SISWA BARU SDN 6 Sangatta Utara masih mengenakan pakaian biasa saat bsaru masuk sekolah mereka sedang mengikuti MPLS.
SANGATTA.
hari pertama masuk sekolah bagi
siswa baru seperti siswa kelas 1 sd, sltp dan slta mrupakan hari mendebarkan
karena harus berhadapan dengan lingkungan baru baik teman sekelas, sekolah
maupjun pola belajarnya. kondisi ini akan dialami anak-anak baru yang masuk sd
yang biasa suasana sekolah semasa di tk jauh berbeda di SD.
akibatnya banyak anak menangis
ketika masuk sekolah di hari pertama ini wajar karenabelum biasa dengan sikon
sekolah baru. konfdisi dihari- haroi pertama masuk sekolah ini, diakui ketua
tim pkk kutim siti robiah menjadi perhatian orang tua karenanya ia mendukung
pemkab kutim yang menkampyekan gemar (geraka ayah mengambil rapor anak ) dan gemas (gerakan ayah mengantar anak di
hari pertama sekolah) seperti dalam surat edaran bupati kutim tertanggal 16
juni 2026.
Sebagai orang tua, istri Bupati
Kutim Ardiansyah Sulaiman ini, Senin (13/7) ikut berbaur dengan sejumlah orang
tua yang mengantar anak mereka masuk sekolah di SD N 006 Sangatta Utara.
IApun Bersama Wabup Kutim Mahyunadi dan Kadis dikbud Kutim
Mulyono memanatau pelaksanaan hari
pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD N 006 Sangatta Utara yang
berlangsung semarak.
Perubahan mendasar program wajib
belajar 13 tahun yakni anak usia 9
hingga 12 tahun diwajibkan mengikuti
satu tahun pendidikan pra sekolah di TK sebelum ke SD. Kenapa 13
tahun, karena satu tahun di pra sekolah itu penting untuk memaksimalkan masa
kemasan pertumbuhan otak anak. ‘’di fase inilah kita mempersiapkan karakter,
mental, dan kemampuan sosial anak sehingga saat masuk SD sudsh Siap mental san
spritualnya,’’ kata Siti RobiaH Dihadapan ratusan orang tua murid termasuk guru
danundangan lainnya.
Iapun berharap MPLS Yang digelar
serentak di semua sekolah berlangsung aman dan lancar, iapun menaharuh harapan
agar MPLS digelar dengan suasana ramah dan menyenangkan bagi anak-anak. Jika
membuat hati anak gembira suana baru sekolah ini membuat anak semangat untuk ke
sekolah karena ada teman dan suasana baru bukan trauma yang membuat anak enggan
ke sekolah. ‘’ saya titip kepada para pendidik, jadikan sekolah sebagai tuan
rumah kedua bagi anak-anak kita, suasana sekolah divuat penuh dengan kasih
sayang katenanya susun kurikulum MPLS
yang kreatif , edukatif dan rekreatif . Kenalkan ekosistem sekolah siapa siapa
guru, siapan temanm barunya termasuk
hal-hal yang baru dengan cara bernyanyi dan bermain,’’pesannya seraya
mengingstkan selama MPLS proses yang terkesan memaksa dan kaku harus
dihilangkan .
Bagaimana program transisi dari
TK Ke SD yang berlangsung menyenangkan dan penuh kegembiraan bagi anak-anak.’’ Mereka jangan dibebani
dengan target membaca, menulis dan berhitung tetapi mereka haruis gembira dan
bahagia di sekolah barunya,’’ tandasnya.
Harapan SITI Robiah ini sudah
dilaksanakan di SD 006 Sangatta Utara dimana semua siswa baru yang datang masih
mengenakan pakain bebas tnpa seragam sekolah, sementara mereka disambut dengan
suka cita oleh kakak kelas yang secara khusus menyambu mereka dengan berbagai
tarian dan nyanyian.(fan)
Berita Lainnya
Diminta 3, Kaltim Usulkan 10 Paket ke Menteri P2N
SAMARINDA (17/3-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Gub ....
- editor@ivan
- 17 Mar 2022
- 711
Firgasih Digantikan Gazali
SANGATTA (2/9)Ahmaad Gazali, Kamis (2/9) dilantik menjadi anggota DPRD Kutim dengan sisa masa bakti ....
Piter Buyang : Saya Dipukul Dengan Vas Bunga Hingga Kepala Berdarah
SANGATTA (27/11-2020)Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Kutim, Piter Buyang membantah tela ....
- editor@ivan
- 27 Nov 2020
- 3694
Isran : Izin Tambang Cukup Camat Saja Â
SAMARINDA (27/4-2022) Demi memberi kesempatanberusaha, Gubernur Kaltim Isran Noorberharap izin galia ....
- editor@ivan
- 27 Apr 2022
- 980
Mental Remaja PPGT Elim Sangatta ditempa di teluk lombok
SANGATTA (31/7) Pantai Teluk Lombok yang terkensal keindahan alambaharinya,nbsp; tak hanya mengikis ....
- editor@ivan
- 31 Jul 2025
- 85


