Hukum dan Kriminal

TADI MALAM Tenggarong kembali membara kakak beradik tewas terbakar,

TADI MALAM  Tenggarong kembali membara kakak beradik tewas terbakar, Ali dan hUSIN - kakak beradik tewas terbakar, Tadi malam (FOTO IST)


TENGGARONG.

Kebakaran Pemukiman dalam beberapa pekan terakhir terjasdi di KutaI Kartanegara setelah Jalan Danau Aji Tenggarong dan kecamatan Muara Muntai, Selasa (13/10) malam si Jago merah kembali mengamuk di Tenggarong kali ini menimpa warga Hang Karya RT 61 dan 26 Kelurahan Loa Ipuh Kecamatan Tenggarong.

Mirisnya kebakaran tadi malam selain meratakan 11 unit rumah tinggal juga 2 orang dikabarkan meningga dunia dan . 1 orang mengalami luka bakar.

Beberapa saksi menyebutkan api mulai berkobar di metrean listrik di kediaman Hamri Noor. Basuki menyebutrkan ia sedang tidur namun tiba-tiba dibangun warga lainnya bahwa kediaman Hamri Noor terjadi kebakaran. ‘’saat tiba di kediaman Hamri Noor saya lihat meteran listrik sedang terbakar sehingga saya bersama warga lainnya berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air ke meteran yang terbakar,’’ kata Basuki. Namun api sudah keburu melahap rumah Hamri Noor yang terbuat daeri kayu.

Ditengah warga sibuk memadamkan api dengan alat seadanya, tib-tiba Maratus Salehah – Istri Hamri Noor teriak minta tolong dua anaknya  ali (7) dan Husin (3) masih berada di dalam rumah. Mendengar anaknya masih di dalam rumah, Hamri Noor langsung masuk ke kobara api untuk mencari kedua anaknya, namun gagal sementara Hamri mengalami luka bakar dan api sudah merambat ke rumah warga lainnya.

Seorang saksi lainnyabernama Akhyar  membenarkan Ali dan Husin saat api melahap rumah Hamri Noor keduanya maih berada di dalam.

Kebakaran yang membuat warga Loa Ipuh panik ini, baru berhasil diredakan PMK Kukar pukul 01.35 Wita setelah sejumlah armada dikerahkan. Baru pda pukul 03.28 Wita kedua anak Hamri Noor ditemukan meninggal dunia.

Polsek Tenggarong bersama tim inafis langsung mengamankan TKP dan melakukan penyelidikan,saat dilakukan pencarian kedua korban ditemukan sudah meninggal dunia. ’’Dugaan sementara kebakaran akibat korleting dan 2 orang meniggal dunia sementara 11 rumah ludes terbakar, kini kasusnya dalam penyelidikan Unit Inafis Satreskrim Polres Kutai Kartanegara,’ terang Kapolsek Tenggarong AKP Nahrawi, S.Sos.(sk05)

 

 

 

 

 

Share to:

Ivan

Editor