Kutai Timur

Allah kabulkan doa warga Sangatta, hujan deras guyur sebagian Sangatta.

Allah kabulkan doa warga Sangatta, hujan deras guyur sebagian Sangatta. suasana shalat istisqa yang digelar Rabu 9/9) pagi.

 

A

SANGATTA,

Doa ribuan ummat Islam di Sangatta dalam shalt Istisqa dan doa bersama , Rabu(9/9) beberapa jam tepatnya pukul 11.00 Wita kemudian di jawab Allah SWT dengan menguyurkan air hujan yang cukup lebat. Hujan yang membuat warga Sangatta, menangis haru ini, disambut suka vita warga. “Alhamdulillah, doa kita diijabah Allah SWT, semoga hujan hari ini membawa rahmst dan berkah,’ ujar Lalu Jhony warga Sangatta yang tadi pagi ikut shalat Istisqa di Lapangan antor Bupati Kutim.

Disebutkan hujan yang turun Rabu siang tadi bsru sekitsr kelurahan Teluk lingga belum mengenai kawasan kebakaran lahan yakni di Kenyamukan dan Jalsan Pendidikan. ‘’hujanya masih sekitar Kelurahan Teluk lingga yakni di jalaN Yos Sudarso dengsan intensitas lebat,’’ ungkap pria yang sehari-harinya bekerja  di dinas Kominfo Kutim.

Meski belum merata , namun hujan yang turun Rabu siang itu disyukuri sejumlah warga Sangatta dengan melantunkan takbir warga bergarap hujan turu setiap hari dan bisa mengisi sumur- sumur yang mulai kering serta memadamkan api. ‘’semoga saja disusul hujan lagi dan menyebar di seluruh Sangatta,’’ wahyu warga Teluk Lingga.

Hujan yang cuku deras disambut suka cita karena terjadi saat kemarau tak heran media massa  di Sangatta dipenuhi dengan video saat hujan turun. “alhamdulillah, doa kita dikabulkan Allah SWT,’ ujar Fujiono.

Sementara Ghost Raider Kutim  memposting video hujan yang membasahi halaman pekarangannya ‘’ alhamdulillah Teluk Lingga hujan deras,’’ tulisnya.

Sebelumnya ribuan warga Sangatta, Rabu (9/9) pagi menggelar shalat istisqa dan doa bersama di lapangan kantor Bupati Kutim.Shalat khusus meminta Allah menurunkan hujan yang membawa berkah bagi semua kehidupan ini, lebih banyak dari shalat rupa yang digelar beberapa pekan lalu.

Warga yang mengikuti shalat istisqa memehuni setengah lapangan upacara, diikuti berbagai kalangan dari pejabat, pns, anggota TNI Polri, Ormas, ibu-ibu Rumah tangga hingga Pelajar.

Shalat istisqa part 2  diikuti Wabup Kutim Mahyunadi,  Forkopimda Kutim anggota TNI AD dan TNI AL, Polri serta sejumlah Kepala OPD, Pimpinan dan anggota Ormas serta Kepemudaan dan agama di Kutim dipimpin  Ustadz Jamaludin Salman sementara Ustadz  Hamdan Asrofi MHI tampil sebagai penceramah.

Dalam ceramahnya, Ustadz Hamdan Asrofi mengingatkan ummat Islam untuk terus melakukan pertaubatan agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang penuh rahmt dan berkah. ‘’Bencana kekeringan dan kebarakaran lahan yang terjadi selama ini tiada lain peringatan Allah SWT Kepada manusia yang terus melakukan kemaksiatan di muka bumi.’’ Mumpung masih terbuka pintu taubat Allah mari kita bertaubat dan menghentikan segala kemaksiatan kita agar didatankan hujan Yang penuh berkah dan dapat menghidupi semua mahluk yang ada,’’ pesan Ustadz  Hamdan Asrofi MHI yang mebuat sejumlah jammaah terutama kaum ibu menangis.

Shalat istisqa  pada part2 berbeda dengan part 1 yakni pada pembacaan doa, pada part 2 pembacaan doa dipimpin tiga orang tokoh agama yang tampil ecara bergantian dimulai ustadz Mugiono dari NU, kemudian KH Ustadz Suyuti dari Muhammadiyah dan Ustadz Haji Muhammad  Munif Naim KLC MPd dari Ketua dewan Masjid Kutim. Yang sama-sama mengajak jammah untuk (fan)

 

Share to:

Ivan

Editor