda Sri Wahyuni dalam menyusun
Rencana Kerja (Renja) Tahun 2023
diselaraskan dan benar-benar mendukung pencapaian kinerja berdasarkan
target indikator makro pembangunan dan
delapan direktif Gubernur Kaltim Isran
Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi periode 2018-2023.
Kedelepan
direktif yang menjadi perhatian serius yakni penciptaan 250.000 lapangan kerja, pembangunan
jalan produksi sepanjang 500 kilometer, peningkatan insentif guru dan pemuka
agama, pembukaan lahan pertanian seluas 1 juta hektare, pemberian Beasiswa
Kaltim Tuntas kepada 6.500 orang pertahun,pembangunan rumah bagi keluarga pra-sejahtera
sebanyak 25.000 unit,target pendapatan asli daerah (PAD) Rp32 triliun serta,
pemberian modal usaha sebesar Rp100 miliar.
Sri
mengakui saat ini yang menjadi hambatan yakni terjadi perubahan peraturan dalam
hal kewenangan sehingga tidak dapat langsung melaksanakan sejumlah program.
Meski demikian, Sri minta ada program
atau kegiatan yang memiliki daya ungkit
berkaitan dengan kedelapan direktif untuk dilakukan termasuk dukungan dari pemerintah kabupaten
dan kota,†pinta Sri Wahyuni.
Ia menandaskan, semua OPD memastikan kegiatan mengarah mendukung Visi
dan Misi Gubernur dengan mengandeng Tim Gubernur Untuk Pengawalan Percepatan
Pembangunan (TGUP3) guna mempercepat tujuan pembangunan Kaltim.
“Bagaimana
program yang dibuat benar-benar berada
didalam satu jalur yang sama, tidak tuntas hanya di retorika. Visi misi sudah
selesai, tetapi apakah yang kita lakukan itu memberikan dampak, yang dampak itu
merupakan hasil dari realisasi visi dan misi,†jelas Sri Wahyuni.
Ia
mengingatkan, pada tahun 2023, OPD Pemprov
Kaltim mempunyai tanggung jawab besar bahwa apa yang sudah dilakukan selama
periode pemerintahan apakah yang sudah
disupport untuk kepala daerah itu diakhiri dengan output dan outcome yang bisa
dirasakan masyarakat bahwa inilah visi mis gubernur.
“Jadi kita
harus memiliki satu persepsi ketika nanti ada semacam evaluasi bersama
memastikan bahwa kegiatan yang sudah kita laksanakan memberikan manfaat menjadi
output dan menjadi kegiatan yang bisa disebut eksekusi dari visi dan misi
gubernur sampai dengan 2023. Jadi, tidak melulu output yang berdasarkan
dokumen. Indeksnya tercapai tetapi bukti ketika indeks tercapai apa yang kita
lakukan apakah dirasakan oleh masyarakat, itu ada,†pesannya seraya meminta
perhatian semua Kepala OPD.(SK05)
Berita Lainnya
Balikpapan Sudah, Sangatta Baru Mau Kering, Samarinda Giliran Kembali Kebanjiran
SAMARINDA (23/3-2022)Banjir tampaknya suka pindah-pindah,akibat hujan yang deras, Kota Balikpapan (R ....
- editor@ivan
- 23 Mar 2022
- 787
Kasmidi Senang Jembatan Masabang Hampir Rampung
SANGATTA (11/12-2020)Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang, memastikan pembangunan jembatan Masabang tidak ....
- editor@ivan
- 11 Des 2020
- 1411
Presiden Didampingi Ketua MPR Saksikan Penampakan Bulan di Lokasi Istana Negara
SEPAKU (15/3-2022)Programkemah Presiden Joko Widodo (Jokowi) di titik nol IKN, Senin (14/3) malam be ....
- editor@ivan
- 15 Mar 2022
- 531
Belum Dipastikan Jadwal Presiden Berkemah di IKN
SAMARINDA (25/2-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; RencanaP ....
- editor@ivan
- 25 Feb 2022
- 848
Wagub Hadi : Jangan Lalai, Ajak Warga Yang Belum Vaksin C19
SAMARINDA (24/7-2021)Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi berharap warga masyarakat yang belum mengiku ....
- editor@ivan
- 24 Jul 2021
- 629

