KPC dan Pemkab Kutim sama-sama ingin bandara tanjung bara Jadi Komersial
kesibukan Bandara Tanjung Bara tahun 2017 lalu kertika dibuka penerbangan umum ke Balikpapan
SANGATTA
buah kerjasama pemkab kutim
degan pt kpc terus menampakan hasil diantaranya dalam pemanfaatan bandara
tanjung bara yang selama ini melayani operasional penerbangan carter oleh kpc.
bandara yang pernah menjadi
posko latihan gabungan tni ini. dalam waktu dekat kembali melyani penerbangan
terbatas rute Tanjung Bara- Bandara SAMSBalikpapan. penerbangan komersil
reguler ini, pernah dilakukan pada tahun 2017 lalu.
pemerintah kabupaten kutai
timur bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC)
menjajaki pemanfaatan penerbangan terbatas di bandara tanjung bara, kecamatan
sangatta utara dengan rute sangatta–balikpapan.
‘’skema ini bukan merupakan
pembukaan layanan komersial reguler, melainkan opsi jangka pendek sembari
menunggu proses pengkajian yang mendalam dan skema ini pernsah dilakukan tahun
2017 lalu,’’ jelas sekretaris dinas perhubungan (dishub) kutim, masrianto
suriansyah, senin (27/7).
ia menyebutkan salah satu
fokus utama kajian yakni penyiapan sarana fisik yang memadai. jika kelak
statusnya ditingkatkan, pemkab kutim memastikan seluruh infrastruktur pendukung
wajib memenuhi standar operasional keselamatan penerbangan.
"kalau nantinya menjadi
bandara komersial total , tentu harus ada runway baru. tidak boleh mengganggu
runway perusahaan yang saat ini digunakan," jelas masrianto suriansyah.
ia mengakui pembangunan dan
pengalihan fungsi bandara memerlukan pemenuhan prasyarat yang ketat. seluruh
tahapan mencakup analisis studi kelayakan, penyusunan tata ruang, ketersediaan
anggaran, hingga keselarasan regulasi kementerian perhubunga.
karena itu, sebut masrianto
suriansyah pemkab kutim memilih menempuh jalur bertahap dan terukur. agar
agenda pembangunan konektivitas udara jangka panjang tidak memicu kendala hukum
maupun operasional di kemudian hari.
"untuk pembangunan
bandara, prosesnya memang tidak sederhana. ada banyak persyaratan yang harus
dipenuhi, termasuk dari sisi teknis dan anggaran. karena itu, saat ini masih
dalam proses perencanaan dan kajian," terangnya.
diungkapkan kemudahan
aksesibilitas diharapkan mampu memacu laju pelayanan publik, mempermudah iklim
investasi, hingga memicu denyut ekonomi warga.
tak sekadar menopang sektor
industri utama, penerbangan langsung ke sangatta diproyeksikan bakal
menggairahkan pariwisata lokal dan perdagangan daerah. kepastian waktu tempuh
menjadi kunci utama pembukaan potensi-potensi baru tersebut."tujuannya
tentu untuk memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat serta
perkembangan investasi dan pariwisata di kutai timur. namun, semuanya tetap
harus melalui proses perencanaan dan kajian sesuai ketentuan yang
berlaku," pungkasnya masrianto suriansyah
Berita Lainnya
Isran Janji Sediakan Rp2 M Untuk Ponpes Al-Hikmah Biduk-Biduk
SAMARINDA (1/1-2021)Melihat perkembangan Ponpes Al-Hikmah Desa Teluk Sumbangm Kecamatan Biduk-Biduk, ....
- editor@ivan
- 01 Jan 2021
- 672
besok 356 JAMAAH HAJI KUKAR DATANG balikpapan (19/6)
balikpapan (19/6)Besok giliran jamaah haji asalkukar berjumlah 356 orang yang tergabung dalam kloter ....
- editor@ivan
- 19 Jun 2025
- 271
Keberhasilan Daerah Selalu Dievaluasi
SAMARINDAnbsp; (10/1-2021)Peringatan HUT ke-64 Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021 menjadi penting ....
- editor@ivan
- 10 Jan 2021
- 735
KNPI Kutim Kembali Gelar Musda?
SANGATTA (3/7-2021)Setelah melayangkan gugatan ke DPD KNPI Kaltim terkait Musda KNPI Kutim belum lam ....
- editor@ivan
- 03 Jul 2021
- 731
Kedepan, Noorbaiti Yakin PKK Kutim Lebih Maju
SANGATTA (18/11)Ketua TP PKK Kaltimnbsp; Norbaiti Isran Noor,nbsp; yakin Tim PKK Kutim bisa menjadi ....
- editor@ivan
- 18 Nov 2020
- 759

