Kutai Timur

Tahun Depan, Bupati Naikan Tpp ASN sebesar 37 persen.

Tahun Depan, Bupati  Naikan Tpp ASN sebesar 37 persen. SEJUMLAH ASN PEMKAB KUTIM MENGIKUTI APEL PAGI SETIAP HARI DI KTR BUPATI.

 SANGATTA

Kabar Gembira bagi asn pemkab kutim, di awal bulan agustus 2026 tersiar kabar Pemkab Kutim di tahun anggaran 2027 mendatang berencana menaikan tambahan penghasil pegawai (TPP) sebesar 37 persen , meski baru setengah dari penurunan TPP tahun ini yang mencapai 50 persen lebih.

Kabar Kenaikan 37 persen itu disampaikan Sekda Kutim Rizali Hadi seperti dilansir ProKutim portal berita milik Pemkab Kutim.

Disebutkan, kebijakan menaikan TPP di tsahun depsan sudah tergambsr dalsam KUA PPAS tahun 2027 yang disampaikan ke DPRD Kutim belum lama ini. ‘’skema ini bagian dari komitmen Pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai di tengah naiknya sejumlah harga barang  Atau Sembako, dengan dinaikannya kembali TPP ini diharapkan kualitas pelayanan publik semakin membaik.

Disebutkan dana yang disediakan untk TPP tahun depan mencapai Rp 700 M atau naik Rp 200 M dari tahun 2026 yang mencapai Rp 500 M. Dijelaskan, dilakukan kenaikan TPP setelah dilakukan kajian mendalam terutama terhadap fiskal daerah tahun depan. “karenanya kemamouan fiskal tahun depan dibarengi dengan memperkuat pendapatsan daerah  agar menunjang semua program dan kebijakan Pemkab secara berkelanjutan,’ ujar Rizali Hadi yang juga etua TAPD Kutim.

Lebih rinci dijelsaskan kenaikan TPP tidak saja bagi pejabat struktural tetapi jabatan lain yang ada di Pemkab Kutim termasuk jabatan fungsional , pendidik, kesehatan dan pelaksana.

Diakui pegawai Pemkab Kutim yangberjumlah ribuanorang tersebsr di semua kecamatan, diharapkan dengan naiknya TPP  semakin mengairahkan pegawai dalam melaksanakan tugas pelayan publik. Selsin itu mendorong daya beli masyarakat kembali bergairah. ‘’ tentu perputaran uang diharapkan lebih stabil dan mendorong ekonomi rakyat juga membaik di tengah ekonomi nssional yang bergejolak saat ini,'' sebut Rizali Hadi. SANGATTA,swara Kaltim

APBD Kutim tahun 2027 mendatang diprediksi mencapai RP 6,1  triliun dengan perhitungan pendapatan daerah RP 6,1 Triliun dengan  Belanja Daerah Rp 6.075 trilun sehingga ada surplus RP 25 miliar.

 SEPERTI DIBERITAKAN, apbd kutim tahun 2027 mendatang diperkirakan mencapai Rp 6,1 triliun dan dibelanjakan sebesar Rp 6.075 triliun sehingga ada surplus Rp 25 M.

Gambaran APBD Kutim tahun 2027 itu diungkapkan Bupati Ardiansyah Sulaiman saat menyampa menyampaian nota  KUA dan PPAS  tahun Anggaran 2027 ke DPRD Kutim.Senin (27/7) lalu.

APBD Kutim Tahun 2027 diproyeksi dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp283,78 miliar,transfer dari pemerintsah pusat sebesar Rp5,62 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp3,93 miliar.

                Sementara belanja daerah ditargetkan sebesar Rp6,075 triliun  meliputi belanja operasi sebesar Rp3,55 triliun, belanja modal Rp1,70 triliun, belanja tidak terduga sebesar Rp30 miliar, serta belanja transfer sebesar Rp280,47 miliar.

‘’Alokasi belanja daerah ini diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan, peningkatan pelayanan publik, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,’’ beber bupati.(SK01)

 

Share to:

Ivan

Editor