Kutai Timur

Kapolres usulkan kawasan stadion Kundungga jadi arena balapan sementara.

Kapolres usulkan kawasan stadion Kundungga jadi arena balapan sementara. anggota Satlantas Polres Kutim saat melakukan penertiban balapan liar di Sangatta.

SANGATTA, Kapolres Kutim AKBP FAUZAN Arianto sebelum pindah tugas sempat berwacana di Kutim berdiri sebuah sirkuit sepeda motor yang dapat menyalurkan hobi anak muda dalam balapan sepeda motor.

Niat itu dikemukakannya sehari sebelum menyerahkan tongkat komandonya kepada AKBP Aryansyah yang hari ini akan dilantik di Mapolda Kaltim, Kamis (9/7). Disebutkannya.  Dalam beberapa operasi tertib masyarakat, tim satlantas Polres  Kutim kerap menemukan dan menghentikan aksi balapan liar dalam kota Sangatta.

Selain meningkatkan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, kepolisian juga menyiapkan skema pembinaan dengan menyediakan ruang bagi remaja pecinta otomotif agar dapat menyalurkan hobinya secara legal.

Diakui keputusan membust sirkuitbalap motor sebsgai upaya jangka panjang untuk menekan balap liar yang kerap terjadi dan dikleuhkan masyarakat. Penertiban balapan luar selama ini, diakuinya  d tidak cukup diselesaikan melalui penegakan hukum semata. Tetapi ada kebijakan lebih panjang dan melibatkan banyak piha. ‘’pembinaan diperlukan agar para remaja memiliki wadah yang aman sekaligus berpotensi melahirkan atlet otomotif yang andal baik bagi Kutim maupun Kaltim,’’ sebutnya.

Sebagai langkah awal ia mempunyai ide menjadikan zsekitar lokasi di Stadion Kudungga menjadiarena balapan   bersama setiap minggu,  supaya adik-adik kita yang punya hobi otomotif juga tersalurkan bakatnya dan  tidak melakukan balap liar di jalanan umum,’’ dalam prapat dengan Bupati dan FORKOPIMDA Kutim di Mapolres Kutim, Rabu (8/7) kemarin.

Menindaklanjuti usulannya itu diungkapkan, Polres Kutim akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kutim untuk menyiapkan lokasi latihan di kawasan Stadion Kudungga.

Di sisi lain, Polres Kutim  tetap melakukan penindakan terhadap pelaku balap liar. hingga awal Juli 2026 situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kutim tergolong kondusif, meski sejumlah pelanggaran hukum, termasuk balap liar dan pencurian dengan pemberatan (curat), masih ditemukan. "Alhamdulillah, sampai dengan awal bulan Juli hingga saat ini situasi kamtibmas di wilayah Kutai Timur masih sangat aman dan kondusif," ujarnya.

Menurutnya, pengawasan  orang tua dan masyarakat menjadi faktor penting agar remaja tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan keselamatan diri dan orang lain. “kami menghimbau korang dan masyarakat  warga untuk  bersama-sama mengawasi lingkungan kita, anak-anak kita agsar tidak menyesal di kemudian hari,’’ imbuhnya.seraya menambahkan jalan umum diperuntukkan bagi aktivitas masyarakat sehingga tidak boleh dijadikan arena balapan karena membahayakan pengguna jalan lainnya.(sk03)

 

Share to:

Ivan

Editor