upaya tim gabungan memadamkan api di lahan yang terbakar
Dua Titik Karhutla di Sangatta
Selatan, Sekitar 10 Hektare Lahan Terbakar
SANGATTA
Meski telah mereda, ternyata
kebakaran hutan dan lahan di Kutim kembali marak terutama di Sangatta Selatan, pada
selasa (3/11) diketahui ada 2 titik baru terpantau. Dari kedua lokasi ini lahan
yang terbakar diperkirakan mencapai 10 Ha.
Kapolsek Sangatta Utara AKP
Bambang Eko menyeutkan lokasi Karhutla di Sangatta Slatan itu berada di KM 22
jalan Bontang – Sangatta tepatnya di RT 22 dan 23 Dusun Mekar Baru, Desa
Sangkima, serta Gang Damai, Desa Pinang Raya.
Mendapat laoran ada titik Karhutla
baru, polsek Sangatta Utara bersama tim gabungan langsung bergerak menuju
lokasi untuk melakukan pemadaman. “Begitu menerima laporan adanya titik api
baru, personel gabungan langsung menuju
lokasi untuk melakukan pemadaman. Kami bersama unsur TNI, Polri, BPBD, Polhut,
LKK, GEPAK, dan staf Kecamatan Sangatta Selatan berupaya mengendalikan
kebakaran agar tidak meluas,” sebut AKP Bambang Eko seraya menambahkan informasi
pertama diterima pada pukul 13.18 Wita
di kawasan Kilometer 22, kemudian kedua pada pukul 13.23 Wita di Gang Damai, Desa
Pinang Raya.
Dauntuk memadamkan a;pi di
kedua lokasi , tim mengerahkan personel dari berbagai instansi, termasuk 32
personel Polisi Kehutanan, empat personel BPBD Kutim, empat personel TNI dan
Polri, serta unsur Brimob, kecamatan, kelurahan, dan organisasi masyarakat.
Sejumlah armada pemadam juga
dikerahkan, di antaranya mobil tangki Kecamatan Sangatta Selatan berkapasitas
1.200 liter, kendaraan BPBD berkapasitas 4.000 liter, dua mobil suplai air
Taman Nasional Kutai (TNK) berkapasitas 5.000 liter, serta satu unit mobil
pemadam kebakaran.
AKP Bambang Eko mengingatkan
masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut
berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas, terutama saat kondisi lahan
kering.
“Kami sudah sering mengingatkan
masyarakat agar tidak membuka lahan
dengan cara dibakar. Kebiasaan ini sangat berbahaya karena api bisa merambat
dan mengancam permukiman warga,” tegasnya.
Kebakaran yang melahap 10 Ha
lahan di Sangatta Selatan ini, diakui tidak ada korban jiwa maupun kerugian
materiil akibat kejadian tersebut. ‘’Polsek Sangatta Utara bersama tim gabungan
juga terus mengintensifkan patroli dan mengajak masyarakat segera melaporkan
apabila menemukan titik api.
‘’Upaya ini menjadi bagian
dari pencegahan karhutla sekaligus menjaga keamanan lingkungan dan keselamatan
masyarakat di wilayah Kutai Timur,’ sebut Bambang Eko.(Sk02)
Berita Lainnya
Berkas Pekara Ism disatukan Dengan EUF, Mus dengan Sur dan AET Tersediri
SAMARINDA (12/11)Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda, telah memberi nom ....
- editor@ivan
- 12 Nov 2020
- 827
Usai Perah Susu Sapi, Isran dan Hadi Cicipi Susu Produk Pesat
SAAT bertandang ke kawasan Peternakan Sapi Terpadu (Pesat) dibuat PT Kaltim Prima Coal (KPC), Gubern ....
- editor@ivan
- 24 Jun 2021
- 953
Zakat Fitrah di Kutim Tertinggi Rp37 Ribu Perjiwa
SANGATTA (10/4-2022)Besaran zakat fitrah di Kutai Timur (Kutim) tahun2022 atau 1443 H ditetapkan ter ....
- editor@ivan
- 10 Apr 2022
- 708
Cairan etomidate termasuk Narkotika, toko vape dilarang membeli dan menjual.
SANGATTA.adanya vape mengandungetomidate di sejumlah daerah, Menjadi perhatian Polres Kutim terutama ....
Setelah Unggul : ASKB Ajak Pendukungnya Bersyukur dan Menjaga Kamtibmas Kutim
SANGATTA (9/12-2020)Pasangan Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (ASKB) mengingatkan pendukungnya ....
- editor@ivan
- 09 Des 2020
- 910

