suara RElawan Karhutla : tolong jangan bakar lagi lahan, Kami Sudah Capek
kebakaran lahan di Sangatta yang tak pernah berhenti.
SANGATTA.
Kondisi Udara di Sangatta,
rabu (14/10) jauh berbeda jika dibandingkan
di Kecamatan Muara Ancalong, jika di pedalaman Kutim udara terbilang cerah
meski panas, namun tidak terlihat asap Karhutla,
Namun pemandangan jauh berbeda
dengan kondisi di Sangatta yang merupakan Ibukota Kabupaten, wajah udara berwarna
cokelat dan tetututup asap Karhutla yang terjasi di sejumlah titik di Sangatta
Selatan dan Utara.
Terbukti sepanjang hari Tim Karhutla
di kedua kecamatan dibantu relawan bercibaku memadamkan api yang melagap semak
belukar di sejumlah lokasi. Bahkan informasi yang diterima kebakaran lahan ini
semakin parah karena angin cukup kuat sehingga beberapa rumah warga ada yang
ikut terbakar dan puluhan terancam.
Aksi memadamkan api yang
mengamuk melahap semak belukar ini, sudah terjadi sejak Senin (12/10) sehari
kemudian bertambah luas dan hari ini lebih luas lagi. “api seperti mengejek kami
petugas yang sudah siang malam berusaha memadamkan api, entah bagaimana di sini
belum selesai tiba-tiba ada lagi di lokasi lain,’ sebut sejumlah petiugas dari Dinas
PMK Kutim.
Akibat banyaknya lokasi aipi,
petugas dan mobil PMK mau tidak mau harus bolak balik mencari jalan untuk menuju
lokasi. Untuk masuk lebih jauh mobil PMK
harus hati-hati jika bisa terjebak dan tak bisa keluar lokasi karenanya mobil-
mobil di tempatkan di titik yang aman dan kemungkian terjebak api kecil,’ sebut
anggota BPBD Kutim mengenai strategi mereka memdamkan api.
Sementara sejumlah relawan
memohon kepada masyarakat yang gamar membakar lahan untuk menghentukan aksinya.
‘’Tolong kami, kami sudah capek menghadapi api yang seperti tak mau berhenti membakar
lahan,’’ pesan mereka.
Dugaan sejumlah petugas semak belukar yang ada di Sangatta Selatan dan
Utara sengaja dibakar dengan harapan bisa
digunakan untuk bertani. ‘’di lokasi tidak ada pohon besar yang bisa
menyebabkan api karena gesekan,’’ sebut sejumlah relawan yang tampak kelelahan dan
haus ketika ditemui Swara Kutim.com.(SK01)
Berita Lainnya
Diserang Corona, Wakapolres Kutim Wafat
SAMAINDA (13/11)Wakapolres Kutim Kompol Riswandi menjelang shalat Jumat, tepatnya pukul 11.30 WITA m ....
- editor@ivan
- 13 Nov 2020
- 820
Tinggi Animo Anggota Dewan dan Pejabat Pemprov Kaltim Untuk Divaksin Covid 19
SAMARINDA (8/3-2021)Animo anggota DPRD,nbsp; Pejabat Pemprov Kaltim dan Kota Samarinda untuk divaksi ....
- editor@ivan
- 08 Mar 2021
- 903
Hewan Qurban Diperiksa Fisiknya
SANGATTA (13/7-2021)Hewan qurban seperti sapi akan diperiksa dua kali oleh tim Dinas Pertanian dan P ....
- editor@ivan
- 13 Jul 2021
- 1008
Kutim Masih Menunggu Vaksin Covid 19
SANGATTA (8/1-2021)Pemkab Kutim melalui Dinas Kesehatan sudah mengusulkan agar mendapat vaksin Covid ....
- editor@ivan
- 08 Jan 2021
- 586
KUTIM CALONKAN DESA SWARGA BARA IKUTI LOMBA KAMPUNG TERTIB LALIN
sangatta (26/8)Mengikuti lomba kampung tertib lalu lintas, Kapolres Kutim (Kutim)nbsp;AKBPFauzan Ari ....
- editor@ivan
- 26 Agu 2025
- 213

