Pendidikan

STPER kembali cetak sarjana Pertanian

STPER kembali cetak sarjana Pertanian PERAIH PREDIKAT Cum Laude STIPER KUTIM

SANGATTA

Sektor Pertanian Kutim semakin memberi harapan dalam bebnerapa tahun kedepan, pasalnya sudah ratusan sarjana dilahirkan Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER ) Kutai Timur, salah satunya hari ini tercatat 65 orang dinobatkan sebagai sarjana S1 lewat Wisuda Sarjana XXI di Gedung serba guna Pemkab Kutim.

Dalam rapat senat yang dibuka Fahmi – Ketua STIPER, 7 orang dinobatkan peraih   pridekat cum laude dan sisinya sangat memuaskan.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STIPER Kutim mengungkapkan ada 5 progra studi yang berhasil di wisuda Rabu (7/10) har ini yakni studi agroteknologi, Teknik Pertanian, Ilmu Kelautan dan Peternakan kemudian dari studi agribisnis dan agroteknologi. ‘’mahasiswa agroteknologi yang diwisuda har ini sebanyak 20 orang, 7 orang dari Kehutanan, 13 orang dari teknik Pertanian dan 4 orang dari Ilmu Kelautan serta 3 orang Peternakan dan 18 orang dari Agribisnis,’ sebut Kahar.

Sementara mahasiswa yang lulus dengan predikat cum laude ada 4 orang daei agroteknologi, 1 orang daRI Peternakan, dan 2 orang dari konsentrasi agribisnis.’’mereka rata-rata menyelesaikan studinya selama 4 tahun 11 bulan,’ sebutnya dalam acra yang dihadiri berbagai pihak diantaranya Kapolres Kutim AKBP Aryansyah serta assisten administrasi umum Idham Cholid yang mewakili Bupati Ardiansyah.

Dalam sambutanya Bupati Ardiansyah menandaskan perekonomian Kutim tidak lagi mengandalkan batubara tetapi sudah saat berubsh ke sektor lain terutama pertanian yang terbuka luas ditambah ketersediaan SDM yang dicetak STIPER Kutim.

Tidak salah Pemkab Kutim menaruh harapan lulusan STIPER Kutim bisa membantu petani dan tidak mencari pekerjaan tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan dengan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah. ‘’Kutim memiliki laha sumber daya yang menunggu tangan-tangan lulusan STIPER Kutim. Potensi yang ada belum menjadi kekuatan ekonomi yang andal sementara masih terpendam di bumi Kutim baik di darat maupun laut, sehingga selama ini hasilnya masih dalam bentuk mentah di kelola daerah lain jika semuanya bisa diolah di Kutim akan memberikan manfaat besar kepada daerah seperti dari laut Kutim yang banyak dipasarkan melalui daerah lain,’’ beber bupati seraya berharap lulusan STIPER bisa menjawab  dengan menjadi pioner transformasi ekonomi Kutim.(sk01)

 

 

 

Share to:

Ivan

Editor