profil haji Isam dan Datuk Low Tuck Kwong
SELAMAT datang di Kaltim Haji
Isam yang terhormat. Pian atau Puang Haji secara resmi menjadi “warga” Kaltim.
Kalau ada yang betakun apa alasannya? Karena pian secara resmi telah membeli 30
persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang wilayah operasi terbesarnya ada
di Kaltim terutama di Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar).
Dengan pembelian ini, saya
kira Puang Haji akan sering ke Kaltim.
BYAN yang akrab disebut orang Kaltim sebagai PT Gunung Bayan saat ini
adalah raksasa penambang batu bara terbesar, yang menempatkan sang pemiliknya,
Datuk Low Tuck Kwong menjadi orang paling kaya di Indonesia.
Haji Isam saat ini adalah
penguasa tambang paling “ganal” di provinsi tetangga kita, Kalimantan Selatan
(Kalsel). Dia keturunan Bone, Sulawesi Selatan. Makanya nama aslinya adalah
Andi Syamsuddin Arsyad. Tetapi dia dilahirkan di Batulicin, Kalsel, 1 Januari
1977. Jadi sidin ini bisa disebut orang Banjar Bugis atau orang Bugis Banjar
(BB).
Saya tidak pernah bertemu Haji
Isam. Jadi saya tidak tahu logat bicaranya. Apakah lebih kebanjar-banjaran atau
kebugis-bugisan?. Tapi ada kemungkinan lebih kebanjar-banjaran karena dia lahir
dan hidup di Banjar. Jadi lidahnya bisa mehantup soto Banjar, bisa juga manre
coto Makassar.
Kalau ke Balikpapan, Pak Haji
Isam tidak perlu repot cari makanan. Ada soto Banjar Cendrawasih atau Paman
Irsyad di Sungai Ampal dan Kuin Abdhu di Ahmad Yani. Kalau mau coto Makassar,
ada coto Makassar Daeng Tutu di Gunung Guntur atau Paraikatte di dekat
Pelabuhan Semayang. Tapi jangan lupa juga menikmati kepiting Dandito atau
Kanari di Gunung Bakaran.
Isu pembelian saham Gunung
Bayan bergulir sejak Agustus. Pak Dahlan Iskan boleh dibilang wartawan pertama
yang menulis transaksi raksasa tersebut.
Pak Dahlan menyebut semua
saham Datuk dan anaknya sebesar 62 persen diborong Haji Isam melalui
perusahaannya, PT Jhonlin Baratama dengan nilai sekitar Rp300 triliun. “Jadi di
Hari Kemerdekaan RI ke-81 ini, Datuk Low-lah orang yang paling merdeka di
antara penduduk Republik Indonesia,” begitu akhir tulisannya.
Beberapa hari kemudian tulisan
Pak Dahlan diklarifikasi karena ternyata proses pembeliannya belum final. Tawar
menawar harga saham masih berlangsung seru dan menegangkan.
Haji Isam sempat melakukan
penawaran gila-gilaan rendahnya. Dari 62,2 persen saham Datuk dan anaknya, yang
bernilai sekitar Rp281 triliun hanya ditawar 3 miliar dolar AS atau sekitar
Rp50 triliun sampai Rp80 triliun. Tentu ini angka sangat mengagetkan. Karena 80
persen lebih rendah dari nilai pasar blok saham tersebut.
Di sisi lain BYAN juga dihadapkan
posisi sangat sulit. Datuk terpaksa mengumumkan terjadi force majeure atau
keadaan kahar akibat produksinya tidak mampu memenuhi kontrak dengan
pembelinya. Hal itu terjadi gara-gara
Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 belum disetujui Kementerian
ESDM.
Perundingan terus berlangsung,
sampai akhirnya pada 16 September 2026 ditandatangani perjanjian jual beli
saham bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement) BYAN dengan Haji
Islam. Saham yang diakuisi tidak jadi semuanya. Haji Isam membeli
10.000.000.500 lembar saham atau setara 30 persen. Nilai rupiahnya sekitar
Rp115,25 triliun dengan menggunakan perhitungan harga saham BYAN di kisaran
Rp11.525 per lembar. Sedang harga pastinya dengan Haji Isam belum diumumkan
secara resmi.
