Kutai Timur

Banjir Belum Surut, Warga Tutup Knalpot Dengan Plastik

Banjir Belum Surut, Warga Tutup Knalpot Dengan Plastik Banjir di Jalan Diponegoro Sangatta Utara

SANGATTA (20/3-2022)

               Banjir yang terjadi di Sangatta akibat hujan lebat beberapa hari lalu belum menampakan surut, arus air sejak dini hari hingga pukul 09.00 Wita, masih stagnan. Sementara air laut, dikabarkan masih pasang sehingga menyebabkan ketinggian banjir terus naik dan melebar ke beberapa lokasi.

               “Saat ini, kawasan Margo Santoso, Jalan Pendidikan masih aman,” terang Kepala BPBD Kutim, Syafruddin.

               Pengamatan Swara Kutim.com, warga yang terkena banjir tampak berusaha menyelamatkan harta bendanya diantaranya kendaraan roda empat dan dua. Puluhan sepeda motor diparkir pada tempat-tempat tinggi, demikian dengan  mobil namun ada juga yang membiarkan mobilnya terendam karena tidak ada tempat untuk mengamankan. “Sudah tak sempat lagi mau bawa kemana, satu-satunya cara yakni menutup knalpot dengan plastik agar air tidak masuk ke mesin,sementara bagian dalam Insya Allah aman nggak kemasukan air,” kata Nano salah seorang warga Sangatta Utara.

               Hal serupa ternyata dilakukan sejumlah pemilik mobil lainnya, namun ada yang membiarkan mobilnya terpakir di tepi Jalan Diponegoro Sangatta Utara meski air terus naik. Sementara beberapa warga lainnya beruntung karena bisa memarkirkan kendaraanya dengan aman di parkiran Era Mart, Masjid Antasari, Jalan Antasari serta beberapa lokasi lainnya. “Silahkan pak parkir di sini, Insya Allah aman, semoga besok cepat surut,” kata seorang pegawai Era Mart Jalan Diponegoro ketika melihat dua orang pengemudi mobil kebingunan untuk menyelamatkan mobilnya.

               Di areal parkir Era Mart Sangatta Utara ini, selain puluhan mobil dan sepeda motor terpakir aman, sejumlah warga sekitar juga memanfaatkan teras Era Mart untuk bertahan dari banjir sambil menikmati mie instan.(SK06)

               

editor@ivan

Penulis Sejak 01 Nov 2020