perawat di rsu AWS samarinda saat menggelar aksi damai, selasa (8/9).(foto ist)
SAMARINDA.
Kegalauan pegawai RSU
Abdoel Wahab Syahrani (AWS) Samarinda terkait pembayaran Tunjangan
Perbaikan Penghasilan (TPP) sejak juni 2026 belum ada tanda-tanda dibayarkan
Pemprov Kaltim akhirnya disalurkan lewat Aksi unjuk rasa damai yang digelar di
halaman RSU AWS di jalan PMI. Selasa (8/9).
Aksi yang diikuti ratusan pegawai perwakilan itu tentu
membuat kaget pasien dan keluarganya karena khawatir mereka tidak mendapat
pelayanan saat akan berobat.
Ratusan pegawai RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda
menggelar aksi damai pada Selasa 8 September 2026.’’kami sudak tak tahan kapan
TPP Kami dibayarkan karena sudah yiga bulan, sementara dinas lain sudah
menerima,’’ sebut sejumlah perawat ysng ikut menandantangi petisi tuntutan pada
selembar spanduk.
Pegawai rumsh sakit terbesar di Kaltim ini menuntut akan TPP
mereka karena tidak ada kejelasan kapan Pemprov Kaltim menuntaskan pembayaran
sedangkan administrsinya sudah lengkap. Beberapa perawat menyebutkan apa yang
mereka lakukan karena tidak ada kejelasan kapan TPP diterima. “kalau tugas kami
sudah melaksanakan dengan baik termasuk jika hujan atau banjir, kami tetap
datang bertugas bahkan di hari raya idul fitri dan adha tetap masuk sementara
pegawai lain berkumpul dengan keluarganya,’ ungkap sejumlah pegawai RSU AWS.
Pengamatan media ini, pengakuan perawat yang tetap bekerja
di hari raya idul idul fitri dan adha memang benar terutama di unit cuci darah,
ICU, MICU dan iGD serta rawat inap. ‘’sesuai jadwal layanan cuci darah, kami
tetap hadir untuk memberikan layanan kepada pasien cuci darah meski lebaran,’’
sebut seorang perawat di unit cuci darah yang ruanganya satu atap dengan ruang
ICU dan MICU.
Di unit cuci darah pelayanan tidak saja dilakkan pagi hari
tetatpi hingga subuh, ini dilakukan karena kini pasien cuci darah jumlahnya
terus bertambah sementara alat dan tempa tidurnya masih terbatas sehingga
dilakukan 4 shif sehari dengan waktu layanan 4 jam per shif.
Dalam aksi yang damai, tifdak saja perawat dan pegawai
administrasi yang ikuti tetatpi sejumlah dokter juga ikut bahkan ada yang masih
mengenakan pakaian khusus operasi termasuk pegawai yang beru menyelesaikan
tugas malam ikut menyemarakan aksi damai. ‘meski mara masih ngantuk demi
kebersamaan kami ikut aksi damai ini,’ ujar seorang perawat yang baru saja
menyelesaikan tugas malam di ruang rawat
inap.
Meski ratusan pegawai terrlibat aksi damai, ternyata
pelayanan kepada pasein tidak dilalaikan karena pegwai yang terlibat sudah
diatur demi tanggungjawab tetap berjalan. ''yang ikut hanya perwakilan saja
namun layanan kepada pasirn tetap jalan sebagaimana mestinya,' ungksp seorang
pegawai di unit cuci darah yang bertugas selasa dan jumat.
Aksi damai ini, kami digelar semata-mata menuntut kejelasan terkait pencairan Tambahan
Penghasilan Pegawai (TPP) yang hingga kini belum diterima para pegawai.
TPP itu merupakan TPP tenaga medis maupun nonmedis disebut
selama tiga bulan sejak Juni 2026.
‘’sebenarnya aksi damai ini sudah lama direncanakan, namun upaya perwakilan
kami untuk mendapatkan informasi kepastian pembayaran selalu gagal dengan
berbagai alasan, karena kami merasa dianaktirikan kami terpaksa menggelar aksi
damai ini, jika memang tidak didengar juga bisa saja kami menggelar mogok
kerja,’’ ungkap beberapa pengunjuk rasa lainnya.(sk04))
Berita Lainnya
Yulanto Gantikan Rahmat Sanjaya Sebagai Ketua PN Sangatta
SAMARINDA (19/1-2021)Jabatan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sangatta, Selasa (19/1) diserahkan ke Yula ....
- editor@ivan
- 19 Jan 2021
- 1171
Kutim Siap-Siap Jika Masuk Level 4
SANGATTA (23/7-2021)Naiknya kasus Covid 19 di Kutim, bahkan bakal memenuhi kreteria masuk level 4. B ....
- editor@ivan
- 23 Jul 2021
- 633
Disperindag Libatkan Aparat Desa Dalam Penanganan Migor
SANGATTA (15/3-2022)Masalahminyak goreng (Migor) yang tiba-tiba menjadi langka dan mahal, terus dica ....
- editor@ivan
- 15 Mar 2022
- 497
usai shalat dzuhur , pecah tangis jamaah
ssamarinda (5/6)usai shalat dzuhur dijamak denganasar,pukul 12.25 was atau 19.25 witanbsp;pecah tang ....
- editor@ivan
- 05 Jun 2025
- 131
Korban Corona Terus Berjatuhan, Tenaga Nakes Kelelahan
SAMARINDA (18/7-2021)Tenaga kesehatan (Nakes) yang terlibat menangani pasien Covid 19 mulai kelelaha ....
- editor@ivan
- 18 Jul 2021
- 768

