Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Dr Myrna Asnawati Safitri ketika meninjau karhutla di Bukit Tengkorak. Pohon di belakangnya membuktikan bahwa ada penebangan yang dilakukan orang tak bertanggung jawab.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyinggung soal Ibu Kota Nusantara (IKN). Ini hal yang menarik. Karena selama ini dia jarang berbicara soal IKN. Yang disinggung memang bukan urusan pembangunannya, tapi soal adanya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang juga melanda kawasan sekitar IKN. Tapi itu membuktikan bahwa dia tetap peduli dengan IKN.
Dalam Rapat Terbatas (Ratas) penanganan bencana
alam yang dipimpin dari Istana Merdeka Jakarta secara zoom, Senin (7/9),
Prabowo memerintahkan BNPB, Panglima TNI dan instansi terkait lainnya agar
mengerahkan aset yang ada untuk memblokade api agar tidak sampai masuk ke zona
inti.
“Yang harus diperhatikan juga
kebakaran dekat IKN, kerahkan aset-aset lebih jangan sampai api masuk ke zona
inti,” katanya serius.
Zona inti yang dimaksud
Presiden Prabowo itu adalah apa yang disebut Kawasan Inti Pusat Pemerintahan
(KIPP). Ini adalah kawasan luasnya sekitar 6.600 hingga 6.671 hektar yang
berfungsi sebagai pusat administrasi, lembaga negara dan pemerintahan nasional
di IKN. Di sana ada istana kepresiden, istana wapres, pusat perkantoran dan
infrastruktur dasar lainnya.
Menurut Deputi Bidang
Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Dr Myrna A Safitri, sampai saat ini
kondisi zona inti atau KIPP masih aman dari terjangan karhutla. “Semua
bangunan, aset dan proyek infrastruktur yang tengah dibangun di sana juga
aman,” jelasnya.
Dia menyebutkan, ada sekitar
458 hektare kawasan pengembangan IKN yang tersulut karhutla. Sebagian besar
berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto di Kecamatan
Samboja. Kebakaran besar pernah terjadi di Tahura ini yaitu pada tahun 1997,
yang memerlukan waktu pemulihan puluhan tahun.
Dikatakan, lokasi karhutla
terdekat dengan KIPP berjarak sekitar 35 kilometer. “Jadi yang di KIPP masih aman,
tidak ada hotspot atau titik api. Indeks kualitas udara rata-rata 50, jadi masih masuk dalam kategori baik,” kata Myrna.
Sampai saat ini Tim OIKN terus
bergerak memantau situasi di lapangan. Myrna mengakui kasus karhutla masih
terjadi di antaranya di kawasan Bukit Tengkorak, di perbatasan PPU dan Kukar
(Desa Suko Mulyo dan Loa Duri).
“Bukit Tengkorak ini terbakar
hampir seminggu terakhir dengan titik api yang berpindah-pindah. Sekarang kami
sedang mengukur luasan area terdampak,” katanya kepada wartawan ketika meninjau
langsung lokasi kejadi tersebut, Sabtu (5/9) lalu.
Di lapangan, Tim menemukan
indikasi kuat keterlibatan tangan manusia. Ditemukan sisa-sisa tebangan
sejumlah pohon besar di titik api sebelum lahan tersebut dilaporkan dijilat
api. “Kami melihat langsung ada bekas tebangan pohon-pohon besar, yang diduga
kuat oknum dari Kalbar,” jelasnya.
Myrna menegaskan, sebagian
wilayah yang terbakar di delineasi IKN masuk ke dalam area konservasi, karena
itu aktivitas apapun seperti perambahan dan pembukaan lahan apalagi dengan cara
pembakaran merupakan pelanggaran hukum.
Staf Khusus Kepala OIKN Bidang
Manajemen dan Strategi, Danis Hidayat Sumadilaga menyebutkan, pihaknya telah
melaporkan satu perusahaan perkebunan kelapa sawit kepada aparat penegak hukum
(APH) terkait dugaan pelanggaran karhutla di kawasan IKN. Tapi dia belum
membeberkan secara rinci identitas perusahaan tersebut serta jenis
pelanggarannya.
Menurut Myrna, satu orang
terduga pelaku pembakaran di Bukit Soeharto telah diproses hukum dan masuk
dalam penyidikan Polres PPU.
Selain itu ada 2 perusahaan
tambang dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) karena ada kebakaran
di wilayahnya. Karena area IUP-nya ada pada lintas wilayah IKN dan Kaltim,
sehingga kewenangan ada pada KLH.
