Bangunan yang ambruk akibat tanah longsor di Selili Samarinda. (Foto Ist)
SAMARINDA (28/11-2020)
Hujan yang mengguyur Samarinda, Sabtu (28/11) menyebabkan tanah longsor di Jalan Lumba-Lumba Keluarahan Selili Samarinda Ilir. Keterangan yang dihimpun Swara Kutim.com, bencana alam yang terjadi pukul 09.00 Wita ini 14 bangunan 1 diantaranya rumah ibadah, rusak.
Nanang Arifin - TRC BPBD Kota Samarinda menerangkan rumah ibadah yang rusak adalah Musholla As- Sholihin, sementara rumah yang terkena sebanyak 13 unit. “Ada 13 KK dengan 58 Jiwa, tidak ada korban jiwa,†terang Nanang.
Terkait korban, ia menyebutkan ada yang bertahan di lokasi namun ada juga yang sudah mengungsi ke tempat keluarga. Setelah meninjau lokasi, Nanang mengungkapkan di lokasi sulit kembali untuk dibangun kembali karena kondisi tanahnya.
Disebutkan, mencegah terjadi kecelakaan lainnya terutama dampak listrik yang putus, PLN Samarinda sudah melakukan pengisolasian sehingga lokasi aman dari listrik selain itu aliran listrik masih bisa dialirkan kepada warga masyarakat lainnya. “Menurut warga, tanahnya labil sehingga ketika hujan lebat tanah langsung bergeser bahkan ketika kami ke lokasi, tanahnya masih bergerak,†ungkap Nanang.(sK06)
Berita Lainnya
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Kutim Berlakukan Jam Malam
SANGATTA (13/11)Terus meningkatnya penderita Covid 19 di Kutim, membuat Pjs Bupati Kutim bersama Sat ....
- editor@ivan
- 13 Nov 2020
- 627
pawai ta'ruf disambut suka cita warga Kutim
SANGATTA (13/7)masyarakat kutai timur (kutim)menyambut hangat peserta mtq kaltim ke 45 yang nanti ma ....
- editor@ivan
- 13 Jul 2025
- 63
Sidang Pejabat Kutim Dilanjutkan Tahun Depan
JAKARTA (21/12-2020)Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda,hari i ....
Taka Pakai Masker, Siap-Siap Kena Hukuman
SANGATTA (11/11)Warga Sangatta atau siapapun yang berada di Kutim, tidak menggunakan masker di tempa ....
- editor@ivan
- 11 Nov 2020
- 800
3 RIBU LEBIH P3K KALTIM ANGKAT SUMPAH
nbsp;SAMARINDA (7/5))setelah menunggu harap harapcemas akibat kerap berubahnya kebijakan pemerintah ....
- editor@ivan
- 07 Mei 2025
- 138