Pembelian ini dikatakan
bersyarat karena menunggu pemenuhan
seluruh persyaratan pendahuluan atau preliminary conditional.
Begitu akuisisi saham resmi
berlangsung, BYAN bisa bernafas lega.
Kementerian ESDM langsung menerbitkan persetujuan penambahan produksi
batu bara melalui RKAB tiga anak usaha Bayan dengan total tambahan produksi
sekitar 15 sampai 20 juta ton.
Perlu diketahui komposisi
kepemilikan saham BYAN sebelum dijual ke Haji Isam terdiri Datuk 40,22 persen,
anak Datuk, Elaine Low 22 persen, PT Sumber Suryadaya Prima 10 persen, Lim Chai
Hock 3,26 persen dan Jenny Quantero 2,99 persen. Sisanya sekitar 20 persen
milik publik lewat pasar modal.
Jika melihat dari komposisi
saham yang ada, dengan masuknya Haji Isam, meski bukan pemegang saham
mayoritas, tapi boleh dibilang Haji Isam menjadi pemilik saham terbanyak di
Gunung Bayan. Ada kemungkinan dalam waktu dekat digelar RUPS Luar Biasa. Orang
Haji Isam bakal masuk di dewan komisaris dan jajaran direktur.
Saat ini komposisi Dewan
Komisaris terdiri Komisaris Utama Hendarman Soepanji (mantan Jaksa Agung
2007-2010), Lifransyah dan Moermahadi Soerja Djanegara sebagai komisaris serta
Budiman dan Timur Pradopo (mantan Kapolri 2010-2013) sebagai komisaris
independen.
Sedang Direktur Utama atau
Presiden Direktur adalah Datuk Dr Low
Tuck Kwong ditambah 7 direktur yaitu Jenny Quantero, Lim Chai Hock, Low Yi Ngo,
Alastair Gordon Christopher McLeod, Alexander Ery Wibowo, Ulina Fitriani dan
Siyoung Park.
MASUK KE POLITIK KALTIM?
Setelah resmi masuk di Gunung
Bayan, bisa jadi Haji Isam akan mengembangkan bisnisnya lebih lebar lagi di
Kaltim. Selama ini Jhonlin Group bergerak tidak saja di batu bara, tetapi juga
di perkebunan kelapa sawit, transportasi, kontruksi dan beberapa usaha lainnya.
PT Pradiksi Gunatama Tbk
(PGUN) yang terafiliasi bisnis keluarga Haji Isam memiliki lahan perkebunan
kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit yang berlokasi di Kabupaten Paser, Kaltim.
Haji Isam dikabarkan juga
membeli pabrik kertas (PT Kertas Nusantara) milik Prabowo di Kabupaten Berau.
Awalnya pabrik ini milik Bob Hasan, Kalimanis Group. Belakangan macet karena
kehabisan bahan baku. Tahun lalu Haji Isam sempat berkunjung ke pabrik
tersebut.
Apakah Haji Isam akan ikut
cawe-cawe di peta politik Kaltim? Ada kemungkinan juga terjadi. Di Kalsel ada
beberapa kepala daerah yang mendapatkan dukungan dan keterkaitan dari Haji
Isam. Di antaranya Paman Birin (mantan Gubernur Kalsel), Muhidin (Gubernur
Kalsel sekarang), Bupati Tanah Bumbu
Zairullah Azhar, Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli dan Wali Kota Banjarbaru,
Erna Lisa Halaby.
Tidak saja di Kalsel, Haji
Isam yang sekarang ini sangat dekat dengan Presiden Prabowo juga menempatkan
orang-orangnya di Kabinet Merah Putih. Di antaranya Menteri Pertanian Andi
Amran Sulaiman (sepupu), Menteri PU Dodi Hanggodo (mantan komisaris PT Pradiksi
Gunatama), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (mantan CEO Jhonlin Air
Transport) dan Menteri Perdagangan Budi Santoso.
Kabarnya orang-orang Haji Isam
masuk ke Kabinet Prabowo melalui Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN)
dan Partai Demokrat.
Jabatan politik apa saja yang
bisa diincar Haji Isam di Kaltim? Ada kemungkinan beberapa pos kepala daerah.
