KAPAL WISATA MDS BUATAN PUTRA SANGKULIRANG DIHARAPKAN MENJADI PENDORONG KEPARIWISATAAN DI KALTIM KHUSUSBYA KUTIM
SANGATTA (6/7)
sektor pariwisata di kutim dalam
beberapa tahun kedepan bakal mengalami perubahan signifikan, ini terlihat dari
mulai masuknya investor yang bergerak di pariwisata. salah satunya pemnyediaan
kapal wisata bernama manggala derya sail
(mds) yang beropersi di kecamatan
sangkulirang dan sandaran. kapal wisata tergolong mewah ini sabtu (5/7) lalu diluncurkan opersionalnya
oleh bupati kutim ardiansyah sulaiman.
kapal yang berarti keberkahan
dari laut, diakui bupati ardiansyah dapat menggelorakan kepariwisataan kutim semakin berdaya saing.
“pulau miang kita kenal dengan wisata baharinya, namun belum tergarap maksimal
kini degan kehadiran kapal mds akan membuka kran wisatawan berkunjung ke pulau
miang,” ujar ardiansyah.
kapal yang mirip dengan kapal –
kapal persiar yang melayani wisatawan ke pulau komondo di ntt diharapkan
jumlahnya semakin banyak sehingga memudahkan wisatawan untuk berwisata.”kini
tinggal manajemen pengelolaan wisata kita mengatur lebih baik lagi termasuk
dukungan masyarakat bak pemilik transportasi, akomodasi, restoran atau wrung
makan serta kerahmahtamahan masyarakat,sehingga membuat wisatawan terkesan dan
berkeinginan kembali lagi,” ujar ardiansyah.
Mengenakan kemeja biru dan topi
kesayangannya, Ardiansyah sesusai peremsian sempat menikmati keindahan pulau
miang bahkan sempat bermain ombak DI
pulau yang dikenal sebagai surga para pemancing ini.
Asep Firmansyah founder kapal
wisata manggala derya sail (MDS) menhyebutkan kapal yang kini menjadi kebangaan
warga sakulirang dan sandaran ini, dibangun khusus keperluan wisata di kutim.
panjang kapal 17,96 meter dengan lebar 3,77 meter dan ketinggi 1,12 meter.
“kapal wisata dikutim ini
dibangun di sangkulirang sejak tahun 2020 lalu oleh putra asli sangkulirang.
daya angkutnya mencapai25 orang
penumpang ditambah abk. ia mengakui manggala derya sail juga nisa digunakan
untuk masyarakat yang hobi mancing di laut. “saat ini paket yang disediakan
baru tour 2 hari dan reguler dengan tarif berbeda, untuk tour 2 hari tarif 1,5
juta per orang dan reguler sebesar rp350 ribu perorang untuk 6 jam,”terang asep
seraya mengakui saat ini masih dalam tahap promosi.(sdn)
Berita Lainnya
Pengakuan Menko PMK :Tabung Oksigen Juga Dibutuhkan di Kaltim
BALIKPAPAN (26/7-2021)Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muha ....
- editor@ivan
- 26 Jul 2021
- 957
Abdul Kader : Awal Karir Anggota Polsus Kehutanan
SANGATTA (3/11)Kebahagian tampak sekali di raut wajah Abdul Kader (60) Kepala Badan Kesbangpol Kuti ....
- editor@ivan
- 03 Nov 2020
- 919
Semua fraksi di DPRD Kutim Sepakat Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Masuk Tahap Pembahasan di Komisi.
SANGATTA (1/7) Semua Fraksi di Dewan PerwakilanRakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur Rabu (1/7) ....
Oknum ASN Pemkab Kutim Dilaporkan Tim ASKB, Tim Makin Laporkan Akun Bentho
SANGATTA (8/12-2020)Seorang oknum ASN Pemkab Kutim berinisial Ci, Sabtu (5/12) lalu,nbsp; dilaporkan ....
- editor@ivan
- 07 Des 2020
- 2029
wanita desa main sabu ditangkap polisi.
sangatta(16/6)Wilayah muara wahau yang kiniberkembang karena perkebunan sawit menjadi sasaran oknum ....
- editor@ivan
- 15 Jun 2025
- 145

