Kalimantan Timur

status  pencarian Hasrianto  dirubah menjadi pemantauan

status  pencarian Hasrianto  dirubah menjadi pemantauan TIM SAR pOS Sangatta saat melakukan pencarian Hasrianto di Perairan Kutim

SANGATTA,

memasuki hari ke 8, pencarian Hasrianto yang hilang di laut sejak Rabu (15/7), hari ini terus berlanjut namun status pencarian berubah menjadi pemantauan. Perubahan status ini, sebiut Dwi Adi W.sebagai koordinator SAR POS Sangatta, sesuai SOP dan sesuai arahan pimpinan mengingat Hasrianto belum ditemukan.

SAR Pos Sangatta yang sejak pekan lalu, terlibat aktif melakukan pencarian warga Muara Badak Hulu ini sudah melakukan pencarian di perairan Kutim hingga Bontang.tekad menemukan untuk menemukan Hasrianto yang hilang ketika mancing Rabu (15/7) lalu, SAR Pos Sangatta pada awalnya menerjunkan  6 orang personilnya, namun sejak Senin (2/7) lalu  ditambah 3 orang sehigga menjai 9 orang. mereka tergabung tergabung dalm tim gabungan. Bahkan SAR Pos Sangatta, diperintahkan sebagai komando wilayah Kutim dan Bontang sementara Berau dan Kukar sendiri-sendiri.

Dalam operasinya SAR Pos Sangatta mengerahkan 1 unit speedboat AL, 1 RIB Basarnas, 1 speed polair dan 10 kapal nelayan. Selain menjelajah laut yang begelombang cukup tinggi hingga 1,5 meter, tim juga menyasar kawasan pesisir serta menyebarkan informasi ke Nelayan baik dati Kaltim mapun Sulawesi yang kerap mencari ikan di perairan Kaltim. ‘’Sar Pos Sangatta, telah mengerahkan segala sumber daya untuk memaksimalkan pencarian Hasrianto dengan harapan korban sudah bethasil menyelamatkan diri ke pantai sejak mengalami musibah pada Rabu pekan lalu,” bebernya pria yang akrab disapa Wowo ini.

Hasrianto, warga Muara Badak ulu yang dikabarkan hilang sejak Rabu (15/7) lalu, hingga Rabu (22/7) kemarin (19/7) belum  ditemukan. Meski sejumlah pihak seperti Basarnas, Polairud Polda Kaltim, Tni AL pos MuaraBadak termasuk SAR pos Sangatta, Bontang dan  Berau,  telah melakukan pencarian dari perairan Muara Badak hingga Muara Berau.

Selama pencarian yang ditemukan baru perahu yang digunakan Hasrianto memancing . perahu yang sudah dikenali keluarga Hasrianto ini ditemukan di Muara Berau sekitar 80 Mil Laut atau sekitar 150 Km dari Muara Badak.(SK01)

 

 

Share to:

Ivan

Editor