Ekonomi dan Keuangan

Gubernur Harapkan Sewa Lahan di KEK MBKT Untuk Sementara Ditiadakan

Gubernur Harapkan Sewa Lahan di KEK MBKT Untuk Sementara Ditiadakan KEK MBTK di Kutim.(Foto Ist)

SAMARINDA (8/4-2021)

                Gubernur Kaltim Isran Noor berharap  Pemkab Kutim melakukan evaluasi soal  sewa lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batura Trans Kalimantan (MBTK) agar  menarik minat investor.

                Kepala Biro Humas Setda Kaltim, M Syafranuddin, Rabu (7/4) menerangkan gubernur minta sewa lahan di KEK MBTK ditiadakan untuk sementara waktu  hingga perusahaan yang  berinvestasi benar-benar aksis dalam berusaha.

Harapan itu dikemukakan gubernur  karena  melihat  KEK MBTK yang belum menarik minat investor  sementara  dua KEK  yang diresmikan Presiden Jokowi, berhasil. “Memang ada beberapa hal yang menjadi kurang minatnya investor berusaha di KEK MBTK seperti belum adanya listrik, jalan serta telekomunikasi dan sewa lahan,” ungkap Jubir Pemprov Kaltim.

                Lebih jauh dijelaskan, jika sewa lahan bisa diberikan gratis dalam 5 hingga 10 tahun, maka biaya operasional bisa ditekan untuk sementara waktu sehingga kegiatan perusahaan bisa jalan. Sementara itu, informasi yang didapat Pemprov Kaltim, PLN dalam waktu tidak lama akan memasang jaringan listrik ke KEK Maloy namun terkendala lahan tower yang  berada dalam kawasan sejumlah perusahaan.

                Gubernur Isran, ujar  Ivan berharap KEK Maloy dalam beberapa tahun kedepan benar-benar terwujud menjadi tempat  investasi yang nyaman dan aman, sehingga membuka lapangan kerja bagi warga Kaltim terutama  Kutim.

                KEK MBTK diresmikan  Presiden Joko Widodo (Jokowi)  pada 1 April 2019 bersama KEK Bitung (Sulawesi Utara) dan KEK Morotai di Maluku Utara.(*/sK7)

editor@ivan

Penulis Sejak 01 Nov 2020