Kalimantan Timur

anggota Polsek Teluk Pandan Tausiah depan Kapolda Kaltim

anggota Polsek Teluk Pandan Tausiah depan Kapolda Kaltim Muhammad Sholikin anggota Polsek Teluk Pandan saat Tausiah depan Kapolda dan pejabat utama Polda Kaltim

BALIKPAPAN –

Keringat dingin dan sempat gerogi, itu ysng dialami Aiptu Muhammad Sholikin, anggota Polsek Teluk Pandan ketika menyampaikan tausiahnya seputar Nabi Muhamad SAW dihadapan Kapolda Kaltim Timur Irjen Pol Endar Priantoro dan pejbat utama Polda Kaltim.“Keteladanan tak cukup hanya dikenang, tetapi harus diwujudkan dalam pengabdian sehari-hari sebagsi anggota Polri,’ kata Muhammad Sholikin,di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar  Polda Kalimantan Timur, Kamis (27/8).

Kegiatan keagamaan yang diikuti Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, pejabat utama Polda Kaltim, personel kepolisian dari jajaran Polda Kaltim, serta ketua dan anggota  Bhayangkari Kaltim.

Muhammad Sholikin yang kesehariannya  bertugas di Polsek TeLuk Pandan, dalam acra bernsma tablig akbar itu  menegaskan betapa  pentingnya menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.s

ebagai Bhabinkamtibmas yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat Desa Suka Rahmat, Muhammad Sholikin menekankan nilai keteladanan Rasulullah sebagai fondasi dalam membangun hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat. ‘’ jujur, dan dapat dipercaya, mampu menyampaikan kebenaran, serta memiliki kecerdasan dalam mengambil keputusan menjadi nilai utama yang dinilai tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan kepolisian,’ sebut pria yang kerab menjadi imam atau khotbsah disejumlah masjid di Teluk Pandan ini.

Terpilihnya Muhammad Sholikin sebagsi penceramah tunggal diacara sekelas Polda Kaltim ini, diapresiasi  Kapolres kutim AKBP Aryansyah. ‘’saya bagga dan bahagia dia (Muhammad Sholikin ) dipercaya untuk tampil menyampaikan hikmah Maulid dalam kegiatan di Polda Kalimantan Timur,’’ kata Kapolres usaiperingatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mapolres Kutim.

 

“prestasi dia merupakan kebanggaan bagi kami. Kehadiran dan peran Bhabinkamtibmas Desa Suka Rahmat, Aiptu Muhammad Sholikin, dalam menyampaikan hikmah Maulid di hadapan jajaran Polda Kaltim menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Aryansyah.

 

Menurut Aryansyah, kepercayaan tersebut juga menunjukkan bahwa personel Polri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat berkontribusi melalui pembinaan moral serta penguatan nilai keagamaan di lingkungan institusi. Kemampuan tersebut diharapkan semakin memperkuat karakter anggota Polri dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat.

 

Ia menilai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk kembali mengingat dan menerapkan sifat-sifat Rasulullah dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Keteladanan tersebut, menurut dia, penting terutama ketika personel memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dari berbagai latar belakang.

 

Nilai shiddiq atau kejujuran, amanah atau dapat dipercaya, tabligh yang bermakna menyampaikan kebenaran, serta fathanah atau kecerdasan menjadi sejumlah pesan utama yang disampaikan dalam peringatan Maulid tersebut. Empat sifat itu dinilai memiliki keterkaitan erat dengan upaya membangun sosok anggota Polri yang profesional, memiliki integritas, bertanggung jawab, serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

 

Penerapan nilai kejujuran, misalnya, menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Sementara sifat amanah menuntut setiap personel menjalankan kewenangan secara bertanggung jawab. Adapun tabligh dan fathanah dibutuhkan agar anggota Polri mampu menyampaikan informasi secara tepat serta mengambil langkah yang cermat ketika menghadapi persoalan di lapangan.

 

Tidak hanya diisi tausiah dan kajian keagamaan, peringatan Maulid Nabi di Polda Kaltim tersebut juga dirangkai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan sholawat Nabi, penyampaian sambutan, serta doa bersama. Nuansa kepedulian sosial turut mewarnai kegiatan melalui pemberian tali asih kepada anak asuh Polda Kalimantan Timur.

 

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai spiritual sekaligus kepedulian sosial di lingkungan kepolisian. Pesan keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak berhenti pada kegiatan keagamaan, tetapi dapat diwujudkan dalam pola pelayanan yang humanis, berintegritas, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Aryansyah berharap semangat meneladani Rasulullah SAW dapat terus tertanam dalam diri seluruh personel, bukan sekadar menjadi pesan yang disampaikan dalam peringatan Maulid setiap tahun. Nilai tersebut diharapkan hadir dalam perilaku sehari-hari maupun setiap keputusan yang diambil anggota kepolisian saat menjalankan tugas.Peringatan Maulid Nabi di Polda Kaltim pun menjadi ruang refleksi bagi jajaran kepolisian untuk menguatkan kembali karakter pengabdian. Kepercayaan kepada Aiptu Muhammad Sholikin menyampaikan hikmah Maulid sekaligus menjadi contoh bahwa peran Bhabinkamtibmas dapat berkembang lebih luas, tidak hanya dalam menjaga keamanan lingkungan desa, tetapi juga ikut membangun nilai moral dan spiritual di lingkungan Polri(sk05)

Share to:

Ivan

Editor