Karhutla di Sangatta Utara mencapai 5 hektar dan penyebabnya masih di evaluasi
tim gabungan Karhutla Sangatta Utara saat berjuang memadamkan api
SANGATTA –
Kebakaran hutan dan lahan
(karhutla) kembali terjadi di Jalan KH Abdullah, Gang Sehati II, RT 49, Desa
Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Jumat (16/10). Kebakaran yang diduga
berasal dari sisa api sebelumnya itu menghanguskan sekitar lima hektare lahan
semak belukar dan menghadapi kendala angin kencang serta kondisi tanah gambut.
Melihat api yang kembali
membara Tim gabungan yang terdiri anggota TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Masyarakat
Peduli Api (MPA), relawan, perusahaan, dan warga masyarakat langsung untuk melakukan pemadaman. Namun sekitar
pukul 18.00 Wita api di Gang Sehati II
kembali membara sementara arealnya sulit dijangkau petugas pemadam.
Kapolres Kutai Timur AKBP
Aryansyah melalui Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko menyebutkan penanganan karhutla dilakukan secara
bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur guna mencegah api semakin meluas,
terutama ke wilayah yang berbatasan dengan permukiman dan kawasan sekitarnya.“Personel
gabungan telah melakukan upaya pemadaman sejak tiba di lokasi. Namun, kondisi
lahan gambut, angin yang bertiup kencang, serta titik api di bagian tengah yang
sulit dijangkau menjadi kendala dalam proses pemadaman,” ujar Bambang Eko.
Ia mengungkapkan api terlihat
kali pertama pukul 11.40 Wita di Gang Sehati II. Penyebabnya, ujar AKP Bambang
Eko.diduga merupakan sisa api di Gang Zainal Abidin, RT 49, yang kembali
menyala di bawah semak-semak kering pada lahan gambut.
Tim gabungan tiba di lokasi pukul
12.30 Wita dan langsung melakukan pemadaman selama 10 menit. Namun, sekitar
pukul 16.20 Wita, angin kencang menyebabkan api kembali meluas ke semak belukar
yang berbatasan dengan Jalan Guru Besar.
Untuk memadamkan api, Petugas bersama
relawan dan masyarakat kesulitan menjangkau area yang terbakar tersebut karena
kondisi medan.’’ Setelah api di Gang Sehati II berhasil dikendalikan, tim
melakukan evaluasi dan survei jalur untuk menentukan strategi pemadaman
lanjutan dengan fokus pada arah Jalan Guru Besar,’’ beber Bambang.
Ia menambahkan, Penanganan Karhutla
di Sangatta Utara terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. ‘’
upaya yang dilakukan tim gabungan mengutamakan upaya pengendalian agar api
tidak merambat lebih luas dan membahayakan masyarakat,” katanya.
Dalam operasi pengendalian Karhutla
di Sangatta Utara ini, tim didukung dua
unit mobil pemadam kebakaran BPBD Kutai Timur, satu unit mobil pemadam dari
Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP), satu kendaraan suplai air, serta
kendaraan power supply dari PT KPC dan PT Pama/Indominco.
Sementara yang terlibat
Pemadaman Karhutla disebutkan puluhan orang diantaranya dari Polsek Sangatta Utara, Polres Kutim, Bhabinkamtibmas,
Koramil Sangatta Utara, personel BPBD, petugas pemadam kebakaran, relawan
Laskar Kebangkitan Kutai (LKK), tim MPA, petugas suplai air, dan personel Yon
TP.
Hingga pukul 18.10 Wita, api
masih menyala di bagian tengah lahan yang belum dapat dijangkau tim. Gangguan
komunikasi dan sinyal di lokasi juga menjadi salah satu kendala koordinasi
selama penanganan.
Bambang Eko mengimbau
masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat cuaca panas dan
angin kencang. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api
agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.“Kami mengingatkan masyarakat
untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Api yang
terlihat kecil bisa kembali menyala di lahan gambut dan menyebar ketika tertiup
angin kencang,” pesannya.
Hingga kini sebut Bambang Eko
tidak ada korban jiwa maupun kerugian personel. Sedangkan luas lahan semak belukar yang terbakar
diperkirakan mencapai lima hektare, dengan penyebab kebakaran masih dalam
evaluasi tim.(sk01)
Berita Lainnya
Wagub Hadi : Jangan Hanya Wajibnya Saja Tetapi Sunahnya Juga
SAMARINDA (27/4-2022)nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp;nbsp; Perusaha ....
- editor@ivan
- 27 Apr 2022
- 900
Wagub Hadi Pimpin Shalat Jenazah di RSU AW Syahrani Samarinda
SAMARINDA (10/7-2021)Kabar wafanya Hajjah Ferucha Aristah Ardans (55) sempat membuat Wagub Kaltim Ha ....
- editor@ivan
- 10 Jul 2021
- 626
5 ORANG GAGAL IKUTI UKW 25 ORANG KOMPETEN
SANGATTA (12/7)hingga akhir uji kompetensi wartawan (ukw) garapan PWRI Kutimtercatat 5 peserta tidak ....
- editor@ivan
- 12 Jul 2025
- 126
di hut dekranas ke 45 kutimtampilkan dua atraksi budaya.
dtim pkk kutim benar-benarmemanfatakanperingatan hgk dan rakernas pkk se indonesia termasuk hutdekra ....
Rela Tak Keluar Rumah, Bentuk Pengorbanan Melawan Corona
SAMARINDA (20/7-2021)Hari Raya Idul Adha 1442 H merupakan momentum bagi ummat Islam untuk menerjemah ....
- editor@ivan
- 20 Jul 2021
- 754

