Isran : Keterlambatan Kedatangan Vaksin Covod 19, Merubah Jadwal
- editor@ivan
- 26 Jan 2021
- 424

SAMARINDA (26/1-2021)
Masalah distribusi dan pelaksanaan Vaksin Covid 19 di Kaltim dilaporkan Gubernur Isran Noor ke Menkes Budi Gunadi Sadikin. Dalam Rakor melalui Vicon, Isran menyebutkan terbatasnya pengiriman vaksin oleh pemerintah pusat menyebabkan distribusi ke daerah terlambat sehingga vaksin kepada tenaga kesehatan juga terlambat.
Disisi lain, kata Isran, geografi dan transportasi di Kaltim berbeda dengan di Pulau Jawa sehingga membuat jadwal vaksin tidak tepat waktu. “Kalau kita lihat perkembangan vaksinasi di Kaltim, karena mengikuti aturan, menyebatkan keterlambatan dalam pelaksanaan vaksin tenaga kesehatan kita," jelas Isran Noor, Senin (25/1) kemarin.
Dalam rakor, disbeutkan Kaltim bersyukur pemerintah pusat mengubah pola rekrutmen nakes yang akan divaksin. Sebelumnya, menggunakan pola SMS bagi nakes yang akan divaksin. “Alhamdulillah Pak Menteri sudah mengubah pola rekrut nakes yang divaksin dimana pola SMS dihapuskan, Kalau pakai yang lama , bisa-bisa tiga tahun belum selesai," ungkap orang nomor satu di Pemprov Kaltim ini.
Didampingi Sekretaris Daerah M Sa'bani, Kadis Kesehatan dr Hj Padilah Mante Runa, Kepala BPBD Yudha Pranoto dan Jubir Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, diungkapkan Kaltim siap menuntaskan vaksinasi sesuai yang ditargetkan pemerintah pusat, terutama tenaga-tenaga kesehatan diprioritaskan.
Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebutkan target penyuntikan vaksinasi untuk seluruh wilayah Indonesia sebanyak 181 juta orang dan selesai dalam kurun waktu 364 hari. "Berarti sehari ditarget minimal 1 juta orang divaksin. Tapi, faktanya hingga saat ini target itu belum tercapai, bahkan dibawah angka rata-rata penyuntikan," ujarnya.
Karenanya, Menkes sangat berharap para kepala daerah mendorong percepatan pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 di masing-masing daerah. "Jadi itu targetnya, Pak Gubernur. Kita harus kejar satu juta suntikan setiap hari, sehingga dalam 364 hari selesai. Pak Pangdam juga Pak Kapolda, bisa bantu ini," harap Menkes.
Sementara pelaksanaan vaksinasi Vaksin Covid-19 di dua daerah di Kaltim, yakni Kabupaten Kutai Kartanegara mencapai 54 persen dan Samarinda kisaran 30 persen lebih.(sK07)
Berita Lainnya

Membedah Dakwaan Kasus Gratifikasi Pejabat Kutim (9) : AMY Juga Membiayai Biaya Pemberitaan Positif Ism
SETELAH mendapatkan sejumlah paket proyek besar, AMYnbsp; tidak bisa lupa dengan janjinya kalaupun l ....
- editor@ivan
- 01 Des 2020
- 554

Kutim Terima 1000 Paket Sembako Dari IKA Unmul
SAMARINDA (28/8-2021)Sebanyak 10.000 paket sembako untuk warga masyarakat yang menjalani Isoman akia ....
- editor@ivan
- 28 Agu 2021
- 475

Wapres Kunjungi SD Muhammadiyah
SAMARINDA (2/11-2021) Titik pertama kunjungan di Tanah Borneo, Wapres sapa pelajar Sekolah Dasar di ....
- editor@ivan
- 02 Nov 2021
- 498

Peringatan Peristiwa Merah Putih Ditengah Pandemic Corona
SANGA SANGA (27/1-2021)Peringatan Peristiwa Merah Putih ke 47 digelar sederhana, namun tidak mengura ....
- editor@ivan
- 27 Jan 2021
- 482

Mahyunadi Membantah Ada Bagi-Bagi Uang, Namun Untuk Saksi Ada
SANGATTA (5/12-2020)Calon Bupati Kutim Mahyunadi membantah ada membagi-bagikan uang kepada pemilih, ....
- editor@ivan
- 05 Des 2020
- 551