Kutai Timur

Usai Terkam Warga, .Monster Sangatta, ditangkap tim LKK Kutim

Usai  Terkam Warga,  .Monster Sangatta, ditangkap tim LKK Kutim buaya yang diduga menerkam aJI jUMADAK AKHIRNYA TAK BERDAYA DITANGAN TIM LKK kUTIM(foto ist)

SANGATTA.

Sorang pria bernama Aji jumadak (60) Sabbtu (19/9) lalu menjadi korban keganasan monster Sangatta ketik memperbaiki saluran air di Jalan Dermaga Kenyamukan Gang Durian RT 6 Sangatta Utara.

Peristiwa yang menyebabkan kaki kanan Aji Jumadak luka-luka mengenaskan itu menjadi perhatian Tim Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) Kutim. Ormas yang dipimpin Ronny ini langsung melakukan pencarian. ‘’berdsarkan keterangan korban buaya yang menyerang tergolong  besar dan punya ciri – ciri ada ban sepeda motor di leher,’ jelas Ronny Effendy seraya menyebutkan LKK Kutim langsung melakukan pencarian pada Ahad (20/9) mulai pukul 03.00 hingga pukul 05.00 Wita.

Dalam pencarian buaya berkalung ban sepeda motor itu, tim LKK banyak menemukan buaya ukuran besar namun langsung menghilang di Sungai Sangatta. Menjelang subuh, Tim LKK Kutim akhirnya menemukan buaya yang diduga menerkam Aji Jumadak.

Dengan kemampuan seadanya, Tim LKK Kutim tak mau buruan merekakabur sehingga langsung dilakukan penangkapan. Setelah berhasil mengamankan sang buaya yang baru diketahui berukuran panjang 4,4 mter dengan lebar bdan satu keping papan  itu langgsung diamankan ke daratan lebih tinggi, tak pelak penangkapan buaya di gang Durian ini menjadi tontotan warga masyarakat.’’ih besar buayanya ngeri sekali lihat giginy,’ kata shinta salah seorang waega yang sempat melihat sang monster dalam keadaan tak berdaya.

Untuk menarik buaya yang cukup membust bulu kuduk berdiri ini, tim LKK Kutim dibantu puluhan waega masyarakat lainnya akhirnya bernaikan penghuni Sungai Sangatta ini ke daratan jauh dari Sungai.

Rony Efendi menjelaskan penangkapan buaya penghuni Sungai Sangatta ini selektif yakni berdasarkan keterangan korban yang sempat melihat di leher penyerangnya terdapat ban sepeda motor. ‘ setelah dilakuksan penangkapan, buaya penerkam Aji Jumadak diserahkan ke PMK Kutim yang akan menyerahkannya ke BKSDA untuk dilepaskan kembali dari tempat yang juah dari pemukiman warga masyarakat,’ beber Rony serata mengakui Sungai Sangatta masih banyak terdapat buaya muara yang terkenal keganasannya.(sk03)

Share to:

Ivan

Editor