Gubernur Kaltim Isran Noor menyerahkan cendramata kepada nara sumber sosialisasi kerjasama
SAMARINDA (3/11)
               Kerjasama antar daerah bertujuan memberikan dampak
positif terhadap pembangunan daerah, karena dengan kerjasama yang baik akan
saling memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan rakyat. Namun kerjasama yang
dilakukan harus dirumuskan dengan baik dan tidak melanggar aturan, namun mudah
diimplementasikan.
               Gubernur Kaltim Isran Noor, saat membuka Sosialisasi Permendagri Nomor 22 tahun 2020
tentang tata cara kerja sama daerah dengan daerah lain dan kerja sama dengan
pihak ketiga, dan Permendagri Nomor 25 tahun 2020 tentang tata cara kerja sama
daerah dengan Pemerintah Daerah di Luar
Negeri dan kerja sama daerah dengan Lembaga di Luar Negeri yang diselenggarakan
 Bagian Kerjasama Biro Humas Setprov
Kaltim, Selasa (3/11) mengakui kerjasama yang dilakukan Pemprov Kaltim selama
ini telah memberikan manfaat bagi Kaltim.
“Sosialisasi tentang kerjasama
ini dapat membangun hubungan harmonis antara pemerintah daerah dengan kepala
daerah se Indonesia maupun pemerintah dan lembaga di luar negeri, diharapkan sosialisasi
ini dapat menjadi pedoman bagi daerah dalam meningkatkan kapasitas di bidang
kerja sama, baik dengan kepala daerah se Indonesia maupun, pihak ketiga,
pemerintah dan lembaga-lembaga luar negeri. Sehingga hubungan kerja sama
pembangunan semakin harmonis," kata Isran Noor.
Bersama  Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim Fathul
Halim, Kepala BPKAD Kaltim HM Sa'duddin, Sekretaris Bappeda Kaltim Sufian Agus
dan Plh Karo Humas Setprov Kaltim Andik Riyanto, disebutkan  banyak kerja sama yang bisa ditawarkan kepada
pihak ketiga maupun daerah lainnya serta pemerintah dan lembaga luar negeri
antara lain bidang kepariwisataan.
"Kerja sama yang ditawarkan
tentu bermacam-macam, yang jelas untuk menumbuhkan peningkatan ekonomi
masyarakat. Misalnya sektor wisata. Karena, saat ini sektor wisata menjadi
bagian pendukung pertumbuhan ekonomi nasional," sebutnya.
Plh Karo Humas Kaltim, Andi
Riyanto menerangkan selama sosialisasi sebagai  narasumber Plt Kepala Pusat Fasilitasi Kerja
Sama Setjen Kemendagri Bachril Bakri, Kasubdit Kerja Sama dan Penyelesaian
Perselisihan Antar Daerah Direktorat Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerja
Sama Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Evan
Fardianto. “Sosialisasi ini digelar karena Permendagrinya baru, karenanya semua
daerah diharapkan bisa mengetahui sehingga proses kerjasama yang dilakukan bisa
terlaksana cepat,†terang Andi Riyanto yang kesehariannya Kabag Humas.(08)
Berita Lainnya
Dalam waktu 6 bulan Polres Kutim sita 94,7 kg Sabu-Sabu dan tahan 252 orang. SANGATTA, (2/7)
Kepolisian Resort Kutai Timur (Polres Kutim), dalam waktu 6bulan di tahun 2026 berhasil mengamankan ....
Jabatan Kepala PD Segera Diisi, Pemkab Tunggu Izin KASN
SANGATTA (5/7-2021)Seleksi terhadap sejumlah Jabatan Pratamanbsp; (JPT) Kutim dalam waktu dekat dige ....
- editor@ivan
- 05 Jul 2021
- 599
Perangi Covid 19, Gubernur Terbitkan Ingub Nomor 15
SAMARINDA (11/7-2021)Meningkatnya kasus Cvid 19 di Kaltim menyebabkan provinsi ini dalam zona merah ....
- editor@ivan
- 11 Jul 2021
- 616
Ivan : SK Firgasih Ahamad Gazali Sudah Terbit
SAMARINDA (1/9-2021)Gubernur Kaltim Isran Noor telah menerima usulan pemberhentiannbsp; nbsp;anggota ....
- editor@ivan
- 01 Sep 2021
- 1292
Meski Baru Mengenal, Jauhar Terkesan Dengan Kompol Mawan
SAMAINDA (14/11)Meski belum lama mengenal sosok Kompol Mawan Riswandi Wakapolres Kutim, namun Pjs B ....
- editor@ivan
- 14 Nov 2020
- 676


