Kalimantan Timur

Ivan Satu Almamater Dengan Ngayoh

Ivan Satu Almamater Dengan Ngayoh Jenazah mantan Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayoh saat dibawa ke pemakaman

SAMARINDA (10/2-2021)

Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Almarhum DR Yurnalis Ngayoh – mantan Gubernur Kaltim, Pemprov Kaltim menggelar upacara khusus pelepasan di rumah kediaman pria kelahiran Barong Tongkok – Kubar ini.

Sayangnya, karena pandemic Covod 19, pemberangkatan pemakaman jenazah Almarhum Yurnalis Ngayoh, tidak bisa diikuti pejabat Pemprov Kaltim. “Kami-kami yang saat ini masih bertugas di Pemprov Kaltim sangat mengenal pribadi beliau yakni ramah, sederhana, selalu melayani dengan senyum kepada siapa saja meski staf biasa,” kenang Syafranuddin – Kepala Biro Humas Kaltim.

Saat mendampingi Wagub Hadi Mulyadi yang hadir mewakili Gubernur Isran Noor dan Pemprov Kaltim, pria yang akrab disapa Ivan ini ternyata punya kesan khusus dengan almarhum. Dalam penuturannya, mengenal suami Helena Nontje . “Kediaman kami berdekatan  sekali di Tenggarong, bahkan Ibu Helena adalah guru saya sewaktu di SMA Negeri 1 Tenggarong,” ungkapnya.

Saat menjadi Pegawai Pemda Kutai (sekarang Kukar,red), ia mengaku sering  bertemu dengan ayah dari Adrianus Inu N, Irene Yuriantini, Victor A Yulian dan Ayang Victoria Meity  ini, terlebih ketika kunjungan kerja ke Kutai. “Yang lebih berkesan itu, saat kami sama-sama kuliah S2 di Universitas Wijaya Putra Surabaya. Pak Ngayoh saat itu kalau nggak salah sudah Wagub, tapi beliau tak menunjukan seorang Wagub. Kalau masuk ruang kuliah tepat waktu, aktif dan mengerjakan tugas sendiri layaknya mahasiswa lainya, disanalah saya melihat kesederhaan dan kegigihan beliau untuk belajar dan terus belajar hingga meraih gelar Doktor,” ungkap Ivan seraya menambahkan keluarga Pak Ngayoh semuanya ramah dan nggak pernah marah dengan orang.

Ivan mengaku senang  bisa hadir di pemberangkatan jenazah Yurnalis Ngayoh, bahkan ia tak henti-hentinya menatap gambar Helena Nontje yang baru ia ketahui telah meninggal dunia. “Ibu Helen, lembut sekali dalam menyampaikan pelajaran, sama dengan Pak Ngayoh,” bebernya seraya memegang peti jenazah almarhum Yurnalis Ngayoh yang sudah tertutup Bendara Merah Putih.(*/sK08)


editor@ivan

Penulis Sejak 01 Nov 2020