Ekonomi dan Keuangan

POLRES KUTIM KIRIM 7 TON JAGUNG DARI MUARA WAHAU KE GUDANG BULOG SAMARINDA

POLRES KUTIM KIRIM 7 TON JAGUNG DARI MUARA WAHAU   KE    GUDANG BULOG SAMARINDA TRUK PEMBAWA 7 TON JAGUNG PIPIL HASIL KERJASAMA pOLRES kUTIM DENGAN PT DSN

SANGATTA.

Jagung Pipil hasil kerja sama Polres Kutim dengan PT DSN yang dipanen Jumat (7/8 )lalu, Kamis (13/8)  dikirim ke gudang  Bulog di Samarinda. Pemberangkatan 7 ton jagung pipil ini dilakukan Kapolres Kutim AKBP Aryansyah disaksikan unsur Pemerintah Kecamatan muara Wahau, Dinas Pertanian dan Dinsas Ketahanan Pangan, Tokoh Masyarakat, Kepala desa serta Manajemen PT DSN.

Jagung untuk program ketahanan pangan nasional ini dilepas keberangkataanya di PT DSN dengan pengawalan ketat dari anggota Polsek Muara.

Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menyebutkan   pengiriman  jagung ke Bulog merupakan bagian penting dalam mendukung penguatan ketahanan pangan sekaligus memastikan hasil produksi pertanian dapat terserap melalui jalur distribusi yang jelas.

“Polres Kutim memberikan dukungan terhadap setiap upaya peningkatan produksi dan penyerapan hasil pertanian. Pengiriman jagung ini menjadi salah satu bentuk sinergi dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya dari Kutai Timur,” ujar AKBP Aryansyah.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah, perusahaan, sektor pertanian, dan masyarakat diperlukan agar produktivitas pertanian dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi perekonomian daerah.

“Kami berharap kerja bareng  seperti ini  terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha maupun masyarakat. Kepolisian siap mendukung dari sisi pengamanan dan kelancaran distribusi hasil pertanian,” katanya.

Kapolres juga mengapresiasi PT DSN Group serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi dan pengiriman jagung tersebut.

Terkait pengawalan truk pengangkut jagung dijelaskan  untuk memastikan perjalanan dari Muara Wahau menuju Gudang Perum Bulog Samarinda berlangsung aman dan lancar.

Seperti diwartakan Polres Kutim dan PT DSN belum lama ini berhasil memanfaatkanlahan seluas 5 hekatar  yang belum tergarap dengan ditanam jagung dan berhasil panen 10 ton jagung pipil.dari 10 ton jagung yang ada 7 ton disimpan ke gudang bulog sementara sisanya untuk keperluan masyarakat Muara Wahau dan sekitarnya.(SK01)

 

 

 

Share to:

Ivan

Editor