Kesehatan

Yudha : Ayo Bersama Kita Putus Mata Rantai Covid 19

Yudha : Ayo Bersama Kita Putus Mata Rantai Covid 19 Petugas dengan Alat Pelindung Diri (APD) saat membawa korban Covid 19 yang meninggal dunia.

SAMARINDA (12/2-2021)

Sehari menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim melakukan penyemprotan disinfektan  demi  menghentikan berkembang biaknya Covid-19, sekaligus mencegah laju penyebarannya.  "Segala daya dan upaya kita lakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata   Kepala BPBD Kaltim Yudha Pranoto, Jumat (12/2)

Diakui Yudha, faktor terbesar dari sukses pencegahan penyebaran Covid-19 ini sesungguhnya adalah kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5M.

Bila masyarakat peduli dengan protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah, maka penularan Covid-19, dipastikan bisa dicegah dan dikurangi. "Covid-19 tidak akan menyeberang dari satu orang ke orang lain jika kita disiplin dengan 5M, jalan pindahnya tidak ada. Jalan pindahnya harus di putus. Itu yang seharusnya terus kita lakukan," sebut  Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim itu.

Penyemprotan disinfektan  di Gedung A dan B Kantor Gubernur di Jalan Gajah Mada. Sedangkan BPBD Kota Samarinda melakukannya di Kantor UPT Pasar Segiri, Perumahan Karpotek dan salah satu klinik di Kahoi.

Selain penyemprotan disinfektan, Satgas Penanganan Covid-19 dalam koordinasi Satpol PP Kaltim melakukan operasi yustisi gabungan penegakan disiplin protokol kesehatan di Jalan Kemakmuran. Sementara Satgas Samarinda melakukan operasi yustisi gabungan di depan Kodim 0901 Samarinda.

Perkembangan data terbaru Covid-19 per Kamis (11/2) kemarin,  kasus positif bertambah 643 kasus, sedangkan kasus sembuh atau selesai isolasi sebanyak 794 kasus. Ini merupakan kasus sembuh tertinggi sepanjang pandemi berlangsung sejak awal Maret tahun lalu. (*/sK07)


editor@ivan

Penulis Sejak 01 Nov 2020