Kualitas udara memburuk. Dinkes samarinda sarankan sekolah terapkan pembelajaran daring.
kondisi udara Kaltim yang kian buruk alibat Karhutla
SAMARINDA.
Kualitas udara di Samarinda
yang dalam dua hari terakhir semakin kabut dan tebal akibat Karhutla menjadi
perhatian serius Dinas Kesehatan Kita Samarinda.
Dalam suratnya kpeda Ketua
Satuan Tugas Komando Tanggap Darurat Bencana Kekeringan Kota Samarinda, kadis
kesehatan kota Samarinda dr. H. Ismid Kusasih merekomenadsikan Pelaksanaan
Pembelajaran bagi siswa se kotaSamrtinda dilakukan dengan Pembelajaran Daring.
Dr H Ismud Kusasih menyebutkan
Kualitas Udara Akibat Karhutla di -
Samarinda sudah masuk kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat serta
adanya kabut asap yang berdampak terhadap jarak pandang sebagai akibat kejadian
kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
‘kondisi udara Samarinda disebut
berpotensi meningkatkan risiko gangguan
kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan termasuk anak usia sekolah.Paparan
udara dengan kualitas yang buruk dan asap dalam jangka waktu tertentu dapat
meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan, antara lain iritasi mata dan
saluran pernapasan, batuk, sesak napas, serta memperburuk kondisi pada anak
yang memiliki penyakit atau gangguan pernapasan.
Selain itu, tulis Ismid
Kusasih kondisi jarak pandang erbatas juga dapat meningkatkan risiko
keselamatan dalam perjalanan peserta didik dan tenaga pendidik menuju dan dari
satuan pendidikan. Dalam rangka pencegahan dan perlindungan kesehatan
masyarakat, khususnya peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan, serta
sebagai langkah kewaspadaan
Terhadap dampak kesehatan
akibat paparan kabut asap, Dinas Kesehatan Kota Samarinda , lanjut Ismid
Kusasih merekomendasikan kepada Satuan Tugas Penanganan Karhutla/Kabut Asap
Kota Samarinda untuk mempertimbangkan pelaksanaan pembelajaran secara daring
(online) pada satuan pendidikan yang berada di wilayah terdampak, selama
kondisi kualitas udara dan jarak pandang belum berada pada kondisi yang aman.
Pelaksanaan pembelajaran daring tersebut diharapkan dapat dilakukan secara
sementara dan situasional, dengan memperhatikan perkembangan kualitas udara,
kondisi kabut asap, jarak pandang, serta hasil pemantauan dan evaluasi lintas
sektor.
Keputusan mengenai pelaksanaan
dan durasi pembelajaran daring selanjutnya dapat disesuaikan dengan
perkembangan situasi dan kewenangan instansi terkait. Dinas Kesehatan Kota Samarinda mengimbau selama
kondisi kualitas udara belum membaik agar masyarakat untuk Membatasi aktivitas
peserta didik dan tenaga pendidik di luar ruangan, khususnya pada saat kualitas
udara berada pada kategori tidak sehat atau lebih buruk; 2. Memastikan
lingkungan sekolah memiliki ventilasi yang memadai dan mengurangi masuknya asap
ke dalam ruangan; 3. Menggunakan masker yang sesuai apabila harus melakukan
aktivitas di luar ruangan. Dan ke 4 Meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala
gangguan kesehatan akibat paparan asap, terutama batuk, sesak napas, iritasi
mata, dan keluhan pernapasan lainnya;
Kemudian Segera mendapatkan
pelayanan kesehatan apabila terdapat keluhan kesehatan yang memburuk atau
memerlukan penanganan medis; 6. Melakukan pemantauan perkembangan kualitas
udara dan kondisi jarak pandang secara berkala sebagai dasar evaluasi
pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Demikian rekomendasi ini disampaikan sebagai
bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan dan langkah perlindungan
kesehatan masyarakat, khususnya bagi peserta didik dan tenaga pendidik di Kota
Samarinda. (sk04)
Berita Lainnya
Dinilai Behasil, Isran Mendapat Penghargaan PBJ
JAKARTA (18/11)Gubernur Kaltimnbsp; Isran Noor, dinilai berhasil dalam melaksanakan pengadaan barang ....
- editor@ivan
- 18 Nov 2020
- 586
Kamtibmas tekendali buah sinergitas semua pihak
SANGATTA,swara Kaltimnbsp;Bupati Kutai Timur,Ardiansyah Sulaiman, mengakui sinergi antara Polri, pem ....
Dapat Bukti dan Saksi Tambahan, Panwascam Sangkulirang Nyatakan Laporan ASKB Lengkap
SANGATTA (6/12-2020)Memperkuat laporan dugaan money politik, Tim ASKB kembali mendatangi Panwascam S ....
- editor@ivan
- 06 Des 2020
- 991
Rapat Redaksi Swara Kutim.com Bedah Rekaman KB
SANGATTA (18/12-2020)Keberhasilan pasangan Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (ASKB) di Pilkada ....
- editor@ivan
- 18 Des 2020
- 874
Gubernur Isran Santuni Keluarga Korban Covid 19 Sebesar Rp10 Juta
SAMARINDA (22/7-2021)Sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga korban Virus Corona, Gubernur Kaltim ....
- editor@ivan
- 22 Jul 2021
- 715

