Kalimantan Timur

hingga pukul 21.00 WITA Pencarian hasrianto masih nihil , Dilanjutkan besok.

hingga pukul 21.00 WITA Pencarian hasrianto masih nihil , Dilanjutkan besok. personil SAR pOS Sangatta sedang melakukan pencarian Hasrianto di laut Kutai Timur.

SANGATTA,

Hingga Ahad (19/7) pukul 21,00 Wita pencarian Hasrianto, warga Muara Badak ulu yang dikabarkan menghilang sejak Rabu (15/7) lalu,belum berhasil. Berbagai sumber daya telah dikerahkan tim gabungan yang terdiri Basarnas, Polairud Polda Kaltim, Tni AL pos MuaraBadak termasuk SAR pos Sangatta.

DWI ADI W. Kepada SWARA Kutim sebagai koordinator SAR Pos Sangatta,  Pukul 21,00 Wita lalu menerangkan hasil pencarian masij hinil sehingga dihentiksn sementara dan akan dilanjutkan senin (20/7) besok,’’Informasi yang kami terima pencarian har ini nihil karena sudah malam sehingga di hentikan sementra, dilanjutkan Senin besok.’’ terangnya.

Diakui selama pencarian dilakukan, hambatan yang dihadpi semua tim ysakni gelombang yang begitu besar sehingga mempengaruhi jalan armada untuk memperluas jangkauan pencarian. ‘’Selain gelombangtinggi  cuaca yang cukup panas membuat personil kelelahan terlebih-lebih di laut. ‘’ sebut Dwi ADI W, AHAD (19/7) siang.’’ Terang Dwi Adi W. Ahad (19/7) malam.

Terkait penyebab hilangnya Hasrianto tim memperkirakan beberapa penyebab diantaranya korban mengalami kerusakan mesin sehingga dihantam gelombang dan ia terjatuh ke laut, sementra kapal motornya terbawa arus hingga Muara Berau. ‘’ dugaan kami korban mancing masih di sekitar perairan Muara Badak karena mengalami kerusakan mesin sehingga Kapalnya kaeam kwmudian korban yang bisa berenang terjatuh ke laut sementara kapal terbawa arus ke arah Berau, ‘’ beber pria yang akrab disapa bowo ini.

‘’Semoga saja korban saat terjatuh ke laut berpegangan dengan benda yang dapat menjadi pengapung dirinya atau paling tidak bisa mempertahankan kepala di atas permukaan laut seperti yang dilakukan sejumlah nelayan Sangatta beberapa tahun lalu’’ doa Dwi Adi W,.

Terkait rencana pencarian besok, diakui sebagian besar menyisir sekitar pantai mulai Bontang hingga Tanjung Mangkaliat Sandaran.Hasrianto (37)  Seorang nelayan asal Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, sejak Rabu (15/7)  dilaporkan keluarganya hilang saat mancing. Sementara perahunya ditemukan  di perairan Muara Berau. Pencarian terhadap Hasrianto hingga sabtu (18/7) terus dilakukan.

Keluarga Hasrianto  bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri. Dalam proses tersebut, sejumlah nelayan yang melintas di perairan Muara Berau menemukan sebuah kapal yang diduga digunakan Hasrianto  dalam kondisi setengah tenggelam.

Dugaan itu ternyata benar setelah  keluarga Hasrianto  mengeali ciri-ciri kapal yang ditemukan  milik Hasriarto namun  korban tidak ditemukan di dalam maupun di sekitar perairan muara Berau.

Kapolsek Muara Badak IPTU Danang Wahyu Rahardika menyebutkan Polsek Muara Badak menerima laporan orang hilang saat melaut mencari ikan.laporan diterima setelah keluarga melakukan pencarian sendiri dan memperoleh informasi dari nelayan yang menemukan kapal yang diduga milik korban.“Saat ini yang baru ditemukan adalah kapalnya. Korban masih dalam pencarian,” ujarnya.

 

Hilangnya Hasrianto sudah dilaporkan ke Polres Berau dan Kutim sehingga saat ini Pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Bontang, Polsek Muara Badak, Damkar Muara Badak, dan Basarnas dibantu SAR POS Sangatta dan BERAU. .Penyisiran terus dilakukan di sekitar lokasi penemuan kapal dengan harapan korban segera ditemukan dalam keadaan sehat waalfiat atau sudah diselamatkan nelayan lain yang kebetulan melihat korban. (SK01)

 

 

 

Share to:

Ivan

Editor