Pendidikan

36 pelajar pilihan di gembleng di Pusdiklat Paskibraka

36 pelajar pilihan di gembleng di Pusdiklat Paskibraka 36 peserta siap masuk Pusdiklat Paskibraka Kutim Tahun 2027

sangatta,

badan kesatuan bangsa dan politik (kesbangpol) kutai timur (kutim) rabu (29/7) memulai  pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) serta tantingan calon pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) tahun 2026  di halaman gedung bkpsdm kutim.

pusdiklat yang dibuka kabid ideologi wawasan kebangsaan, sosial budaya, agama, dan kemasyarakatan hj hapiah mewakili kabankesbangpol diikuti sebanyak 36 pelajar slta se kutim mereka akan mengikuti karantina selama 20 hari hingga peringatan upacara hari ulang tahun (hut) ke-81 kemerdekaan republik indonesia, senin (17/8) mendatang.

kepala badan kesbangpol kutim, tejo yuwono sebagai pembina upacara. berharap peserta untuk fokus dengan kegiatan selama pusdiklat digelar. ‘’ banyak hal yang didapat selama mengikuti pusdiklat diantaranya wawasan kebangsaan yang beririsan dengan mata pelajaran di sekolah, selain itu kalian akan memahami arti kebersamaan yang kerap diimplementasikan dalam pergaulan sehar-hari,’pesan kabangpol kutim dalam amanat tetulisnya.

hj hapiah menerangkan selama mengikuti pemdidikan, peserta akan mendapat bimbingan dan dilatih tim gabungan dari tni dan polri serta purna paskibraka. :selama mengiukti pelatihan di pusdiklat,’ peserta akan dipantau kesehataanya oleh tim kesehatan.

dijelaskan sebelum masuk pusdiklat, calon peseta harus mengikuti seleksi administrasi wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum hingga fisik.’’kalian patut  bersyukur karena dari ribuan pemuda di kutim hanya 36 orang terpilih untuk itu ikuti pusdiklat ini dengan sungguh-sungguh hingga membagakan swkolah dan keluarga,’’ pesan hapiah seraya berpesan  peserta menjadikan pusdiklat sebagai tempat membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai pancasila, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang mampu menjadi teladan di masyarakat.

ketua panitia petty patia sari menjelaskan digelarnya  pusdiklat untuk  membentuk calon paskibraka yang siap secara fisik, mental, disiplin, dan berkarakter kebangsaan sesuai nilai-nilai pancasila.“pelatihan ini diselenggarakan untuk mempersiapkan peserta agar mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera merah putih dengan penuh tanggung jawab, sekaligus membentuk jiwa kepemimpinan, integritas, patriotisme, dan semangat nasionalisme pada peringatanhut ri kr 81mendatang,” ujar petty.

disebutkan 36 pesertapeserta diklat yang panggil   terdiri dari 18  orang putra dan putri. mereka adalah siswa-siswi terbaik hasil seleksi dari sekolah sma/smk/sederajat se kutai timur. mereka akan mengikuti pendidikan terpusat  hingga 17 agustus 2026.,’ ujar ibu dari zidan asal Muara Bengkal yang kini sedang menempuh pendidikan di Akmil Magelang..

‘’calon paskibraka kutim tahun 2027 ini  akan mengikuti pembinaan dan ideologi, materi wawasan kebangsaan dan pembinaan nilai-nilai pancasila dan kewarganegaraan, kewaspadaan dan ketahanan nasional, pancasila, literasi digital, wawasan kebangsaan, revolusi mental, dan kepaskibrakaan,” ungkapnya selain itu mengikuti program tantingan yakni memasuki “desa bahagia” melalui pengguntingan pita simbol dimulainya masa karantina para calon paskibraka di asrama.(sk04)

 

Share to:

Ivan

Editor