Kutai Timur

Hari ke 6 calon Paskibraka kutim lakukan latihan terbuka di kantor bupati.

Hari ke 6 calon Paskibraka kutim lakukan latihan terbuka di kantor bupati. Calon Paskibraka Kutim tahun 2026 melakukan Latihan Terbuka di Kantor Bupati.

SANGATTA

Calon pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) kutai timur (kutim) tahun 2026 hanya perlu waktu 5 hari latihan baris berbaris, memasuki hari ke 6 para pelajar pilihan ini, sudah  melakukan latihan terbuka di halaman kantor bupati kutim.

di pusat pemerintahan pemkab kutim ini, sebanyak 36 peserta pusdiklat paskibraka melakukan latihan pagi dan sore sejak rabu (5/8).’’ sejak rabu (5/8) mereksa sudah bergeser atihan dati arena pusdiklat ke kantor bupati kutim tempat upacara peringatan hut ri ke 81 digelar,’ terang phetty patia sari ketua panitia pusdiklat paskibraka kutim 2026.jumat (7/8).

didampingi peltu abdul rahman dijelaskan selama latihan di kantor bupati, semua peserta mengikuti latihan pagi dan sore bersama tim pendamping .peltu abdul rahman menambahkan setiap hari peserta menjalani empat kali simulasi penaikan dan empat kali simulasi penurunan bendera. selain itu  juga dilakukan pembinaan untuk menyempurnakan gerakan dasar, langkah, belok, penghormatan, hingga kerapian formasi.“porsi latihan saat ini memang difokuskan pada penyempurnaan gerakan dan kekompakan karena pelaksanaan upacara sudah semakin dekat,” ujar peltu abdul rahman.

Abdul rahman yang kini bertugas di kodim 0909 kutim menyebutkan sejak 29 juli lalu, peserta sudah dilAtih baris berbaris , namun hanya 5 hari latihannya sudah masuk ke tahap pembentukan formasi serta evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan masing-masing peserta.

“Latihan berlangsung cukup padat, kondisi peserta secara umum tetap terkendali. beberapa peserta sempat mengalami cedera ringan, namun langsung mendapatkan penanganan dari tim medis sehingga tidak menghambat jalannya pelatihan,” aku abdul rahman seraya mengakui kemampuan peserta diklat yang prima dan semangat tinggi sehingga pelatihan berlang cepat.

bersama aptu wahyu winarko dar polres kutim, diakui waktu pusdiklat tahun 2026  lebih singkat dibanding tahun-tahun sebelumnya namun  seluruh materi mencapai target tepat waktu.

“sebelumnya pelatihan paskibraka berlangsung selama satu bulan, namun di tahun ini waktunya cukup singkat, kurang lebih 20 hari. ini menjadi tantangan  tim pelatih yang setiap tahun sudah menangani hal ini agar kegiatan wajib berjalan dan harus sukses, alhamdulillah peserta tahun ini prima dan punya daya juang yang tinggi sehingga waktu latihan lebih efisien sehingga tetap mencapai target, ” tutur aiptu wahyu yang sehari-harinya kasi humas polres kutim seraya menambahkan pembentukan formasi hingga penyempurnaan

“latihan sore ini  sudah memasuki tahap formasi tinggal penyempurnaan agar nantinya dapat tampil  baik  dsan sempurna,’’ kata wahyu kepada peserta diklat.

baik phety, abdul rahman maupun wahyu mengakui penentuan posisi strategis seperti pembawa baki, pengibar, penurun bendera, hingga komandan paskibraka masih dalam tahap seleksi.’’ saat ini penelian dilakukan secara bersama oleh tim pelatih dari polres kutai timur, kodim 0909/kutai timur, lanal sangatta, pamong, dan senior paskibraka,’’ beber ketiganya seraya menambahkan aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian meliputi kemampuan teknis, kedisiplinan, mental, kekompakan, serta konsistensi peserta selama mengikuti latihan yang dimuliai pukul 07.15 wita hingga pukul 17.30 wita.(sk05)

 

 

Share to:

Ivan

Editor