Mulai Gubernur Kaltim, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Bupati Penajam Paser
Utara (PPU), Wali Kota Balikpapan sampai Bupati Paser. Semua itu ada kaitan
dengan kepentingan dan kelancaran bisnis Haji Isam di Benua Etam. Kalau ini
terjadi, bakal seru persaingan dengan Bani Mas’ud.
Haji Isam saat ini dikenal
sebagai pengusaha yang sangat dekat dengan Presiden Prabowo. Dia juga dipercaya
membuka lahan pertanian atau cetak sawah di Merauke, Papua Selatan. Terkait
dengan itu, Haji Isam membuat kejutan besar dengan memborong 2.000 unit
ekskavator dari China.
Dalam rangka HUT Kemerdekaan
RI ke-80 tahun 2025, Presiden Prabowo menganugerahkan tanda jasa dan kehormatan
Bintang Mahardika Utama kepada Haji Isam karena dinilai berkontribusi mendorong
pertumbuhan ekonomi dalam negeri melalui berbagai bisnisnya.
Berapa kekayaan Haji Isam? Ada
yang menghitung sekitar Rp62,16 triliun. Tetapi ada juga yang memperkirakan
sudah mencapai kisaran Rp100 triliun hingga Rp150 triliun. Bahkan lebih
meningkat lagi dengan mengakuisisi Gunung Bayan. Tapi selama ini dia belum
masuk dalam daftar resmi orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Sekarang ini Haji Isam bersama
keluarganya tinggal di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel. Hasil
pernikahannya dengan Nursam Jhonlin, mereka
mempunyai 2 anak yaitu Liana Jhonlin dan Jhony Saputra. Mereka disebut
keluarga “crazy rich”. Istananya dibangun sangat megah di atas lahan seluas 20
hektare. Di situ ada fasilitas pribadi seperti lintasan off-road dan kolam
renang. Haji Isam dan anaknya memang suka olahraga otomotif.
Haji Isam juga memiliki
fasilitas lapangan terbang dan jet mewah di Batulicin. Nama bandaranya adalah
Bandara Bersujud Batulicin. Dia sempat viral ketika membeli Boeing Business Jet
(BBJ) MAX 7 hanya mengenakan kaos oblong.
Apakah Haji Isam akan
membangun istana keduanya di Kaltim? Ada kemungkinan seperti itu. Mungkin
lokasinya di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) atau di Tabang, Kukar. Sekalian
dia bangun lapangan terbang di sana.
Saya berminat mewawancarai
Haji Isam. Mudah-mudahan bisa. Selama ini saya hanya kenal beberapa haji di
Kaltim, di antaranya Haji Redy Asmara, tokoh Banjar yang dikenal sebagai
kontraktor batu bara, Haji Muhyar, tokoh spiritual di Samarinda Seberang, Haji
Jos Sutomo, pemilik hotel Senyiur dan Haji Daud, pemilik nasi kuning ternyaman
di Balikpapan. Sangat menarik lagi kalau juga kenal Haji Isam.(Rizal Effendi).
Berita Lainnya
kemarin, Polres Kutim gelar tabur bunga di Kenyamukan.
SANGATTA, (25/6)MENYAMBUT Hari Bhayangkara ke 80,Polres Kutim Rabu (24/6) lalu menggelar Upacara Tab ....
Gubernur Antusias Sambut Wapres di Bandara APT Pranoto
SAMARINDA (2/11-2021)KedatanganWapres KH Maruf Amin di Bandara APT Pranoto Samarinda, disambut Gembi ....
- editor@ivan
- 02 Nov 2021
- 612
kini lihat aksi kejahatan warga kutim segera lapor lewat call 110 tanpa pulsa
SANGATTA (20/6) seiring kemajuan teknologi informasi, Polres Kutai Timur (Kutim) tidak mau berdiamdi ....
rombongan pkk bali terkesan Kaltim
nbsp;BALIKPAPAN (7/7)Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Timur kembalimendapat tugas m ....
- editor@ivan
- 07 Jul 2025
- 150
Karangan Seberang, Kaya Sumber Daya Alam
SANGATTA (19/11)Desa Karangan Seberang, belum lama ininbsp; menjadi sasaran Sosialisasi dan Pelaksan ....
- editor@ivan
- 19 Nov 2020
- 1826

