Program Pengurangan Emisi, Daerah Punya Kepentingan Besar Demi Kesra
- editor@ivan
- 13 Nov 2021
- 807

SAMARINDA (13/11-2021)
              Adanya sejumlah negara untuk membertikan dukungannya
kepada sejumlah daerah seperti Kaltim yang telah melakukan upaya pengurangan emisi,
diharapkan bisa dipahami pemerintah pusat karena tanpa regulasi yang baik tentu
daerah akan mengalami kesulitan untuk membangun daerah terutama mensejahterakan
rakyat.
              Usai mengikuti talks show di Paviliun Indonesia pada
COP 26 UNFCCC Glasgow Inggris, Jumat (12/11), diakui Isran banyak negara yang ingin
membantu Kaltim namun terhalang adanya sejumlah aturan yang menjadi penghambat
dalam peningkatan kesejahteraan rakyat.
              “Dukungan sejumlah negara seperti Norwegia sangat menggembirakan
namun terkendala dengan kebijakan pemerintah pusat, karenanya Pemprov Kaltim
terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar usaha yang dilakukan memberikan
nilai plus bagi masyarakat terutama masyarakat yang sudah ikut dalam upaya
pengurangan emisi,†sebut Isran.
              Isran dalam beberapa pertemuan dengan delegasi peserat
COP 26 UNFCCC menyatakan, Kaltim tetap dengan komitmennya untuk mengurangi emisi
khususnya dari kegiatan berbasis lahan hingga 23 juta ton CO2e dari tahun 2019.
Dengan
pengurangan emisi sekitar 10 persen setiap, diperhitungkan pada tahun 2030 diperhitungkan
kontribusi Kaltim  kepada negara dalam pengurangan
emisi mencapai 164 juta ton CO2e.  “Pemerintah
RI menargetkan 485 juta tin CO2e,†sebut Isran.
              Kaltim memiliki tambahan 18 jutaa CO2e dikarenakan luas
lahan Kaltim (12,7 Ha,red) hampir sama dengan Inggris yang tercatat 13,4 juta
Ha. Sementara luas hutan Kaltim mencapai 6,5 juta Ha namun dalam 2 tahun
terakhir diketahui  6.173 Ha digunakan untuk
perkebunan kelapa sawit, hutan tanaman, pengelolaan hutan yang tidak lestari,
pembukaan lahan tanpa izin, pertambangan dan tambak.
              Terkait transisi energi, ditegaskan Isran, Pemprov
Kaltim berkomitmen untuk mewujudkan energi rendah emisi yang berkelanjutan dan tangguh
untuk kesejahteraan rakyat. “Termasuk pemanfaatan energi baru terbarukan pada bioful
seperti B-30 dan B-100, disisi lain perekonomian Kaltim masih bergangtung pada
minyak dan pertambangan,†ungkap orang nomor satu di Pemprov Kaltim ini.(SK8)
Berita Lainnya

Keterangan Saksi Memperkuat Dakwaan Jaksa, Sejumlah Fee Mengalir ke Terdakwa
SAMARINDA (7/12-2020)Satu persatu dakwaan JPU KPK terhadap Ism Bupati Kutim, EUF Ketua DPRD Kutim, ....
- editor@ivan
- 07 Des 2020
- 970

Tim ASKB Juga Temukan Dugaan Money Politik di Muara Wahau
SANGATTA (6/12-2020)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Duga ....
- editor@ivan
- 06 Des 2020
- 1732

Ketua MUI Kaltim : Menyuap dan Menerima Suap, Sama-Sama Berdosa
SAMARINDA (8/12-2020)Ummat Islam yang punya hak pilih di Pilkada atau Pemilu, diingatkan Ketua MUI K ....
- editor@ivan
- 08 Des 2020
- 691

Catatan ke Turki (2) : Masjid Sultan Ahmed Terlihat Dari Kamar
DENGAN menggunakan sebuah taksi yang sudah sayapesan semenjak di Kaltim, perjalanan dari Bandara IST ....
- editor@ivan
- 26 Feb 2022
- 507

Bupati Kutim Juga Harapkan CSR KPC Naik
SANGATTA (7/7-2021)Harapan dana CSR PT KPC dinaikan direspon Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, pasal ....
- editor@ivan
- 07 Jul 2021
- 471