Nasional

PRABOWO USIR WARTAWAN KELUAR DARI ACARA KSTI DENGAN CARA MENGAJAK MINUM KOPI DI RUANGAN LAIN

PRABOWO USIR WARTAWAN KELUAR DARI ACARA KSTI DENGAN CARA MENGAJAK MINUM KOPI DI RUANGAN LAIN PRABOWO USIR WARTAWAN KELUAR DARI ACARA KSTI DENGAN CARA MENGSAJSK MINUM KOPI DI RUANGAN LAIN

JAKARTA (7/7)

Presiden Prabowo Subianto kembali meminta wartawan meninggalkan ruangan yang meliput  penutupan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Dalam acara yang dihadiri ribuan orang itu, Presiden Prabowo sempat menyampaikan pidatonya selama 20 menit.mendapat informasi dalam ruangan masih ada sejumlah wartawan, iapun langsung menghentikn pidatonya dan melanjutkan pembiacaraannya bersifat  tertutup hanya untuk  para akademisi.

Di awal sambutannya, Prabowo memaparkan sejumlah kebijakan pemerintah serta pandangannya mengenai peran dunia pendidikan tinggi dalam pembangunan nasional.

Suasana berubah ketika asistennya mengingatkan bahwa wartawan masih berada di dalam aula.

 

Mendapat informasi ada wartawan dalam aula,  hPrabowo langsung menghentikan sejenak pidatonya dan meminta para jurnalis keluar dari ruangan sebelum ia melanjutkan pembahasan. “Dengan hormat, saya mengundang para wartawan untuk minum kopi,” ucap Prabowo  yng videonya kini bertebaran di berbagai media sosial.

penutupan merupakan bagian  rangkaian terakhir KSTI 2026 yang berlangsung pada 26-28 Juni  DI JCC yang diikuti dan diikuti 2.600 akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Se Indonesia, mereka  terdiri  guru besar, rektor, dekan, hingga dosen dari berbagai daerah.

Permintaan agar wartawan  meninggalkan ruangan bukan kali pertama dilakukan Prabowo dalam acara KSTI SEBELUMNYA  SAAT  pembukaan KSTI, Jumat (26/6), Presiden juga meminta wartawan keluar setelah berbicara sekitar 30 menit.

Kala itu, Prabowo bahkan berkelakar dengan menyebut Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah menyiapkan jamuan bagi awak media.“Dengan hormat saya mengundang para wartawan untuk minum kopi di luar, saya yakin Pak Brian (Mendiktisaintek Brian Yuliarto) sudah siapkan kopi-kopi yang bagus,” katanya.

 

Prabowo menjelaskan MEYEBUTKAN  keputusan menutup sesi diskusi diambil karena ingin berbicara lebih terbuka kepada kalangan akademisi tanpa liputan media.

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai pandangan secara langsung.“Wartawan, dengan segala hormat  para media, saya hari ini mau bicara dari hati ke hati kepada guru-guru besar,” tuturnya.

IAPUN  memaparkan berbagai data dan fakta yang dimilikinya kepada para peserta.

Sarasehan Kebangsaan yang dihadiri Presiden merupakan salah satu agenda utama dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program KSTI sendiri merupakan inisiatif Presiden Prabowo yang pertama kali digelar di Institut Teknologi Bandung pada Agustus 2025. (SK05)

Share to:

Ivan

Editor