Pengoperasian KEK Maloy Terkendala Lembaga Pengelola
- editor@ivan
- 07 Apr 2022
- 738
Pusat perkantoran KEK Maloy di Kaliorang Kutai Timur
SANGATTA (7/4-2022)
Agar pembentukan
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) tidak sia-sia,
Pemkab Kutim menargetkan sebelum bulan Mei 2022 sudah beroperasi. Tertundanya
pengoperasian KEK MBTK, ujar Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, akibat banyak
hal yang harus satu persatu diselesaikan dengan harapan apa yang dicanangkan
bisa terwujud.
Ardiansyah tak membantah ketika ditanya wartawan,
jika KEK Maloy dicabut statusnya jika tidak bisa beroperasi sebelum Mei mendatang.
“KEK MBTK sudah ada sanksinya yakni kalau tidak dioperasikan bulan Mei. Status sebagai KEK,
akan dicabut. Karena itu, sebelum Mei diupayakan operasionalkan dengan mengandeng pihak-pihak yang terlibat,†bebernya.
Operasional, dimaksud Didi-sapaan Ardiansyah Sulaiman yakni sudah ada kegiatan operasional meskipun belum
maksimal terlebih sudah ada kantor,
pelabuhan dan sejumlah perusahaan. “Bahkan ada perusahan yang ingin memanfaatkan pelabuhan itu untuk
bongkar muat. Karena itu, memang sudah harus operasonal untuk melayani kegiatan
perusahaan yang sudah beraktifitas di KEK Maloy,†sebut
Ardiansyah meski sempat tidak
yakin status KEK Maloy dicabut karea diresmikan Presiden Joko
Widodo.
Menjawab pertanyaan wartawan, ia menerangkan saat
ini di KEK Maloy ada PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) dan PT
Palma Serasi Internasional. Kedua
perusahaan ini, akan membangun pabrik minnyak goreng. Selain itu, ada perusahan yang memanfaatkan pelabuhan Maloy.
“Kendala kita selama ini yakni kelembagaan
Badan pengelola belum ada. Sehingga tidak tahu siapa yang menyambut investor
yang akan masuk. Alhamdullilah, ada
kepastian pengelolaannya dilakukan Perusda MBS Kaltim yang bekerjasama dengan Perusda
Kutim,†terangnya.
Menurut Didi, infrastruktur di KEK Maloy, tak masalah seperti jalan sedang dibangun menggunakan dana APBN, Kantor sudah ada, Listrik sedang dibangun Sutet, Air
bersih sudah dibangun Pemerintah Provinsi sejak beberapa tahun lalu.â€KEK Maloy itu sebenarnya bisa dioperasikan
meski belum maksimal, hanya kelembagaanya saja. Nanti jika sudah ada
kelembagaannya seperti Badan Otorita IKN tentu akan lebih baik lagi
pengelolaanya dan yang diharapkan lebih gencar promosi biar lebih banyak inevestor
datang,†sebut Ardiansyah.
KEK MBTK diarahkan untuk
menjadi pusat industri hilir kelapa sawit, mineral, gas, dan batubara. Pada
tahun 2025, KEK Maloy ditargetkan dapat menarik investasi hingga Rp 34,3
triliun dan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp 4,6
triliun per tahun (SK05)
Berita Lainnya
Presiden Tanam Meranti Merah
SEPAKU (14/3-2022) Usai memimpin penyatuan tanah dan air se Indonesia,Presiden Jokowi diikuti Ibu Ne ....
- editor@ivan
- 14 Mar 2022
- 485
PDAM Kutim Tambah Jaringan di Muara Wahau, Bupati Senang
SANGATTA (18/3-2021)Jangkauan pelayanan air bersih oleh PDAM Tirta Tuah Benua (T2B) Kutim terus dipe ....
- editor@ivan
- 18 Mar 2021
- 1099
Isran dan Istri Kembali Disuntik Vaksin Covid 19
SAMARINDA (26/3-2021)Setelah mendapat vaksin Covid 19 tahap pertama, Gubernur Kaltim Isran Noor dan ....
- editor@ivan
- 26 Mar 2021
- 837
Disperindag Libatkan Aparat Desa Dalam Penanganan Migor
SANGATTA (15/3-2022)Masalahminyak goreng (Migor) yang tiba-tiba menjadi langka dan mahal, terus dica ....
- editor@ivan
- 15 Mar 2022
- 466
Sidang Pejabat Kutim Dilanjutkan Tahun Depan
JAKARTA (21/12-2020)Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda,hari i ....