ADA SE KEPALA OIKN
Berkaitan dengan penanganan
dan mitigasi karhutla di IKN, Otorita IKN sudah melakukan berbagai langkah dan
aksi untuk meminimalisir luasnya areal yang terbakar.
Menurut Myrna, Kepala OIKN
Basuki Hadimuljono telah membentuk Satuan Reaksi Cepat Multipihak yang bekerja
dalam 7 klaster. Satuan ini terdiri dari OIKN, UPT Kemenhut, Pemda, perusahaan,
Universitas Mulawarman (Unmul), Yayasan BOS, TNI dan Polri.
Basuki juga sudah mengeluarkan
surat edaran (SE) yang melarang siapapun membuka lahan dengan cara membakar
termasuk juga pembakaran sampah dan larangan buang puntung rokok sembarangan.
Kepada para petani diberi
solusi dengan pelatihan pengelolaan lahan pertanian dan perkebunan tanpa
membakar.
Selain itu, kepada
perusahaan-perusahaan yang di wilayah kerjanya terdapat hotspot atau titik api
maka langsung diberi surat peringatan dan diminta segera mengambil
langkah-langkah antisipasi.
OIKN juga menyebarkan file
elektronik buku khotbah lingkungan termasuk fatwa MUI di mana hukumnya haram
membakar hutan dan lahan.
“Juga kita melakukan
pembasahan di ruang terbuka hijau (RTH) di KIPP serta operasi modifikasi cuaca
sejak bulan Agustus lalu,” kata Myrna.
Lebih jauh dia menjelaskan,
operasi penanggulan karhutla di IKN dilakukan dari dua sisi. Ada operasi darat,
ada juga yang dilakukan melalui udara.
Operasi darat dilakukan
melalui tim gabungan yang bekerja di tiap klaster. Sedang operasi udara melalui
pola water booming dengan didukung oleh BNPB dan TNI AU dari Pangkalan Lanud
Dhomber Balikpapan.
Operasi water booming di
antaranya dilakukan pada tanggal 5 sampai 8 September dengan mengerahkan
helikopter Caracal H225M. “Alhamdulillah berjalan baik dengan sasaran di area
Bukit Tengkorak, Wonotirto Samboja dan jalan tol dan jalan nasional
Balikpapan-Samarinda,” jelasnya.
Pekan lalu saya bersama Plt
Rektor Universitas Mulia (UM) Balikpapan Dr Agung SaktiPribadi sempat ke IKN.
Selain bertemu Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Thomas Umbu Pati Tena
Bolodadi, saya sempatkan juga memantau kawasan KIPP.
Sepanjang jalan baik lewat Km
38 maupun tol, tak ada titik api dan asap yang mengepul. Hanya saja debu tebal
akibat kegiatan proyek tampak menyelimuti jalan dan bangunan di KIPP. Cuacanya
juga panas sekali. Celakanya, lupa bawa masker. Sampai di Balikpapan, dada
rasanya nyesak dan hidung bersin-bersin.(rizal effendi)
Berita Lainnya
Ardiasnyah : Ayo Jaga dan Pelihara Apa Yang Sudah Dibangun
MUARA ANCALONG (16/3-2021)Kecamatan Muara Ancalong yang dikenal sebagai kecamatan tertua di Kaltim, ....
- editor@ivan
- 16 Mar 2021
- 576
Koordinator Potong Uang Suap, Warga Nggak Mau Terima
SANGATTA (7/12-2020)Dugaan money politik di Muara Wahau yang dilaporkan Tim ASKB ke Bawaslu, bertamb ....
- editor@ivan
- 07 Des 2020
- 704
DPW Muhammadiyah Kaltim Imbau kader Muhammadiyah bantu pemerintah hadapi kemarau, dan Karhutla serta krisis air bersih
SAMARINDAMelihat keadaan alam Kaltimyang beberapa bulan terakhir mengalami kekeringan akibat kemarau ....
12 Nama Tersaring Pansel JPT Untuk Isi 4 Jabatan Esselon Dua
SANGATTA (11/12-2020)Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Tinggi Pratama (JPT) Pemkab Kutim Tahun 2020, ....
- editor@ivan
- 11 Des 2020
- 636
Isran Janji Sediakan Rp2 M Untuk Ponpes Al-Hikmah Biduk-Biduk
SAMARINDA (1/1-2021)Melihat perkembangan Ponpes Al-Hikmah Desa Teluk Sumbangm Kecamatan Biduk-Biduk, ....
- editor@ivan
- 01 Jan 2021
- 627

