Pengoperasian KEK Maloy Terkendala Lembaga Pengelola
- editor@ivan
- 07 Apr 2022
- 628

SANGATTA (7/4-2022)
Agar pembentukan
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) tidak sia-sia,
Pemkab Kutim menargetkan sebelum bulan Mei 2022 sudah beroperasi. Tertundanya
pengoperasian KEK MBTK, ujar Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, akibat banyak
hal yang harus satu persatu diselesaikan dengan harapan apa yang dicanangkan
bisa terwujud.
Ardiansyah tak membantah ketika ditanya wartawan,
jika KEK Maloy dicabut statusnya jika tidak bisa beroperasi sebelum Mei mendatang.
“KEK MBTK sudah ada sanksinya yakni kalau tidak dioperasikan bulan Mei. Status sebagai KEK,
akan dicabut. Karena itu, sebelum Mei diupayakan operasionalkan dengan mengandeng pihak-pihak yang terlibat,†bebernya.
Operasional, dimaksud Didi-sapaan Ardiansyah Sulaiman yakni sudah ada kegiatan operasional meskipun belum
maksimal terlebih sudah ada kantor,
pelabuhan dan sejumlah perusahaan. “Bahkan ada perusahan yang ingin memanfaatkan pelabuhan itu untuk
bongkar muat. Karena itu, memang sudah harus operasonal untuk melayani kegiatan
perusahaan yang sudah beraktifitas di KEK Maloy,†sebut
Ardiansyah meski sempat tidak
yakin status KEK Maloy dicabut karea diresmikan Presiden Joko
Widodo.
Menjawab pertanyaan wartawan, ia menerangkan saat
ini di KEK Maloy ada PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) dan PT
Palma Serasi Internasional. Kedua
perusahaan ini, akan membangun pabrik minnyak goreng. Selain itu, ada perusahan yang memanfaatkan pelabuhan Maloy.
“Kendala kita selama ini yakni kelembagaan
Badan pengelola belum ada. Sehingga tidak tahu siapa yang menyambut investor
yang akan masuk. Alhamdullilah, ada
kepastian pengelolaannya dilakukan Perusda MBS Kaltim yang bekerjasama dengan Perusda
Kutim,†terangnya.
Menurut Didi, infrastruktur di KEK Maloy, tak masalah seperti jalan sedang dibangun menggunakan dana APBN, Kantor sudah ada, Listrik sedang dibangun Sutet, Air
bersih sudah dibangun Pemerintah Provinsi sejak beberapa tahun lalu.â€KEK Maloy itu sebenarnya bisa dioperasikan
meski belum maksimal, hanya kelembagaanya saja. Nanti jika sudah ada
kelembagaannya seperti Badan Otorita IKN tentu akan lebih baik lagi
pengelolaanya dan yang diharapkan lebih gencar promosi biar lebih banyak inevestor
datang,†sebut Ardiansyah.
KEK MBTK diarahkan untuk
menjadi pusat industri hilir kelapa sawit, mineral, gas, dan batubara. Pada
tahun 2025, KEK Maloy ditargetkan dapat menarik investasi hingga Rp 34,3
triliun dan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp 4,6
triliun per tahun (SK05)
Berita Lainnya

Pemprov Kaltim Kembali Berduka, 2 Pegawainya Wafat Diantaranya Terpapar Corona
SAMARINDA (13/7-2021)Keluarga besarnbsp; pegawai Pemprov Kaltim, Selasa (13/7) kembali berduka, kare ....
- editor@ivan
- 13 Jul 2021
- 578

Kasmidi : Pilkades Harus Sukses Mesiki Pandemic Covid 19
SANGATTA (6/4-2021)Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang berharap Pemilihan Kepala Desa (P ....
- editor@ivan
- 06 Apr 2021
- 489

Catatan Syafranudin - Karo Humas Kaltim (1) : Terpapar Covid 19 Seperti Kiamat
Kepala Biro Humas Kaltim, Syafranuddin ternyata diam-diam blusukan untuk mencari tahu sikap masyarak ....
- editor@ivan
- 05 Feb 2021
- 799

Sapi Sumbangan Presiden Beratnya 900 Kg
SAMARINDA (19/7-2021)Menjadi tradisi, setiap tahun, Presiden Jokowi menyalurkan sumbangannya berupa ....
- editor@ivan
- 19 Jul 2021
- 501

Ism, EUF, Mus, Sur dan AET Mulai Diadili :Diduga Terlibat Gratifikasi
SAMARINDA (19/11)Ism Bupati Kutim bersama EUF, Sur, Mus dan AET, pagi ini mulai menjalani pemeriksa ....
- editor@ivan
- 19 Nov 2020
- 474