PERESMIAN POSYANDU DAN TBM NUSA INDAH SANGATTA UTARA
sangatta (17/6)
harapan mantan kadis
dpk kaltim m syafranuddin, ada
kolaborasi antara posyandu yang dibina tim pkk, dengan peningkatan fungsi Taman
Baca Masyarakat (TBM). kolaborasi dua kegiatan ini, yakni anak semakin sehat,
ibu dan anaknya semakin cerdas karena
banyak literasi.
cita-cita mulia itu mulai
diwujudkan di kelurahan sangatta utara kecamatan sangatta utara kutai timur,
senin(16/6) seiring p peresmian taman baca posyandu nusa buah kerjasama antara
pt kaltim prima coal (kpc) dengan pemerintah desa sangatta utara serta kecamatan
sangatta utara.
camat sangatta utara hasdiah
diwakili kepala seksi pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan kecamatan
sangatta utara elysabeth artikawati menerangkan fasilitas literasi dibangun pt
kpc melalui program corporate social responsibility (CSR) bidang infrastruktur
kesehatan. bangunan yang ada menjadi
wajah baru sehingga fungsi posyandu
bertambah yakni sebagai ruang komunitas yang adaptif dan multifungsi dimana
dapat menjembatani kebutuhan dasar kesehatan anak dan perkembangan literasi usia
dini, dan ibu,”ujar elysabeth pada acara yang digelar sederhana itu.
peresmian posyandu sekaligus
perpustakaan mini ini ditandai dengan pemotongan pita disaksikan sekretaris
desa sangatta utara osler manalu, ketua rt 15 ismail, Ketua posyandu Nusa Indah
Rasmi Nur serta jajaran community empowerment KPC, Manager CSR KPC nanang
supriyadi dan Supt CSR febriana kurniasari.
ini bentuk kebersamaan kita guna
meweWujudkan generasi emas kaltim, ujar elsyabeth. ia menandaskan pentingnya
sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta mendorong menggelorakan
semangat literasi sejak usia dini.
“penyediaan taman baca posyandu
ini merupakan langkah kolaboratif. tidak hanya membutuhkan kader yang aktif dan
masyarakat yang antusias, tetapi juga dukungan dari perusahaan seperti kpc,”
ungkapnya.
ia berharap taman baca tersebut
bisa berkembang menjadi pusat kegiatan edukatif anak-anak dan ruang
pemberdayaan bagi warga sekitar.
hal senada dilontarkan manager ce
kpc nanang supriyadi, ia mengakui bahwa
memadukan dua program yakni kesehatan dan literasi merupakan sudah komitmen kpc dalam mendukung
pencegahan stunting dan peningkatan mutu pendidikan anak. “dalam lima tahun
terakhir, kpc telah membangun 18 posyandu di wilayah operasional, termasuk
posyandu nusa indah yang diresmikan pada 30 januari 2019. kini, taman baca ini
melengkapi fungsinya,” ujar nanang.
keberadaan taman baca
memungkinkan anak-anak memperoleh akses bahan bacaan secara lebih mudah dan
terarah.”ini langkah kecil, tapi berdampak besar bagi masa depan kutai timur.
anak-anak tidak hanya tumbuh sehat secara fisik, tetapi juga cerdas secara
intelektual,” tegasnya.
taman baca posyandu nusa indah
kini bukan hanya menjadi titik layanan kesehatan dasar, melainkan ruang hidup
baru bagi anak-anak untuk mengenal huruf, cerita, dan warna-warna imajinasi.
fasilitas ini sekaligus menjawab kebutuhan akan ruang belajar nonformal yang
dekat, ramah, dan gratis.
disebutkan nanang, kpc melalui
tujuh program prioritas csr-nya terus menegaskan bahwa pembangunan
infrastruktur tidak semata soal jalan dan jembatan, tetapi juga tentang membuka
jendela masa depan lewat buku-buku cerita di sudut posyandu. (sdn)
Berita Lainnya
KUTIM MENUJU TERANG: Pemkab dan PLN Kejar Elektrifikasi 100 Persen, Desa Terpencil Jadi Prioritas
SANGATTA, SwaraKutim.com Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama PT PLN terus mempercepat program ....
Isran Akui Bontang Terus Berkembang
BONTANG (24/6-2021)Mengawali kunjungan ke wilayahUtara Kaltim, Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Wa ....
- editor@ivan
- 24 Jun 2021
- 563
berprestasi. Anggota Polres Kutim terima penghargaan Kapolres
SANGATTA.SEJUMLAHanggota Polres Kutim yang belum lama ini berhasil mengsahrumkan nama PolrsKutim dis ....
Besok, Tim Suvervis KPK Kembali Kunjungi Kutim
SANGATTA (4/11)Pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tim Pencegahan ....
- editor@ivan
- 04 Nov 2020
- 811
Partisipasi Masyarakat Diharapkan Dalam Menata Kutim
SANGATTA(11/3-2022)PandemiCovid 19 banyak mempengaruhi akselerasi pembangunandi semua daerah termasu ....
- editor@ivan
- 11 Mar 2022
- 584

