pemuda

Hadapi El Nino pemkab Kutim siapkan 83 ribu Kg beras SANGATTA, (14/7)

Hadapi El Nino  pemkab  Kutim siapkan 83 ribu Kg beras  SANGATTA, (14/7) SUASANA RAPAT MENGHSDAPI EL NINO (FOTO BAGIAN ADPIM KUTIM)

SANGATTA (14/7)

Ancaman el nino yang salahnya kemarau, disikapi Pemkab Kutim dengan serius. Kemarau yang diperkirakan mulai terjadi bulan Oktober mendatang diakui Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman berdampak langsung terhadap sosial masyarakat terutama sektor pertanian yang membuat harga pangan mengalami  kenaikan.

Saat memimpin rapat High Level meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), SENIN (13/7) lalu disbutkan Pemkab Kutim siapkan 83.640. 98 Kg beras. Beras yang bakal dipersiapkan dalam banyak itu merupakan sebagai beras cadangan apabila terjadi kemarau dampak el Nino.” Penyediaan 83 ribu ton beras itu disiapkan apabila terjadi gagal panen akibat bencana alam  akibat prubahan iklim  sehingga masyarakat tiodak khawatir dengan ketersedian pangan utama mereka,’ sebut Ardiansyah.

Dalam rapat yang diikuti  berbagai kalangan diantaranya Bank Indonesia Perwakilan Samarinda terungkap Pemkab Kutim telah melakukan tiga  langkah menghadapi dampak El Nino pertama sebut Alidi, Plt Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas  Ketahanan Pangan Kutim yakni penguatan cadangan pangan Pemerintah  dengan Perluasan Gerakan Pangan Murah. Pengembangan Pemanfaatan Pekarangan Rumah menjadi sumber pangan keluarga. ‘’keberadaan cadangan pangan diakuinya benteng terdepan masyarakat menghadapi situasi darurat pangan. Hanya saja bantuan pangan baru bisa disalurkan jika terjadi bencana alam, kebakaran, gagal panen atau terjadi kenikan harga sembakok.

‘Cadangan pangan yang disediakan untuk mencegah dan menanggulangi kerawanan pangan, karebna dengan stok yang ada pemkab bisa bergerak cepat membantu masyarakat tanpa birokrasi yang panjang dan ribet,’ beber Alidi seraya menambahkan stok CPPD DI Bulog Samarinda lebih 83 ribu kilogram danb sudah 2.240 kg disalurkan kepada 117 KK KORBAN kwbakaran di DESA Batu Timbau.

Semua penyaluran cadangan pangan dilakukan sesuai Perbup Kutim no 10 tahhun 2021 yakni diawali dari usulan Pemerintah Desa hingga adanya persetujuan Bupti. “semua by name by address,’’tandasnya.(SK01)

 

Share to:

Ivan

Editor