Kutai Timur

senpi dan HP anggota Polres Kutim diperiksa Propam

senpi dan HP anggota Polres Kutim diperiksa Propam Propam saat melakukan pemeriksaan senjata api yang ada di Polres Kutim

SANGATTA,

Sipropam Polres Kutai Timur sejak Rabu (22/7) melakukan  pemeriksaan senjata api (senpi) dinas milik personel Polres Kutai Timur dan jajaran polsek. Selain mengecek kondisi senjata, seumlah anggota Propam Polres Kutim  juga memeriksa kelengkapan administrasi kepemilikan senpi, gudang penyimpanan senjata dan amunisi, hingga telepon genggam personel.

Pemeriksaa telepoin gengam, bertujuan mencegah anggota Polres Kutim terlibat  judi online serta penyalahgunaan Narkotika.

Pemeriksaan yang dipimpin Kasi Propam Polres Kutai Timur IPTU Ilyas Yulian, sebut Kapolres Kutim AKBP Aryansya fokus terhadap Senpi dan HP anggota Polres  ysng mengikuti apel pagi, digelar di ruang Sipropam serta gudang senpi Polres Kutai Timur dengan melibatkan personel Sipropam dan Bagian Logistik.’Pemeriksaan dilakukan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/474/III/WAS.2/2026 tanggal 5 Maret 2026 tentang pengawasan penggunaan senjata api organik Polri menyusul adanya penyalahgunaan senpi oleh oknum anggota di sejumlah wilayah,’ sebut kapolres.

Dalam pemeriksaan seluruh senjata api yang digunakan personel fungsinya untuk mendukung  operasional dan wajib  dalam kondisi baik. Saat ini senpi Polri yang adaSatreskrim sebanyak enam punit , Satresnarkoba delapan unit. serta satu revolver dan tujuh senapan SS1 V2 milik Samapta ‘’Alhsamdulillah semua senpi yang diperiksa memiliki surat izin yang masih berlaku, amunisi lengkap, dan kondisi senjata bersih serta siap digunakan,’ terangnya.

Disebutkan ,  Propam selain mengecek langsung semua senpi juga melakukan pengecekan gudang logistik dan seluruh senjata api yang berada di Polres mapun Polsek.dimana di Polres Kutiim tercatat ada  300 unit  senjata api organik, yang terdiri i 199 unit revolver, 56 unit  pistol HS (Glock), 12 unit senapan SS IV1, 31 unit senapan SS IV2, dan dua unit V5.

Di luar dugaan,aku  beberapa anggota yang ditemui media ini,  Propam selain memeriksa  senjata api, juga mengecek telepon genggam personel sebagai langkah pengawasan terhadap potensi keterlibatan anggota dalam praktik judi online maupun narkotika.’’ Hasilnya, alhamdulillah tidak ditemukan tidak ada anggota yang terlibaat judi online dan narkotika,’’ beber anggota Polres Kutim.

Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah, sebelumnya saat melakukan pengecekan sejumlah senpi dan peralatan di Mapolres Kutim  menegaskan bahwa pemeriksaan senjata api dan telepon genggam personel merupakan bagian dari komitmen Polres Kutai Timur dalam memperkuat pengawasan internal serta menjaga profesionalisme anggota di lapangan.“Pengawasan terhadap penggunaan senjata api dinas harus dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh personel mematuhi prosedur dan bertanggung jawab atas senjata yang dipinjam-pakaikan. Di sisi lain, kami juga memastikan tidak ada anggota yang terlibat praktik judi online dan narkotika karena hal tersebut bertentangan dengan disiplin, etika profesi, dan dapat mencoreng nama baik institusi Polri,” tandas AKBP Aryansyah.

 Polres Kutai Timur, janji AKBP aryansyah  terus meningkatkan pengawasan melalui fungsi Propam guna memastikan setiap personel bekerja secara profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(sk01)

Share to:

Ivan

Editor