BUPATI kUTIM Ardiansyah bertemu dengan teman-teman semasa SD di dapur Leiqa Tenggarong.
TENGGARONG.(10/7)
Kepedulian Ardiansyah Sulaiman kepada
kawan-kawannya semasa sekolah terutama di SD 5 Teladan Tenggarong tak pernah hilang. Kenangan semasa duduk di
bangku kelas 4 hinggga 6 SD ternama di
Kutai ini menjadi pembicaraan hangat antara pria yang akrab disapa Didi oleh teman sekolahnya ini terjadi Jumat
(10/7) siang saat mereka lepas kangen.
“ Masya Allah sudah 49 tahun etam bepisah, alhamdulillah
saat ini ALLAH mempertemukan kembali,” ujar Iriansyah salah satu teman Bupati
Kutim ini ketika mereka berjumpa di dapur Leiqa Tenggarong.
Pertemuan yang digelar santai itu
hanya diisi dengan berbagai cerita semasa sekolah termasuk menelusuri keberadaan
teman mereka yang sudah lama tidak diketahui keberdaanya. Yang membuat alumni SD 005
Teladan Tenggarong Tampak gembira yakni ketika mengingat masa keberhasilan
mereka menjuarai berbagai lomba dan pertandingan. Suasana menjadi hiruk pikuk
ketika Effi Rozana memperlihatkan foto mereka sedang mengikuti lomba paduan
suara se Kutai tahun 1976 ketika menyambut Hari kemerdekaan RI ke 31.
‘alhamdulillah berkat bimbingan
guru- guru kita dulu seperti Pak Musa dan Kepala Sekolah Pak Ence Mohd Idris,
sekolah kita selalu berhasil di sretiap perlombaan atau pertandingan baik
Pemilihan Pelajar Teladan, Perwakilan ke Jamnas di Sibolangit sumut mapunlomba SKJ
da n gerak jalan,’ kenang Ardiansyah Sulaiman sambil mengamati foto yang
diperlihatkan Effi Rozana.
Beberapa teman Ardiasyah menyebutkan
kini teman-teman mereka sudah menyebar ke banyak daerah dengan profesi kerja masing-masing, namun sebagian besar ada di Tenggarong,”
kami berpisah dengan Ardiansyah Ketika ia melanjutkan sekolah ke Samarinda’’
beber Iriansyah yang akrab disapa Tunden.
Bagi mereka bersekolah di SD 005 Teladan
merupakan kebangaan terendiri karena sekolah mereka terkenal dengan prestasinya
serta SD yang sudah punya areaL Kebun DAN Perikanan. “SETIAP sabtu kami sudah
dikenalkan dengan cara berkebun dan memilahara ikan, kegiatan itu sungguh
menyenangkan kami karena sebagai tempat belajar sekaligus bermain,’’ aku Tunden
yang terakhir bekerja sebagai PPL di Kukar.
Terkait Ardiansyah, mereka mengakui
pribadi yang kalem, menyenangkan, peduli teman dan punya baksat memimpin luar
biasa. setiap ada pelajaran yang susah, ia suka membantu teman untuk
menyelesaikan tugas kami,’’ kenang ida yang tempat tinggalnya berdekatan di Sukarame.(sk06)
Berita Lainnya
PDAM Kutim Peduli Kalsel
SANGATTA (21/1-2021)Kepedulian warga Kaltim terhadap nasib yang dialami warga Kalsel, tinggi. Belum ....
- editor@ivan
- 21 Jan 2021
- 589
Bupati Ardiansyah : Jadilah Pemimpin Bukan Sekedar Pejabat
SANGATTA (27/8-2021)Setelah melewati waktu 6 bulan sejak dilantik sebagai Bupati Kutim, Ardiansyah S ....
- editor@ivan
- 27 Agu 2021
- 854
Gubernur Terbitkan 2 Ingub Untuk Tangani Covid 19 di Kaltim
SAMARINDA (21/7-2021)Menindaklanjuti Inmendgari dan mempercepat penanganan kasus Covid 19 berikut da ....
- editor@ivan
- 21 Jul 2021
- 530
Lapor ke Bawaslu : Tim Makin Menduga Ada Pelanggaran di Pilkada
SANGATTA (14/12-2020)Sejumlah laporan tim Pemenangan Mahyunadi dan Lulu Kinsu (Makin) dilayangkan ke ....
- editor@ivan
- 14 Des 2020
- 742
MAHASISWA DAN MASYARAKAT KUTIM GELAR AKSI DAMAI DI BUKIT PELANGI TUNTUT KAPOLRI DICOPOT
sangatta(1/9)kalangan mahasiswa dan sejumlahmasyrakat dinbsp; kutim tergabung dalamaliansi kutim mel ....
- editor@ivan
- 01 Sep 2025
- 116


