Petani Sawit Berharap Kasus Tahun 2018 Tak Terulang
- editor@ivan
- 24 Apr 2022
- 599
Akibat TBS anjlok, petani memilih membakar TBS ketimbang di jual dengan harga menyesakan dada yakni hanya Rp200 perkilogram(Foto Ist)
SANGATTA (24/4-2022)
Dihentikannya eskpor Minyak Goreng (Migor) serta CPO
oleh Presiden Jokowi, dikhawatirkan petani kelapa sawit yang selama setahun
terakhir kembali menikmati agar yang membahagiakan yakni rata-rata di atas Rp 3
ribu per kilogram.
Dinas Perkebunan Kaltim, merilis tim penetapan harga
Tandan Buah Segar (TBS) Sawit pada bulan
April 2022 untuk perhitungan harga TBS
pada periode April 2022 harga TBS di atas usia 10 tahun sebesar Rp3.452,16 perkilogram atau naik
Rp 231,27 dari harga bulan Maret. “Kalau bisa nggak turun lagi seperti beberapa
tahun lalu, kami yang tak bermitra dengan perusahaan bisa hancur lagi
jangan-jangan nanti TBS kami bakar saja karena tidak ada harganya,†ungkap
Ramli dan sejumlah petani sawit di Teluk Pandan.
Kepada Swara Kutim.com disebutkan akibat anjloknya
harga TBS beberapa tahun lalu, petani sawit rugi besar. “Bagaimana mau untuk
kalau harganya cuman Rp400 per kilogram, sementara biaya operasional termasuk
beli pupuk besar,†ungkapnya.
Sebagai petani, ujar Ramli mereka wajar khawatir
karena untuk menjual TBS ke perusahaan akan terhambat karena perusahaan umumnya
akan mengutamakan kebun sendiri. “Nggak mungkin perusahaan itu mau beli TBS kami, karena mereka lebih
utamakan hasil kebun sendiri untuk diolah menjadi CPO seperti yang terjadi tahun 2018. Akibatnya harga TBS kami
dihargai antara Rp200 hingga Rp400 per kilogram,†beber Ramli yang mengaku
menggarap perkebunan kelapa sawit sejak 10 tahun silam.
Terhadap keputusan Presiden yang menghentikan total
ekspor Migor dan CPO, Ramli dan puluhan petani berharap tidak terjadi penurunan
harga TBS seperti tahun 2018 lau. “Jka sampai terjadi, ini THR Tahun 2022 paling
pahit,†ungkapnya seraya mengumpulkan buah sawit yang berhamburan di tepi jalan
Sangatta – Bontang.(SK06)
Berita Lainnya
Kaltim Kehilangan Kursi Ketua Komisi di DPR-RI.
Ada sesuatu yang patut dicatatdari perubahan susunan pimpinan alat kelengkapan DPR RI, 19 Agustus 20 ....
Terapar Corona : Pimpinan Puskesmas Temindung Wafat Subuh Tadi
SAMARINDA (6/11)Warga masyarakat benar-benar diminta memperhatikan prokol kesehatan Covid 19, pasaln ....
SMA Filial Sandaran Layak Menjadi Negeri
SANGATTA (8/11)Pjs Bupati Kutim Jauhar Efendi, mengakui Kecamatan Sandaran yang merupakan kecamatan ....
- editor@ivan
- 08 Nov 2020
- 871
Putra Tenggarong Jadi Danrem 091 ASN
BALIKPAPAN (16/3-2022)Jabatan Danrem 091 Aji SuryaNatakesuma, Rabu (16/3) diserah terimakan dari Bri ....
- editor@ivan
- 16 Mar 2022
- 669
Jembatan Mahakam Aman Dilewati Kendaraan
SAMARINDA (1/9-2021)Kondisi Jembatan Mahakam yang tertabrak tongkang pada Senin (30/8),nbsp; masih b ....
- editor@ivan
- 01 Sep 2021
- 781

