Wawan Setiawan : Kolam Penampungan Air di KPC, Â Masih Aman dan Tidak Jebol Selama Banjir
- editor@ivan
- 24 Mar 2022
- 958

Â
Â
SANGATTA (24/3-2022)
Banjir di Kecamatan  Sangatta Utara
dan Sangatta Selatan, berimbas negatif  ke
PT Kaltim Prima Coal (KPC). Pasalnya di tengah sejumlah warga harus berjuang
melawan banjir, berhembus kabar kurang sedap terhadap perusahaan tambang
batubara terbesar di Asia ini yakni KPC sebagai penyebab banjir karena PT KPC
membuka tanggul tambangnya.
Menanggapi isu miring ini, PT Kaltim Prima Coal melalui Wawan Setiawan - GM
External Affairs and Sustainable Development, dalam relisnya, Kamis (24/3) Â menerangkanÂ
pengelolaan
air tambang masih sesuai aturan yang dipersyaratkan, baik baku mutu kualitas
air maupun debit air keluaran menuju sungai sebagai badan penerima.
Berdasarkan pengecekan  Tim Dinas LH Kutai
Timur dengan cara  mengambil  sampel di penaatan kolam tambang  untuk dilakukan uji laboratorium. Selain itu,  jelasnya, debit air yang dialirkan ke Sungai Sangatta, masih di bawah standar. Wawan menambahkan, pada Kolam PSS Bendili debit maksimal yang boleh keluar
adalah 10,56 m2perdetik,
namun pada saat banjir tanggal 19-20 Maret 2022, debit yang keluar hanya 5,05
m2perdetik.
Sementara pada Kolam J Void, debit yang keluar sebanyak 6,12
m2 perdetik dari 15,6 m2 perdetik
yang diperbolehkan.
“Catchment
area tambang KPC Â hanya menyumbang 6,06 persen dari total luas
DAS Sangatta, sehingga kontribusi untuk pembentukan volume air dari wilayah
terganggu KPC ke sungai Sangatta tergolong kecil,†terang Wawan.
Diungkapkan, seluruh
area tangkapan air di KPC tertampung di kolam-kolam pengendap berizin dan
dilakukan treatment kualitas dan kuantitas airnya.
Iapun menambahkan, di  DAS Sangatta,
ada tujuh kolam yang seluruh baku mutu, kualitas air dan debitnya memenuhi baku
mutu ijin kolam yaitu Kolam Marsawa, Cempaka, PSS, Melawai 2,
WQ27D, WQ27F, WQ33. “Fungsi semua kolam  normal dan saat banjir  lalu tidak ada yang jebol bangunan
airnya seperti issue yang berkembang di media sosial karena ini bisa dilihat dari kondisi tanah sekitar kolam,†bebernya.
KPC, ujar Wawan, melakukan pendataan pada saat hujan antara tanggakl 18 – 20
Maret 2022 lalu. Data KPC, selaras dengan data BMKG dimana  curah hujan mencapai 167 mm perhari
dengan air, disisi lain saat bulan purnama terjadi air pasang lebih dari 2,5
meter akibatnya air dari Sungai Sangatta tidak bisa mengalir
ke laut sehingga terjadi genangan atau banjir akibat meluapnya Sungai Sangatta.
“Pantauan
kami di outlet PSS Bendili, justru air dari arah sungai Sangatta masuk ke
sungai Bendili dan tertahan lama tidak mengalir keluar sehingga volume lebih
besar dari biasanya,†sebut pria penggemar
fotografer ini.
Terhadap  luas area bukaan KPC yang ramai disebut pemicu banjir, dibantahnya dengan menyajikan data-data.
“Seluruh
air hujan yang jatuh ke area terbuka KPC Â ditampung di kolam-kolam pengendap dan
dikontrol baik kualitas maupun kuantitas airnya. Selain melakukan pengelolaan
air tambang, KPC juga melakukan reklamasi lahan bekas tambang secara progresif,†ungkapnya seraya menambahkan dari   32,542 hektar lahan yang ditambang sebanyak
13,267 hektar telah direklamasi kembali. (SK05)
Â
Berita Lainnya

Pilkada Berlangsung Damai, Semoga Mempercepat Perpindahan IKN
SAMARINDA (11/12-2020)Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Wagub Hadi Mulyadi, menyampaikan penghargaa ....
- editor@ivan
- 11 Des 2020
- 443

Bupati Ardiansyah Dukung Kampung Tangguh Mutiara Pinang
SANGATTA (6/3-2021)Kampung Tangguh Nusantara Mutiara Pinang Sangatta Selatan di Gang Mutiara Dusun ....
- editor@ivan
- 06 Mar 2021
- 576

22 Adegan di Rekontruksi Kasus TPS 78 Sangatta Utara
SANGATTA (23/12-2020)Satuan Reskrim Polres Kutim yang merupakan bagian Sentra Gakkumdu Pilkada Kutim ....
- editor@ivan
- 23 Des 2020
- 881

Belum Dipastikan Jadwal Presiden Berkemah di IKN
SAMARINDA (25/2-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; RencanaP ....
- editor@ivan
- 25 Feb 2022
- 611