Ekonomi dan Keuangan

PELUANG UMKM BERKEMBANG DIKUTIM TERBUKA LEBAR

PELUANG UMKM BERKEMBANG DIKUTIM TERBUKA LEBAR PELAKU UMKM DI KUTIM MENGIKUTI PENDAMPINGAN USAHA OLEH DINAS KOPERASI DAN UMKM KUTIM

 

SANGATTA - ekosistem perekonomian mikro dengan mengoptimalkan potensi daerah melalui peluang usaha oleh pelaku UMKM terrus dilakukan Pemkab Kutim .

Untuk memperkuat usaha UMKM Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM)  Kutim kini berusaha  memperkuat legalitas setiap badan usaha guna memastikan kepastian hukum yang memudahkan dalam mendapatkan akses pembiayaan dan meningkatkan daya saing produk yang di hasilkan.

Upaya itu dilsakukan sejak Selasa (4/8) dengan melakukan pengarahan sekaligus pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM diikuti  25 pelaku UMKM dari berbagai bidang usaha.

Kepala Diskop UKM Kutim, Marhadyn, menegaskan bahwa legalitas usaha merupakan fondasi penting agar pelaku UMKM dapat berkembang dan memperoleh kemudahan akses terhadap berbagai program dan kebijakan dari pemerintah termasuk Lembaga keuangan. ‘’mayoritas peserta masih berada pada kategori usaha mikro yang memiliki potensi besar untuk terus bertumbuh apabila mendapatkan pendampingan dan akses permodalan yang memadai,’’ ungkapnya.

                seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di  Kutai Timur. Sektor UMKM masih terbuka  besar bsagi umkm untuk tumbuh dan menjadi  salah satu fondasi penting pertumbuhan ekonomi daerah. ‘’Kondisi ini harus mampu dimanfaatkan oleh pelaku usaha lokal melalui kreativitas dan inovasi produk, bukan sekadar mengikuti jenis usaha yang sedang ramai atu trend terlebih viral,’’ sebutnya.

Marhadyn juga menyebut keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga kemampuan mengelola usaha secara konsisten dan mampu beradaptasi dengan jaman bisa menjadi awal berkembangnya usaha apabila dikelola secara tepat.’’terpenting bukan besar kecilnya modal, tetapi bagaimana modal itu dikelola sehingga usaha bisa terus berkembang dan naik kelas," ujarnya.

 ia menegaskan komitmen dinas yang ia pimpin untuk memperluas akses permodalan dan pendampingan bagi seluruh pelaku UMKM di Kutai Timur. Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan para pelaku usaha memperoleh berbagai kemudahan, mulai dari legalitas usaha, sertifikasi hingga akses pembiayaan melalui program pemerintah maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Selain bantuan modal, Diskop UKM juga akan terus memberikan pelatihan manajemen usaha agar para pelaku UMKM mampu mengelola keuangan, menyusun pembukuan, serta meningkatkan kapasitas bisnis sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.cita-cita pemkab Kutim  adalah membangun struktur ekonomi yang tidak lagi hanya bergantung pada sektor pertambangan, melainkan diperkuat oleh sektor UMKM yang mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.(SK06)

 

 

Share to:

Ivan

Editor