Wapres Bahas 3 Persoalan Penting di Ratas Dengan Pemprov Kaltim
- editor@ivan
- 02 Nov 2021
- 474
Wapres KH Ma'ruf Amin ketika masuk ruang rapat bersama Mendagri Tito Karnavian dan Gubernur Kaltim Isran Noor
SAMARINDA (2/11-2021)
Masalah UMKM,
Pelayanan Publik dan Covid 19 menjadi topik pembahasan dalam rapat Wapre RI KH
Ma’ruf Amin dengan Gubernur Kaltim Isran Noor, Wagub Hadi Mulyadi, Forkopimpda
serta kepala daerah se Kaltim.
Saat ini, ujar Wapres, salah
satu fokus kerja pemerintah adalah akselerasi reformasi birokrasi dalam
optimalisasi kinerja pemerintahan serta memastikan terselenggaranya pelayanan
publik yang prima. "Dan saya mendapatkan mandat dari Presiden untuk
mengawal tercapainya target pemerintahan di bidang reformasi birokrasi,"
kata Ma'ruf Amin mengawali arahannya.
Menurut Wapres, kualitas
pelayanan publik menjadi ujung dari keberhasilan penyelenggaraan reformasi
birokrasi yang diwujudkan serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan
masyarakat.
Dalam memantapkan peningkatan
kualitas pelayanan publik melalui kebijakan Presiden agar tercipta aparatur
yang mempermudah pelayanan, mempercepat dan murah dengan terbentuknya mall
pelayanan publik (MPP) di setiap kabupaten dan kota.
"Sehingga pelayanan kita
berjalan baik dan tidak berliku-liku, serta terhindar dari pungli (pungutan
liar)," ungkapnya.
Walaupun diakuinya, MPP saat
ini sudah ada daerah yang sedang berproses bahkan terlaksana sepenuhnya, namun
ada yang masih belum sama sekali.
Selain itu, pemberdayaan
masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi tingkat kemiskinan.
"Bantuan sosial sifatnya
untuk perlindungan hidup, sedangkan peningkatan taraf dan kualitas hidup
melalui pemberdayaan," jelasnya lagi.
Wapres bersyukur saat ini
sudah banyak pelaku usaha (UMKM) yang bangkit dan terus bergerak, sehingga
pemerintah berkewajiban membina, mendorong bahkan membuka pasar bagi
produk-produk UMKM.
Wapres juga menjelaskan upaya
pemerintah dalam pemulihan ekonomi (pemberdayaan ekonomi) di tengah pendemi
Covid-19 harus mensinergikan seluruh sektor dengan melibatkan masyarakat.
"Pandemi ini memaksa kita
untuk berupaya kembali membangkitkan segala sektor perekonomian dan sendi
sosial agar pulih dari dampak Covid-19," jelasnya.
Wapres mengapresiasi
pemerintah daerah bersama instansi terkait dalam vaksinasi Covid-19 juga
penanganannya secara keseluruh cukup baik.
Penurunan dan pelandaian
Covid-19 ditandai penurunan level, semakin memacu terjadinya mobilitas cukup tinggi.
"Namun tetap waspada. Dan
testing, tracing, treatmant dan vaksinasi peduli lindungi harus diperketat,
guna menghindari lonjakan kasus seperti diberbagai negara, seiring perekonomian
mulai bergerak dan tumbuh," harapnya.(*/SK08)
Berita Lainnya
Sidang Ism Cs Bakal Buka Semua Tabir Penyimpangan
SAMARINDA (17/11)Kasus gratifikasi yang melibatkan pejabat Pemkab Kutim, bakal membuka tabir kasus l ....
- editor@ivan
- 17 Nov 2020
- 735
Isran Jamin Pendidikan Vino Hingga PT
SAMARINDA (23/7-2021)Meski tak menghilangkan keduakaan yang dialami Alviano Dava Raharjo atau Vino ( ....
- editor@ivan
- 23 Jul 2021
- 663
EK Akui Melakukan Pencurian Sejak Tahun 2018
SANGATTA (5/3-2021)Penjara tak membuat EK (37) kapok untuk berbuat melanggar hukum, setelah bebas da ....
- editor@ivan
- 05 Mar 2021
- 595
AMY Menerima Dihukum 1 Tahun 6 Bulan Penjara
SAMARINDA (30/11-2020) Aditya Maharani Yuono (AMY) menyatakan menerima putusan majelis hakim PNTipik ....
- editor@ivan
- 30 Nov 2020
- 887
KEMARIN TERAKHIR PEMBERANGKATAN CALHAJ GELOMBANG PERTAMA
nbsp;BALIKPAPAN (15/5)Embarkasi Balikpapan Selasa (14/5)kemarin terakhir memberangkatkan calhaj gelo ....
- editor@ivan
- 15 Mei 2025
- 152

