Hukum dan Kriminal

SEPEDA MOTOR ADU BANTENG DI BENGALON 2 ORANG TEWAS TERBAKAR

SEPEDA MOTOR ADU BANTENG DI BENGALON 2 ORANG TEWAS TERBAKAR PETUGAS SEDANG MELAKUKAN OLAH TKP TABRAKAN DAN MENWASKAN 2 ORANG

BENGALON (22/6)

Dua sepeda motor, senin (11/6) pagi adu banteng di simpang tiga bengalon atau simpang perdau yang mengakibatkan kedua pengendara tewas bersama  kendaraan YANG  hangus terbakar.

informasi yang diterima  menyebutkan tabrakan yamg menyebabkan kedua pengedara mengalami luka bakar serius ini bermula ketika sebuah sepeda mtor nopol 2140 rfo yang dikemudikan SLM (22) seorang wanita warga desa Sepaso Barat kec bengalon sedang dalam perjalanan dari Bengalon ke Sangatta betbarakan dengan sepeda motor nopol kt 3850 OR  yang dikemudikan BP,BP seorang pria  yang juga warga Sepaso Bengalon yang sedang dalam perjalanan dari Sangatta ke Bengalon.

saat memasuki tkp, bp yang mengemudikan sepeda motor cukup besar bodinya itu, saat melintas di tikungan landai,bp   berupaya menghindari lubang di badan jalan sebelah kiri, namun kendaraan melambung ke lajur kanan atau sementara di depannya sudah ada  SLM. ‘akibatnya tabrakan tidak bisa dihindarkan’’ kata sejumlah saksi mata.

Tabrakan yang menyebabkan  suara benturan cukup keras  dalam jarak beberapa Meter sehingga membuat warga masyarakat keluar rumah  saksi mata menyebutkan kedua kendaaran  berdempetan  bersama pengendearaanya. Selain itu diduga BBM  yang ada DI salah satu kendaraan bocor sehingga memicu kebakaran.warga sekitar tkp segera melakukan upaya pemadaman dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat’’ terang kasi humas polres kutim Aiptu Wahyu.

senin siang wahyu menerangkan kedua korban sama sama dibawa keRSU kudungga Sangatta untuk perawatan intensif karena luka bakar yang serius namun nyawa keduanya tak berhasil diselamatkan . Sementara Satlantas Polres Kutim dan Polsek Bengalon melakukan olah  TKP untuk mengetahui penyebab tabrakan.’’ kedua pengendara mengalami luka bakar di seluruh tubuh dan dinyatakan meninggal dunia sementara kerugian material diperkirakan mencapai RP 20 juta.’’ beber wahyu. seraya menyebutkan tabrakan terjadi pukul 08.00 wita di saat arus lalu lintas di ruas sangatta – bengalon ini belum begitu ramai.

kepada pengendara wahyu mengimbau  untuk meningkatkan kewaspadaan di saat jalan kurang baik. (SK01)

 

 

 


Share to:

Ivan

Editor