Ratusan pejabat Pemkab Kutim Dilantik, diantaranya ada anak emas sehingga mendapat berbagai fasilitas dan keuangan memadai, namun ada juga yang tak mendapat apa-apa
SANGATTA (16/11)
Usaha penyelamatan asset Pemkab Kutim, terutama mobil dan sepeda motor dinas yang dilakukan Pemkab Kutim, diapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Upaya yang dilakukan, dinilai bisa memperbaiki kinerja Pemkab Kutim khususnya dalam penatausahaan asset yang selama bertahun-tahun ini tidak pernah bisa diselesaikan.
Alfi Rachman Waluyo, Koordinator Unit Politik Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat bertandang ke Kutim, belum lama ini, mengakui KPK mengapresiasi upaya Pemkab Kutim dalam menyelamatkan asset Pemkab. “KPK mengapresiasi kebijakan Pjs Bupati Kutim dalam menangani aset Pemkab Kutim. Meskipun belum rampung, namun langkah yang diambil, itu sangat bagus. Kami berharap, dalam waktu sesingkat-singkatnya, masalah ini selesai,†katanya.
Terpisah, Pjs Bupati Kutim Jauhar Efendi menyebutkan telah menyurati semua pihak yang tidak berhak agar segera mengembalikan kendaraan. “Kalau tidak urusanya sama KPK nantinya, apa bentuknya tentu KPK yang bisa menentukan sangkaanya,†beber Jauhar.
Ia menambahkan, dari sejumlah surat yang dikirim kan sudah ada balasan, dan siap kembalikan. Ada yang karena masalah transportasi sehingga belum mengembalikan kendaraan ada pula yang sudah kembalikan ke SKPD dimana awalnya mereka ambil.
“Jadi sudah banyak yang kembalikan. Tapi, yang sudah kembali, yang memang masih layak digunakan, diserahkan pada pejabat yang membutuhkan. Sedangkan yang belum kembali, dipastikan akan mengembalikan dalam waktu dekat,†ungkapnya.
Meskipun sudah ada yang diserahkan pada pejabat yang belum mendapat kendaraan, nantinya pada saat kendaraan itu sudah rampung dikumpulkan, akan dikumpulkan semua di halaman kantor bupati untuk didata. Dari situ, akan kelihatan mana yang masih layak pakai, mana yang tidak layak lagi untuk kendaraan dinas. “yang tidak layak, akan kita lelang,†katanya.
Jauhar mengakui, apa yang dikerjakan hanya niat. “Kalau KPK apreasiasi, itu hanya karena ada niat. Saya berharap, nantinya niat menyelesaikan urusan aset ini, benar-benar bisa selesai agar tidak jadi temuan,†katanya.
Salah satu yang menyebabkan nilai Pemkab Kutim masih merah di mata KPK, karena penanganan aset. Terutama aset kendaraan. Dimana ribuan unit kendaraan saat ini masih dipegang orang yang tidak berhak, terutama pensiunan, mantan pejabat yang bawa pulang kendaraan bahkan ada LSM, yang gunakan mobil dinas, padahal tidak berhak. Untuk itu, KPK meminta agar semua aset yang digunakan orang yang tidak berhak, ditarik kembali.(02)
Berita Lainnya
KPU Tetapkan ASKB Peraih Suara Terbanyak
SANGATTA (18/2021)Dua hari pasca ditolaknya gugatan atau permohonan pasangan Mahyunadi Lulu Kinsu ( ....
- editor@ivan
- 18 Feb 2021
- 1716
Mahasiswa Kutim Juiga Ikut Berdemo, Kritik Sejumlah Masalah Termasuk Banjir
SANGATTA (11/4-2020)Melihat isu nasional dan ekonomi yang mecekikmasyarakat, ratusan mahasiswa di Sa ....
- editor@ivan
- 11 Apr 2022
- 430
PT KC Belum Lengkap Laporkan Keberadaan TKA Asal China
SANGATTA (23/1-2021)Dugaan adanya pekerja asing dari China di areal pembangunan pabrik semen yang ki ....
- editor@ivan
- 23 Jan 2021
- 1113
KARTU NUSUK HARUS DIJAGA JANGAN SAMPAI HILANG JIKA INGIN AMAN SELAMA DI TANAH SUCI
samarinda (15/5)kartu nusuk harus dijagabaik-baik ibarat anggota tni, kartu nusuk merupakan istri pe ....
- editor@ivan
- 15 Mei 2025
- 113




