pemuda

polres Kutim ikuti Program (Binrohtal)Polri di Masjid Polres

polres Kutim ikuti Program (Binrohtal)Polri di Masjid Polres suasana (Binrohtal) yang diikuti anggota Polres Kutim, kamis (29/10)

SANGATTA (29/10)

Masalah keimanan dan ketaqwaan Kepada Tuhan yang Maha Esa menjadi salah satu program Kapolri Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto , lewat program Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel beragama Islam, Kristen, dan Katolik, diharapkan semua anggota Polri termasuk yang bertugas di  Polres Kutim bisa memahami akan tugas dan tanggungjawab yang benar dan diridoi Allah SWT.

Program Binrohtal inil kamis (29/10) diikuti perwira dan pejabat serta puluhan anggota Polres Kutim digelar  di Masjid Al Amin Wicaksana Laghawa Polres Kutai Timur dan Ruang Video Conference (Vicon) Polres Kutim. Sejumlah pejabat utama, perwira, bintara, aparatur sipil negara (ASN), serta personel dari polsek jajaran mengikuti kegiatan tersebut secara langsung maupun virtual.

Kegiatan yang mulai pukul 08.00 Wita ini diikuti Wakapolres Kutai Timur, Kompol Anton Saman, turut mengikuti kegiatan pembinaan rohani yang diselenggarakan melalui konferensi video bersama jajaran Polres Kutim.

Haryo dari Bagbinreligi SSDM Polri saat mengawali kegiatan menegaskan siraman rohani sangat perlu bagi siapapun dan apa tugasnya, agar dalam melaksanakan tugas selalu mengingat ada yang mengwasi dengan ketat dan tak pernsh tidur seeetikpun yakni Allah SWT.” Semua yang dilakukan pada akhirnya kan dimintai pertanggunjawabannya kelak dan tercatat  rapi,’ sebut Haryo.

Usai dibuka, kegiatan langsung diisi dengan tausiah agama Islam yang disampaikan Ustaz Raihan Ghazi, kemudian dari Katolik oleh Ipda RM. Yohanes Febriyanto, serta dari Kristen oleh Pendeta Setyo

Wakapolres Kutai Timur Kompol Anton Saman menegaskan pentingnya pembinaan rohani sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Polri yang profesional dan berintegritas.

“Pembinaan rohani dan mental menjadi bagian penting dalam membentuk personel Polri yang beriman, berakhlak baik, serta memiliki integritas dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai keagamaan diharapkan menjadi landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pembinaan lintas agama merupakan wujud perhatian institusi terhadap kebutuhan spiritual seluruh personel tanpa membedakan keyakinan.

 

Melalui kegiatan Binrohtal, Polres Kutai Timur berharap seluruh personel semakin meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian.’’Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri guna mewujudkan pelayanan publik yang profesional, presisi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,’ kata wakapolres Kompol Anton Saman.(sk03)

Share to:

Ivan

Editor