Kutai Timur

6 desa di Sangkulirang Merdeka dari kegelapan

6 desa di Sangkulirang Merdeka dari kegelapan peresmian listrik masuk desa di sangkuirang


SANGKULIRANG

jumlah desa yang tida lagi gelap gulita karena idak punya penerangan listrik kian berkurang, berkar kerja keras pln kini 6 desa di sangkulirang  belum lama ini sudah menikmsti lutsri dari lain. ‘’kini kami sudah merdeka dari kegelapan,’’ sebut Syukur (55) warga Mandu Dalam salah satu desa yang sudah menikmati listrik dari pln.

Peresmian listrik masuk desa di Sangkulirang ini dilakukan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman disaksikan ribuan mata pasang warga Sangkulirang yang tampak tersenyum gembira melihat satu persatu kediaman mereka mulai terang benderang oleh listrik dari PLN. “alhsmdulillah sebelum saya menutup mata desa kami sudah teraliri listrik dengan baik dan stabil,’ aku Syukur ketika melihat lampu di rumah warga menyala terang dengan stabil dan mengalir 24 jam.

Bupati Ardiansyah mengakui perjuangan untuk menyambungkan listrik di desa yang belum ada listriknya terus dilakukan Pemkab Kutim dari masa ke masa. Kehadiran Infrastruktur Kelistrikan di Sangkulirang merupkan jawaban Pemkab Kutim atas pertanyaan yang lama digaungkan warga masyarakat di Sangkulirang terutama di desa Mandu Dalam, Mandu Pantai Sejahtera,Saka, Pelawan, Tepian Terap dan Peridan.’’ Kalau kita tanya warga di 6 desa ini jawaan mereka kini mengaku sudah merdeka dari kegelapan,’’ ujar bupati karena selama ini hanya menikmati listrik yang diproduksi Bumdes namun masih terbatas baik daya, maupun waktu menyala terbatas.

Disaksikan ribuan warga Sangkulirang yang memadati Halaman Kantor Kepala Desa Saka, termasuk Agusriasyah Ridwan anggota DPRD Kaltim, Plh Manager ULP Bontang Tri Hari Lukito, Sabtu (20/8) dengan mengucap Bismilllahirahman nir rahim,’’ bupati menekan tombol peresmian 24 jam listrik mengalir ke 6 desa di Sangkulirang.

Dalam sambutannya Ardianyah mengajak warganya untuk berhemat menggunakn listrik agar tidak kantong jebol serta waspada korsleting agar tidak menyebabkan kebakaran.’’ Kini listrik sudah bisa dinikmati namun ushakan dengan listrik bisa meningkatkan ekonomi keluarga,’’ pesan Ardiansyah.(sk01)

Share to:

Ivan

Editor