Isran : Keterlambatan Kedatangan Vaksin Covod 19, Merubah Jadwal
- editor@ivan
- 26 Jan 2021
- 575
Gubernur Isran Noor saat mengikuti Rakor Evaluasi Pelaksanaan Vaksin Covid 19
SAMARINDA (26/1-2021)
Masalah distribusi dan pelaksanaan Vaksin Covid 19 di Kaltim dilaporkan Gubernur Isran Noor ke Menkes Budi Gunadi Sadikin. Dalam Rakor melalui Vicon, Isran menyebutkan terbatasnya pengiriman vaksin oleh pemerintah pusat menyebabkan distribusi ke daerah terlambat sehingga vaksin kepada tenaga kesehatan juga terlambat.
Disisi lain, kata Isran, geografi dan transportasi di Kaltim berbeda dengan di Pulau Jawa sehingga membuat jadwal vaksin tidak tepat waktu. “Kalau kita lihat perkembangan vaksinasi di Kaltim, karena mengikuti aturan, menyebatkan keterlambatan dalam pelaksanaan vaksin tenaga kesehatan kita," jelas Isran Noor, Senin (25/1) kemarin.
Dalam rakor, disbeutkan Kaltim bersyukur pemerintah pusat mengubah pola rekrutmen nakes yang akan divaksin. Sebelumnya, menggunakan pola SMS bagi nakes yang akan divaksin. “Alhamdulillah Pak Menteri sudah mengubah pola rekrut nakes yang divaksin dimana pola SMS dihapuskan, Kalau pakai yang lama , bisa-bisa tiga tahun belum selesai," ungkap orang nomor satu di Pemprov Kaltim ini.
Didampingi Sekretaris Daerah M Sa'bani, Kadis Kesehatan dr Hj Padilah Mante Runa, Kepala BPBD Yudha Pranoto dan Jubir Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, diungkapkan Kaltim siap menuntaskan vaksinasi sesuai yang ditargetkan pemerintah pusat, terutama tenaga-tenaga kesehatan diprioritaskan.
Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebutkan target penyuntikan vaksinasi untuk seluruh wilayah Indonesia sebanyak 181 juta orang dan selesai dalam kurun waktu 364 hari. "Berarti sehari ditarget minimal 1 juta orang divaksin. Tapi, faktanya hingga saat ini target itu belum tercapai, bahkan dibawah angka rata-rata penyuntikan," ujarnya.
Karenanya, Menkes sangat berharap para kepala daerah mendorong percepatan pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 di masing-masing daerah. "Jadi itu targetnya, Pak Gubernur. Kita harus kejar satu juta suntikan setiap hari, sehingga dalam 364 hari selesai. Pak Pangdam juga Pak Kapolda, bisa bantu ini," harap Menkes.
Sementara pelaksanaan vaksinasi Vaksin Covid-19 di dua daerah di Kaltim, yakni Kabupaten Kutai Kartanegara mencapai 54 persen dan Samarinda kisaran 30 persen lebih.(sK07)
Berita Lainnya
Isran Ajak Keluarga Besar Kanwil Agam Kaltim, Jaga Kamtibmas Kaltim
SAMARINDA (26/1-2021)Gubernur Kaltim Isran Noor menyampaikan tiga pesan bagi jajaran Kanwil Kemenag ....
- editor@ivan
- 26 Jan 2021
- 657
Anies Datang, Warga Masyarakat Menyambut Suka Cita
BALIKPAPAN (13/3-2022) Kedatangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bakmagnet bagi masyarakat dan ....
- editor@ivan
- 13 Mar 2022
- 567
Samarinda, Kubar, Kutim, PPU, dan Kukar Masuk Level 4
SAMARINDA (24/7-2021)Terus meningkatnya kasus Covid 19 di Kaltim, menyebabkan Kaltim bertahan di zon ....
- editor@ivan
- 24 Jul 2021
- 612
Prof. Dr. Habib Alwi’: Al-Qur’an dan Sunah Nabi bagai dua sayap yang saling melengkapi
PSANGATTA.Prof. Dr. Habib Alwi ysng secara khusus terbang dari Yamasnke Sangatta untuk menghadiri Ha ....
SATU KELUARGA TERBAKAR DI SANGATTA SELATAN
SANGATTTA (7/11)enatah apa yang menganggu pikiranade (48) warga gang amuntai jalaninpres sangatta s ....
- editor@ivan
- 07 Nov 2025
- 180

