Kutai Timur

Tersangka PENCULIK ROYYAN diamankan minta tebusan Rp 200 juta

 Tersangka PENCULIK ROYYAN diamankan  minta tebusan Rp 200 juta pesan penculik Royyan yang ditulis di sebuah karton

 SANGATTA,SWARA Kutim.(3/6)

                Muhammad Royyan prasetyo (7) warga kampung ator Desa Singa Gembara Sangatta Utara, yang dilaporkan menghilang sejak senin (1/6)lalu, ditemukan Rabu (3/6) dalam keadaan tak bernyawa di sebuah parit di Belakang Masjid Agung Al-faruk Bukit Pelangi Sangatta Utara.

Bocah yang akrba disapa Royyan ini dilaporkan Zulfa Adzkiya Zahidah ke Polsek Sangatta Utara menghilang dengan dugaan diculik sejak pukul 18.30 Wita.Z”saat menghilang Royyan mengenakan baju kaos lengan pendek  wrana merah dan celana panjang warna hitam. Informasinya ia dibawa orang  tak dikenal,”lapor Zulfa orang tua Royyan.

Sejak Royyan tidak ada ditemukan, upaya pencarian dilakukan disemua tempat termasuk ke wilayah ontang dan Samarinda. Keterangan ysang dihimpun swara Kaltim, Pelajar SD ini dibawa orang menggunakan mobil sebuah jasa transportasi sedang eksis di Sangatta.

DugaanRoyyan diculik, karena Polisi menemukan sebuah pesan yang ditulis di sebuah karton yang meminta tebusan sebesar Rp 200 juta. “Kalau masih mau ketemu sama Royan TF 200 juta, Paling lambat jam 10 malam ini,”tulis penculik seraya menyertakan no rekening 901970785960  dengan nama inisiAL My pada BANK SEABANK dengan menambahkan di bagian akhir pesannya penculik manambahkan uang masuk saya langsung antar anaknya ke situ

Setelah dua hari pencarian, kabar tak diinginkan akhirnya diterima keluarga Royyan, Rabu (3/6) pagi. “setelah dilakukan pengecekan ternyata korban yang ditemukan di Parit dekat Masjid Agung itu adalah Royyan korban penculikan”ujar sumber media ini.

Berdsarakan penyelidikan oleh Polres Kutim disaat proses visum et repertum jasad Royyan di Rsu Kudungga, polisi berhasil mengamankan seorang pria yang diduga tersangka penculik Royyan.”Tersangka satu profesi dengan Ayah Royyan, dan punya masalah dengan Ayah korban,” ungkap sumber media ini seraya menambahkan keadaan korban saat ditemukan.(sk01)

 

 

 

penulis@VAN

Penulis Sejak 07 Mar 2022